Keuangan

5 Contoh Biaya Overhead yang Sering Terlewatkan Oleh Pelaku Bisnis

Setiap pelaku bisnis pasti tahu bahwa memahami biaya operasional adalah kunci untuk menjaga kesehatan finansial perusahaan. Salah satu komponen yang sering diabaikan adalah biaya overhead. Memahami tuliskan apa saja 5 contoh biaya overhead dapat membantu bisnis mengelola pengeluaran lebih efisien dan memaksimalkan keuntungan. Di tahun 2026 ini, dengan dinamika ekonomi dan perubahan biaya operasional yang terus meningkat, mengetahui contoh biaya overhead yang sering terlewatkan menjadi semakin penting.

Apa Itu Biaya Overhead?

Biaya overhead adalah biaya tidak langsung yang diperlukan untuk menjalankan bisnis, tetapi tidak bisa dikaitkan langsung dengan produk atau layanan tertentu. Meskipun tidak terlihat langsung dalam proses produksi, biaya ini tetap mempengaruhi profitabilitas dan cash flow bisnis. Mengabaikan biaya overhead bisa menyebabkan perusahaan salah memperhitungkan harga jual dan mengurangi margin keuntungan.

Baca juga : Rumus dan Cara Menghitung Modal Kerja Bisnis yang Wajib Dipahami Pemilik Usaha

5 Contoh Biaya Overhead yang Sering Terlewatkan

  1. Biaya Listrik dan Utilitas
    Listrik, air, dan internet sering dianggap sebagai biaya rutin yang tidak signifikan. Namun, untuk kantor, pabrik, atau toko, pengeluaran ini bisa mencapai jutaan per bulan. Biaya utilitas adalah contoh biaya overhead yang sering terlewatkan, padahal memengaruhi operasional sehari-hari.
  2. Biaya Pemeliharaan Peralatan dan Mesin
    Mesin produksi, komputer, atau kendaraan operasional memerlukan perawatan berkala. Biaya servis, penggantian suku cadang, atau upgrade software merupakan overhead yang sering tidak diperhitungkan dalam laporan keuangan harian.
  3. Biaya Sewa dan Properti
    Sewa kantor, gudang, atau ruko kadang dianggap tetap, sehingga sering terabaikan sebagai biaya overhead. Padahal, pengeluaran ini merupakan salah satu komponen terbesar yang memengaruhi total biaya operasional.
  4. Gaji dan Tunjangan Karyawan Pendukung
    Selain gaji karyawan produksi, gaji staf administrasi, HR, kebersihan, atau keamanan juga termasuk overhead. Bonus, asuransi, atau tunjangan kesehatan menjadi tambahan biaya yang harus diperhitungkan agar anggaran tetap seimbang.
  5. Biaya Administrasi dan Legal
    Biaya administrasi, perizinan, pajak, dan konsultasi hukum sering dianggap biaya sesekali, padahal dapat muncul rutin setiap bulan atau tahun. Mengabaikan kategori ini bisa membuat perusahaan kewalahan menghadapi tagihan tak terduga.

Mengelola Biaya Overhead Secara Efektif

Untuk menjaga bisnis tetap sehat secara finansial, penting untuk mencatat dan memonitor semua biaya overhead. Gunakan software akuntansi atau spreadsheet untuk mencatat pengeluaran rutin dan tidak rutin. Selain itu, lakukan review berkala setiap bulan untuk mengidentifikasi pengeluaran yang bisa ditekan atau dioptimalkan.

Jika kamu sedang membutuhkan tambahan modal untuk mengelola atau menutupi biaya overhead yang mendadak, salah satu solusi yang bisa dipertimbangkan adalah fasilitas dana dari SEVA.id. Pinjaman Jaminan BPKB SEVA memberikan akses cepat untuk mendapatkan dana tambahan dengan proses yang mudah, aman, dan nyaman. Misalnya, dana ini bisa digunakan untuk membeli peralatan baru, menambah stok, atau membayar overhead yang sedang meningkat.

Gadai BPKB Mobil SEVA

Kenapa Pinjaman Jaminan BPKB SEVA Bisa Jadi Solusi

Pinjaman Jaminan BPKB SEVA adalah fasilitas pinjaman cepat hingga ratusan juta rupiah dengan jaminan BPKB mobil. Prosesnya online, praktis, dan dapat membantu pelaku bisnis memenuhi berbagai kebutuhan, termasuk biaya overhead yang mendesak. Berikut beberapa keuntungan yang bisa didapatkan:

  • Proses Cepat dan Mudah: Cukup isi formulir online di SEVA.id dalam 30 detik.
  • Dana Langsung Cair: Sesuai kebutuhan modal usaha, pendidikan, renovasi rumah, atau kebutuhan pribadi.
  • Bunga Kompetitif: Mulai dari 0,75% per bulan.
  • Tenor Fleksibel: 1 hingga 4 tahun.

Dengan dukungan mitra pembiayaan terpercaya seperti Astra Credit Companies (ACC), proses pengajuan aman dan nyaman, tanpa mengganggu arus kas bisnis harian.

Tips Tambahan untuk Mengurangi Biaya Overhead

  1. Audit Rutin: Lakukan review bulanan untuk memeriksa pengeluaran yang tidak perlu.
  2. Optimalkan Utilitas: Gunakan teknologi hemat energi dan kebijakan kerja fleksibel untuk mengurangi biaya listrik.
  3. Negosiasi Sewa: Pertimbangkan renegosiasi kontrak sewa atau pindah ke lokasi yang lebih ekonomis.
  4. Digitalisasi Administrasi: Kurangi penggunaan kertas dan otomatisasi proses untuk menekan biaya administrasi.
  5. Outsourcing: Gunakan jasa pihak ketiga untuk layanan kebersihan atau keamanan jika lebih hemat.

Dengan strategi ini, pelaku bisnis tidak hanya mengidentifikasi 5 contoh biaya overhead, tetapi juga bisa mengelolanya lebih efektif, menjaga keuntungan, dan mengurangi tekanan finansial.

Baca juga : Berapa Untung atau Ruginya Suatu Bisnis? Ini Cara Mudah Menghitung Keuntungan dan Risiko

Kesimpulan

Mengelola biaya overhead memang menantang, tetapi dengan perencanaan yang tepat, pemantauan rutin, dan dukungan finansial seperti SEVA, bisnis bisa tetap stabil dan berkembang. Jika kamu ingin mengelola cash flow dengan lebih baik dan menutupi kebutuhan dana mendadak, ajukan pinjaman BPKB mobilmu di SEVA.id sekarang juga.

FAQ

1. Apa perbedaan biaya overhead dengan biaya variabel? Biaya overhead adalah biaya tidak langsung yang tetap, sedangkan biaya variabel berubah sesuai volume produksi.

2. Apakah gaji karyawan produksi termasuk overhead? Gaji karyawan langsung produksi termasuk biaya langsung, sedangkan staf pendukung masuk ke overhead.

3. Bisakah biaya overhead dikurangi tanpa mengurangi kualitas bisnis? Ya, dengan audit pengeluaran, efisiensi utilitas, dan digitalisasi proses.

4. Apakah biaya pajak masuk ke kategori overhead? Ya, pajak dan perizinan rutin termasuk overhead karena tidak terkait langsung dengan produksi.

5. Bagaimana SEVA membantu mengelola biaya overhead? Melalui Pinjaman Jaminan BPKB SEVA, pelaku bisnis bisa mendapatkan dana cepat untuk kebutuhan operasional, termasuk menutup biaya overhead yang mendesak.