Keuangan

Bagaimana Cara Mengecek Fidusia Mobil? Ini 7 Langkah untuk Memastikan Status Jaminan Kendaraan

Membeli mobil secara kredit memang memudahkan seseorang memiliki kendaraan tanpa harus membayar seluruh harganya sekaligus. Namun, ada satu hal yang perlu diperhatikan selama masa cicilan hingga kredit dinyatakan lunas, yaitu status jaminan fidusia. Informasi ini penting, terutama jika kamu berencana menjual mobil, mengajukan pembiayaan baru, atau menggunakan BPKB sebagai jaminan pinjaman.

Lantas, bagaimana cara mengecek fidusia mobil agar mengetahui apakah kendaraan masih terdaftar sebagai objek jaminan atau sudah dihapus dari pencatatan? Pemerintah menyediakan layanan pencarian data fidusia melalui AHU Online yang dikelola Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum (Ditjen AHU), Kementerian Hukum.

Dengan memahami prosedur pengecekan tersebut, kamu bisa memastikan status hukum kendaraan sebelum melakukan transaksi atau mengajukan pinjaman. Berikut penjelasan lengkapnya.

Baca juga : Surat Perjanjian Gadai Mobil: Aturan Hukum, Syarat, & Contoh Draf Resmi

Apa Itu Fidusia Mobil dan Mengapa Perlu Dicek?

Fidusia merupakan pengalihan hak kepemilikan suatu benda berdasarkan kepercayaan, tetapi benda tersebut tetap berada dalam penguasaan pemiliknya. Dalam pembiayaan kendaraan, jaminan fidusia digunakan untuk memberikan kepastian hukum kepada perusahaan pembiayaan atau kreditur atas kendaraan yang menjadi agunan.

Contohnya, kamu membeli mobil melalui fasilitas kredit dari perusahaan pembiayaan. Selama cicilan berjalan, mobil tetap bisa digunakan untuk aktivitas sehari-hari. Namun, kendaraan tersebut dapat menjadi objek jaminan fidusia sesuai perjanjian pembiayaan yang disepakati.

Jaminan fidusia perlu didaftarkan agar memiliki kekuatan hukum sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 42 Tahun 1999 tentang Jaminan Fidusia.

Lalu, mengapa statusnya perlu diperiksa?

Ada beberapa kondisi yang membuat pengecekan fidusia menjadi penting, antara lain:

  1. Memastikan status kredit kendaraan: Kamu bisa mengetahui apakah mobil masih tercatat sebagai objek jaminan pembiayaan.
  2. Memastikan penghapusan setelah pelunasan: Pelunasan cicilan perlu diikuti proses pemberitahuan penghapusan jaminan fidusia oleh kreditur.
  3. Mempermudah transaksi jual beli: Calon pembeli dapat meminta kepastian mengenai status jaminan kendaraan sebelum transaksi dilakukan.
  4. Persiapan pengajuan pembiayaan baru: Informasi fidusia membantu kamu mengetahui apakah masih ada catatan jaminan yang perlu diselesaikan sebelum mengajukan fasilitas pembiayaan lain.

Perlu dipahami bahwa kepemilikan fisik BPKB tidak otomatis membuktikan jaminan fidusia sudah dihapus. Karena itu, pemeriksaan melalui sistem administrasi resmi tetap diperlukan.

Bagaimana Cara Mengecek Fidusia Mobil? Ini 7 Langkahnya

Salah satu cara untuk memeriksa status jaminan fidusia kendaraan adalah melalui layanan Pencarian Fidusia di situs AHU Online. Layanan ini memungkinkan pencarian data berdasarkan beberapa informasi, termasuk nomor sertifikat, identitas pemberi atau penerima fidusia, serta nomor rangka dan nomor mesin kendaraan.

Berikut tujuh langkah yang bisa kamu ikuti.

1. Buka Situs Resmi AHU Online

Pertama, kunjungi situs resmi Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum melalui alamat: https://www.ahu.go.id/pencarian/fidusia

Halaman tersebut merupakan layanan pencarian data fidusia yang disediakan pemerintah. Pastikan alamat situs benar agar kamu tidak memasukkan informasi kendaraan ke halaman tidak resmi.

2. Pilih Metode Pencarian Data Fidusia

Setelah halaman terbuka, perhatikan pilihan pencarian yang tersedia. Kamu dapat melakukan pencarian menggunakan informasi yang dimiliki, seperti nomor sertifikat fidusia atau identitas yang berkaitan dengan pendaftaran jaminan.

Sistem AHU Online juga menyediakan pencarian berdasarkan objek kendaraan yang memiliki nomor identifikasi.

Pilih metode yang paling sesuai dengan dokumen kendaraan dan informasi pembiayaan yang kamu miliki.

3. Siapkan Nomor Rangka dan Nomor Mesin Mobil

Jika ingin mencari data berdasarkan identitas kendaraan, siapkan nomor rangka dan nomor mesin mobil.

Kedua informasi tersebut biasanya dapat ditemukan pada:

  • STNK kendaraan.
  • BPKB mobil.
  • Bagian fisik kendaraan yang memuat nomor rangka atau nomor mesin.

Pastikan nomor yang dimasukkan sesuai dengan dokumen kendaraan. Kesalahan satu karakter saja dapat menyebabkan hasil pencarian tidak sesuai.

4. Masukkan Informasi Kendaraan atau Nomor Sertifikat

Selanjutnya, masukkan informasi yang diminta oleh sistem berdasarkan metode pencarian yang dipilih.

Jika menggunakan nomor sertifikat, masukkan nomor sesuai dokumen pendaftaran fidusia. Sementara itu, pencarian berdasarkan nomor rangka atau nomor mesin perlu dilakukan dengan teliti.

AHU Online menyediakan pencarian berdasarkan nomor sertifikat, objek berserial nomor, objek tidak berserial nomor, pemberi fidusia, maupun penerima fidusia.

5. Lakukan Pencarian dan Periksa Hasilnya

Setelah seluruh informasi terisi, lanjutkan proses pencarian sesuai petunjuk pada halaman AHU Online.

Periksa apakah sistem menampilkan data yang berkaitan dengan kendaraan atau identitas yang kamu masukkan.

Jika ditemukan data fidusia, cocokkan informasi yang tersedia dengan dokumen kendaraan dan perjanjian pembiayaan. Jangan langsung menyimpulkan bahwa kendaraan masih memiliki tunggakan hanya karena data fidusia ditemukan. Bisa saja kredit sudah lunas, tetapi proses penghapusan pencatatannya belum diselesaikan.

6. Unduh Data Jika Membutuhkan Informasi Lebih Lengkap

Apabila hasil pencarian menunjukkan data fidusia yang sesuai dan kamu membutuhkan informasi lebih lengkap, AHU Online menyediakan layanan permohonan pencarian atau unduh data.

Berdasarkan mekanisme yang dijelaskan Ditjen AHU, pemohon dapat melanjutkan dengan memilih opsi pembelian data, mengisi informasi pemohon, dan membayar Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sesuai ketentuan yang berlaku.

Data yang diminta akan dikirimkan secara elektronik ke alamat email yang didaftarkan.

Simpan dokumen tersebut sebagai bahan pemeriksaan lebih lanjut, terutama jika kamu sedang mengurus pelunasan kredit, penghapusan fidusia, atau transaksi kendaraan.

7. Konfirmasi Status kepada Perusahaan Pembiayaan

Langkah terakhir adalah memastikan hasil pengecekan dengan perusahaan pembiayaan yang menangani kredit kendaraan.

Jika mobil sudah lunas, tanyakan apakah pihak kreditur telah mengajukan pemberitahuan penghapusan jaminan fidusia kepada kantor pendaftaran fidusia.

Kamu juga bisa meminta informasi mengenai bukti pelunasan dan dokumen penghapusan fidusia jika prosesnya sudah selesai.

Langkah konfirmasi ini penting karena hasil pencarian administrasi perlu dicocokkan dengan riwayat pembiayaan yang sebenarnya. Jika ditemukan ketidaksesuaian, mintalah perusahaan pembiayaan melakukan pemeriksaan dan memberikan penjelasan tertulis.

Bagaimana Jika Fidusia Mobil Belum Dihapus Setelah Kredit Lunas?

Sudah membayar seluruh cicilan bukan berarti pencatatan fidusia langsung hilang dari sistem administrasi. Ada proses lanjutan yang perlu dilakukan oleh kreditur agar status jaminan tersebut diperbarui.

Berdasarkan Pasal 25 Undang-Undang Nomor 42 Tahun 1999, jaminan fidusia dapat hapus karena tiga kondisi, yaitu:

  1. Utang yang dijamin dengan fidusia sudah lunas.
  2. Penerima fidusia melepaskan hak atas jaminan tersebut.
  3. Benda yang menjadi objek jaminan fidusia musnah.

Selanjutnya, Pasal 26 mengatur bahwa setelah jaminan fidusia hapus, Kantor Pendaftaran Fidusia melakukan pencoretan pencatatan dan menerbitkan surat keterangan bahwa sertifikat fidusia tersebut sudah tidak berlaku.

Jika kredit mobil sudah lunas tetapi data fidusia masih ditemukan, berikut beberapa hal yang bisa kamu lakukan:

  • Hubungi perusahaan pembiayaan dan tanyakan apakah penghapusan fidusia sudah diajukan.
  • Siapkan bukti pelunasan kredit dan nomor sertifikat fidusia jika tersedia.
  • Minta penjelasan mengenai kendala yang menyebabkan penghapusan belum tercatat.
  • Tanyakan perkiraan waktu penyelesaian dan bukti administrasi setelah proses penghapusan selesai.
  • Lakukan pengecekan ulang melalui AHU Online setelah mendapatkan konfirmasi bahwa proses telah diselesaikan.

Perlu diketahui, proses penghapusan atau roya fidusia merupakan kewenangan penerima fidusia atau pihak yang diberi kuasa, bukan sekadar perubahan data yang dilakukan sendiri oleh pemilik kendaraan.

Apakah Mobil yang Masih Terdaftar Fidusia Bisa Digunakan untuk Pinjaman BPKB?

Pertanyaan ini cukup penting bagi pemilik mobil yang membutuhkan dana tambahan, tetapi kendaraannya pernah atau masih menjadi objek pembiayaan.

Pada dasarnya, status fidusia perlu diperiksa terlebih dahulu sebelum mengajukan pembiayaan baru. Jika mobil masih terikat jaminan dari kredit sebelumnya, kamu perlu memastikan apakah kewajiban tersebut sudah diselesaikan dan apakah kreditur telah melepaskan hak jaminannya.

Hal ini karena satu kendaraan tidak bisa begitu saja digunakan untuk menjaminkan kewajiban baru tanpa memperhatikan hak kreditur yang sudah tercatat sebelumnya.

Apabila kredit kendaraan sudah lunas dan status jaminan telah diselesaikan, kamu bisa mulai mempertimbangkan fasilitas pinjaman dengan jaminan BPKB mobil sesuai persyaratan lembaga pembiayaan.

Salah satu alternatif yang dapat dipertimbangkan adalah SEVA DanaPlus.

SEVA DanaPlus, Alternatif Pinjaman dengan Jaminan BPKB Mobil

Setelah memastikan status fidusia kendaraan, pemilik mobil yang membutuhkan dana tambahan dapat mempertimbangkan fasilitas pembiayaan dengan jaminan BPKB.

SEVA DanaPlus merupakan fasilitas pinjaman dengan jaminan BPKB mobil yang dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari tambahan modal usaha, biaya pendidikan, pernikahan, renovasi rumah, hingga kebutuhan lainnya.

Melalui layanan ini, kamu bisa memulai pengajuan secara online tanpa harus datang terlebih dahulu untuk mengisi formulir secara langsung.

Beberapa informasi mengenai SEVA DanaPlus yang perlu diketahui meliputi:

  • Pengajuan awal dilakukan secara online dengan pengisian formulir sekitar 30 detik.
  • Bunga pinjaman mulai dari 0,75% per bulan.
  • Tenor pinjaman tersedia mulai dari 1 hingga 4 tahun.
  • Plafon pembiayaan dapat mencapai Rp500 juta, bergantung pada hasil penilaian dan persetujuan.
  • Tim SEVA akan menghubungi calon nasabah maksimal dalam waktu 1×24 jam setelah pengajuan.

Layanan ini didukung oleh ekosistem Astra dan mitra pembiayaan, termasuk Astra Credit Companies (ACC), yang merupakan perusahaan pembiayaan berizin dan diawasi OJK.

Cara Mengajukan Pinjaman SEVA DanaPlus

Jika status kendaraan sudah jelas dan kamu ingin mengajukan pinjaman dengan jaminan BPKB mobil, berikut tahapan awal yang perlu dilakukan:

  1. Isi formulir pengajuan
    Kunjungi SEVA.id, kemudian isi formulir online dengan data diri dan informasi kontak yang diperlukan.
  2. Tunggu konfirmasi Tim SEVA
    Setelah formulir dikirim, Tim SEVA akan menghubungi kamu maksimal dalam waktu 1×24 jam untuk membahas kebutuhan dan proses pengajuan.
  3. Lengkapi persyaratan dan ikuti survei
    Siapkan dokumen yang diminta. Setelah persyaratan lengkap, proses pemeriksaan dan survei akan dilakukan sesuai ketentuan pembiayaan.
  4. Tunggu keputusan dan pencairan dana
    Jika pengajuan disetujui dan seluruh proses selesai, dana pinjaman akan dicairkan ke rekening sesuai ketentuan yang berlaku.

Dokumen yang perlu disiapkan antara lain:

  • KTP pemohon dan pasangan jika sudah menikah.
  • Kartu Keluarga.
  • NPWP.
  • BPKB mobil.
  • STNK mobil.
  • Cover buku tabungan.

Persyaratan akhir dapat disesuaikan dengan hasil pemeriksaan dan ketentuan mitra pembiayaan.

Contoh Simulasi Pinjaman BPKB Mobil SEVA DanaPlus

Untuk memberikan gambaran mengenai cicilan, berikut contoh simulasi pinjaman yang bisa dijadikan referensi:

KeteranganSimulasi
Jumlah pinjamanRp50.000.000
Tenor12 bulan
Bunga per bulan0,75%
Angsuran per bulanRp4.542.000

Angka tersebut merupakan simulasi, bukan penawaran atau persetujuan pinjaman. Besaran angsuran dan persyaratan dapat berubah sesuai hasil penilaian serta ketentuan mitra pembiayaan. Hubungi Agen SEVA untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.

Jika ingin mengetahui detail fasilitas dan memulai pengajuan, kunjungi SEVA.id.

Baca juga : Gadai BPKB Mobil Online 2026: Tips Cepat Cair & Bunga Rendah di SEVA

Kesimpulan

Memahami bagaimana cara mengecek fidusia mobil penting bagi setiap pemilik kendaraan, terutama yang pernah membeli mobil melalui kredit atau berencana menggunakan BPKB sebagai jaminan pinjaman.

Pengecekan dapat dilakukan melalui layanan Pencarian Fidusia AHU Online dengan memanfaatkan nomor sertifikat, nomor rangka, nomor mesin, atau informasi lain yang tersedia. Jika kredit sudah lunas tetapi data fidusia masih ditemukan, segera hubungi perusahaan pembiayaan untuk memastikan proses penghapusan atau roya telah dilakukan.

Dengan memastikan status kendaraan terlebih dahulu, kamu bisa mengambil keputusan finansial dengan lebih tenang. Jika membutuhkan dana tambahan dan BPKB mobil sudah memenuhi persyaratan, SEVA DanaPlus dapat menjadi salah satu alternatif pembiayaan yang bisa dipertimbangkan.

FAQ

1. Apakah semua mobil yang dibeli secara kredit otomatis memiliki fidusia?

Tidak selalu. Periksa perjanjian pembiayaan dan dokumen pendaftaran untuk memastikan apakah jaminan fidusia digunakan.

2. Apakah sertifikat fidusia sama dengan BPKB?

Tidak. Sertifikat fidusia merupakan bukti pendaftaran jaminan, sedangkan BPKB merupakan dokumen kepemilikan kendaraan bermotor.

3. Siapa yang bertanggung jawab membayar biaya penghapusan fidusia?

Ketentuannya dapat bergantung pada perjanjian pembiayaan dan kebijakan perusahaan pembiayaan.

4. Apakah fidusia bisa didaftarkan kembali setelah dihapus?

Bisa, apabila terdapat perjanjian pembiayaan baru yang memenuhi persyaratan hukum dan dilakukan pendaftaran kembali.

5. Apakah pengecekan fidusia bisa dilakukan oleh calon pembeli mobil bekas?

Bisa. Calon pembeli dapat memanfaatkan layanan pencarian data AHU Online untuk membantu memeriksa riwayat pendaftaran jaminan kendaraan.