Keuangan

Gadai BPKB Mobil vs Jual Mobil Bekas: Mana Lebih Menguntungkan?

Saat butuh dana cepat, mobil sering kali jadi aset pertama yang terpikirkan. Dua opsi paling umum adalah gadai BPKB mobil atau menjual mobil bekas. Keduanya sama-sama bisa menghasilkan uang dalam waktu relatif singkat, tapi dampak finansial dan keuntungannya sangat berbeda.

Lalu, mana yang sebenarnya lebih menguntungkan?

Artikel ini akan membahas perbandingan keduanya secara objektif agar kamu bisa mengambil keputusan paling tepat sesuai kondisi keuangan.

pinjaman gadai bpkb mobil seva

Memahami Dua Opsi: Gadai BPKB Mobil dan Jual Mobil Bekas

Gadai BPKB mobil adalah skema pinjaman dengan BPKB sebagai jaminan. Mobil tetap bisa digunakan, sementara dana cair berdasarkan nilai kendaraan. Pinjaman ini biasanya memiliki tenor dan bunga tertentu.

Sementara itu, jual mobil bekas berarti melepas kendaraan sepenuhnya untuk mendapatkan uang tunai dari hasil penjualan, tanpa kewajiban cicilan di kemudian hari.

Perbandingan Gadai BPKB Mobil vs Jual Mobil Bekas

Aspek PerbandinganGadai BPKB MobilJual Mobil Bekas
Status kepemilikanMobil tetap milik kamu, hanya BPKB yang dijaminkanMobil berpindah tangan secara permanen
Penggunaan mobilMobil tetap bisa dipakai sehari-hariMobil tidak bisa digunakan lagi
Dana yang didapatSekitar 60–80% dari nilai pasar mobil100% dari nilai jual mobil
Beban biayaAda bunga dan cicilan bulananTidak ada bunga maupun cicilan
Kewajiban ke depanAda kewajiban bayar cicilan hingga lunasTidak ada kewajiban lanjutan
Kecepatan dana cairRelatif cepat, setelah dokumen lengkapTergantung pembeli dan proses negosiasi
Risiko utamaRisiko kendaraan ditarik jika gagal bayarRisiko kehilangan aset dan menyesal di kemudian hari
Cocok untukButuh dana tapi masih perlu mobilTidak butuh mobil dan ingin uang bersih maksimal

Kalau Dilihat dari Uangnya Aja, Mana Lebih Untung?

Jawaban jujurnya: jual mobil bekas.

Karena:

  • Uang yang kamu terima lebih besar
  • Tidak ada bunga
  • Tidak ada cicilan yang “ngejar-ngejar” tiap bulan

Kalau kebutuhanmu adalah beres hari ini, tanpa beban besok, jual mobil memang terasa paling lega.

Tapi… cerita nggak berhenti di situ.

gadai bpkb mobil di seva

Tapi Kalau Mobil Masih Kepakai Tiap Hari?

Di sinilah gadai BPKB mobil sering terasa lebih “masuk akal”.

Bayangin:

  • Mobil masih dipakai buat kerja, antar anak, atau usaha
  • Dana yang kamu butuhin sifatnya sementara
  • Kamu masih punya penghasilan buat nyicil

Dalam kondisi ini, menjual mobil justru bisa bikin masalah baru. Kehilangan mobil bisa berarti:

  • Biaya transport naik
  • Produktivitas turun
  • Harus beli mobil lagi di harga yang mungkin lebih mahal

Di titik ini, gadai BPKB bukan soal “lebih untung”, tapi soal lebih realistis.

Kesimpulan: Mana yang Lebih Menguntungkan?

Kalau bicara angka murni, jual mobil bekas memang unggul. Menjual mobil memang bisa jadi solusi paling bersih secara finansial. Tapi di banyak kasus, kebutuhan mobil akan kembali muncul setelah kondisi keuangan lebih stabil. 

Saat itu, beli mobil bekas yang harganya lebih masuk akal bisa jadi langkah cerdas. Platform seperti Setir Kanan membantu kamu menemukan mobil bekas terkurasi, tanpa harus kembali ke beban finansial yang berat.

Tapi kalau bicara keseimbangan antara uang, aset, dan kehidupan sehari-hari, gadai BPKB mobil sering kali jadi pilihan yang lebih bijak.

Intinya bukan soal mana yang paling benar, tapi, Mana yang paling cocok dengan kondisi hidup kamu sekarang.

Gunakan Pinjaman Jaminan BPKB Mobil di SEVA

Gadai BPKB Mobil SEVA

Ketika usaha mulai berjalan dan butuh tambahan modal, SEVA bisa jadi solusi keuangan yang aman dan terpercaya. Melalui layanan Pinjaman Jaminan BPKB SEVA, kamu bisa mendapatkan dana cepat hingga ratusan juta rupiah dengan jaminan BPKB mobil.

Proses pengajuannya mudah, aman, dan cepat. Kamu cukup isi formulir online, lalu tim SEVA akan menghubungi dalam waktu 1×24 jam. Setelah survei dan verifikasi dokumen, dana akan cair langsung ke rekeningmu.

Keunggulan Pinjaman Jaminan BPKB SEVA:

  • Bunga mulai dari 0,75% per bulan.
  • Tenor fleksibel 1 hingga 4 tahun.
  • Proses online mudah dan nyaman.
  • Didukung oleh mitra pembiayaan terpercaya seperti Astra Credit Companies (ACC) dan Toyota Astra Finance (TAF) yang telah terdaftar dan diawasi oleh OJK.

Dengan tambahan modal dari SEVA, kamu bisa memperluas bisnis, menambah stok, promosi, atau membuka cabang baru. Semua dilakukan dengan sistem yang aman dan transparan.

Contoh Simulasi Pinjaman di SEVA

Pinjaman: Rp50.000.000
Tenor: 12 bulan (1 tahun)
Bunga per bulan: 0,75%
Angsuran per bulan: Sekitar Rp4.542.000

Catatan: simulasi ini hanya perkiraan dan bukan persetujuan resmi. Hubungi agen SEVA untuk informasi lebih detail.

Kamu bisa mengajukan pinjaman langsung di halaman SEVA.id. Cukup isi form dalam 30 detik dan tim SEVA akan bantu prosesnya dari awal sampai dana cair.

Baca juga : 10 Contoh Usaha Online Modal Kecil Untung Besar di 2025 yang Bisa Dimulai Hari Ini

FAQ Seputar Gadai BPKB Mobil dan Jual Mobil Bekas

Apakah gadai BPKB mobil aman?
Aman selama dilakukan di lembaga pembiayaan resmi dan diawasi. Pastikan kamu memahami bunga, tenor, dan kewajiban cicilan sebelum menyetujui perjanjian.

Apakah mobil bisa tetap dipakai saat BPKB digadaikan?
Ya. Pada umumnya, yang dijadikan jaminan hanya BPKB, sementara mobil tetap bisa digunakan oleh pemiliknya.

Berapa dana maksimal yang bisa didapat dari gadai BPKB mobil?
Biasanya berkisar antara 60–80 persen dari nilai pasar mobil, tergantung kondisi kendaraan dan kebijakan pemberi pinjaman.

Mana yang lebih cepat cair, gadai BPKB atau jual mobil?
Gadai BPKB cenderung lebih konsisten cepat karena tidak perlu mencari pembeli. Penjualan mobil bisa cepat, tapi sangat bergantung pada minat pasar.

Apakah lebih baik menjual mobil lama daripada menggadaikannya?
Jika mobil sudah jarang dipakai dan kamu tidak ingin cicilan, menjual mobil bisa jadi pilihan yang lebih rasional. Namun jika mobil masih dibutuhkan, gadai BPKB bisa lebih aman dari sisi fungsi.Apakah ada risiko kehilangan mobil saat gadai BPKB?
Risiko ada jika terjadi gagal bayar. Karena itu penting memastikan cicilan sesuai kemampuan finansial sebelum mengajukan pinjaman.