Keuangan

Apakah Rekening Dormant Bisa Aktif Kembali? Ini Prosedur dan Syarat Terbaru Bank

Pernah mengalami rekening bank tiba-tiba tidak bisa digunakan karena terlalu lama tidak aktif? Jangan panik dulu. Kondisi ini disebut rekening dormant atau rekening tidur. Banyak orang mengalaminya karena jarang melakukan transaksi atau lupa memiliki rekening tersebut. Namun, pertanyaan yang sering muncul adalah: Apakah rekening dormant bisa aktif kembali? Jawabannya: bisa! Tapi tentu dengan prosedur dan syarat tertentu yang berlaku di masing-masing bank.

Di tahun 2025, sejumlah bank di Indonesia telah memperbarui kebijakan terkait rekening dormant agar nasabah lebih mudah dalam proses reaktivasi. Yuk, simak penjelasan lengkapnya berikut ini!

Apa Itu Rekening Dormant?

Rekening dormant adalah rekening tabungan yang sudah tidak aktif dalam jangka waktu tertentu, biasanya 6 hingga 12 bulan tanpa transaksi apa pun, baik setoran, penarikan, maupun transfer. Bank secara otomatis akan mengubah status rekening menjadi dormant untuk alasan keamanan dan efisiensi sistem.

Status ini umumnya berlaku untuk rekening tabungan biasa, bukan deposito atau rekening pinjaman. Setiap bank memiliki kebijakan berbeda, namun prinsipnya sama: rekening dormant berarti tidak aktif digunakan oleh pemiliknya dalam periode waktu yang lama.

Baca juga : Galbay Bank Saqu Apa Masih Bisa Buka Rekening Baru atau Ajukan Kredit Lagi? Cek Faktanya di 2025!

Apakah Rekening Dormant Bisa Aktif Kembali?

Ya, rekening dormant bisa aktif kembali. Namun, prosesnya tidak otomatis. Nasabah perlu melakukan aktivasi ulang dengan mengikuti prosedur yang ditetapkan oleh bank terkait. Di tahun 2025, sebagian besar bank besar seperti BCA, BRI, Mandiri, dan BNI telah mempermudah proses reaktivasi rekening dormant dengan layanan digital maupun melalui cabang terdekat.

Beberapa bank bahkan sudah menyediakan fitur aktivasi lewat aplikasi mobile banking, sehingga kamu tidak perlu datang ke kantor cabang. Meski begitu, ada juga bank yang tetap mewajibkan nasabah datang langsung untuk verifikasi identitas dan tanda tangan ulang dokumen.

Prosedur Mengaktifkan Rekening Dormant

Setiap bank punya kebijakan masing-masing, tapi secara umum, inilah langkah-langkah yang perlu kamu lakukan:

  1. Datangi Kantor Cabang Terdekat
    Bawa kartu identitas (KTP), buku tabungan, dan kartu debit (jika masih ada). Sampaikan kepada petugas bahwa kamu ingin mengaktifkan kembali rekening dormant.
  2. Verifikasi Data Diri
    Petugas bank akan melakukan pengecekan data untuk memastikan kepemilikan rekening. Di tahap ini, biasanya kamu juga diminta menandatangani ulang formulir pembukaan rekening.
  3. Lakukan Setoran Awal
    Beberapa bank mewajibkan nasabah melakukan setoran awal minimal Rp50.000 hingga Rp100.000 untuk mengaktifkan kembali rekening.
  4. Update Data Nasabah (Jika Diperlukan)
    Bank akan meminta pembaruan data seperti nomor telepon, alamat email, atau pekerjaan terbaru sebagai bagian dari program Know Your Customer (KYC).
  5. Rekening Aktif Kembali
    Setelah proses selesai, rekening kamu akan kembali aktif dan bisa digunakan seperti biasa untuk transaksi harian.

Biaya dan Potensi Pemotongan Saldo

Sebagian bank menerapkan biaya administrasi untuk rekening dormant, terutama jika rekening tersebut memiliki saldo di bawah saldo minimum. Potongan ini biasanya dilakukan setiap bulan selama rekening tidak aktif. Jika saldo habis, rekening bisa otomatis ditutup oleh sistem.

Untuk itu, sebaiknya segera aktifkan rekening sebelum saldo habis karena potongan biaya administrasi dapat menguras dana di dalamnya.

Tips Agar Rekening Tidak Menjadi Dormant Lagi

Agar rekening kamu tidak kembali tidur, lakukan hal-hal berikut:

  • Gunakan rekening untuk transaksi rutin seperti transfer, pembayaran tagihan, atau top-up e-wallet.
  • Pastikan saldo minimum selalu terjaga di atas batas minimum bank.
  • Aktifkan notifikasi transaksi via email atau SMS agar kamu tahu jika rekening tidak aktif terlalu lama.
  • Jika punya banyak rekening, fokus gunakan yang benar-benar dibutuhkan saja.

Dengan kebiasaan ini, kamu tidak perlu repot mengurus reaktivasi ulang di kemudian hari.

Hubungan Rekening Dormant dan Pinjaman Bank

Menariknya, status rekening dormant bisa berdampak jika kamu ingin mengajukan pinjaman bank atau pembiayaan kendaraan. Bank biasanya akan melihat riwayat transaksi sebagai salah satu indikator aktifnya finansial seseorang. Jika rekeningmu dormant, ini bisa dianggap kamu jarang bertransaksi atau tidak aktif secara finansial.

Maka dari itu, penting untuk menjaga agar rekening tetap aktif terutama jika kamu berencana mengajukan pinjaman, baik untuk modal usaha, pendidikan, maupun kebutuhan pribadi.

Gadai BPKB Mobil SEVA

Butuh Dana Cepat? SEVA Bisa Jadi Solusi

Jika kamu sedang butuh dana cepat tanpa harus menunggu proses panjang dari bank, kamu bisa mencoba layanan Pinjaman Jaminan BPKB SEVA.

Pinjaman Jaminan BPKB SEVA adalah fasilitas pinjaman dana cepat hingga ratusan juta rupiah dengan jaminan BPKB mobil. Prosesnya mudah, aman, dan nyaman karena SEVA bekerja sama dengan mitra pembiayaan terpercaya seperti Astra Credit Companies (ACC) yang telah diawasi oleh OJK.

Berikut cara pengajuannya:

  1. Isi Formulir Pengajuan di SEVA.id dengan data diri lengkap.
  2. Konfirmasi dari Tim SEVA dalam waktu 1×24 jam.
  3. Survei Lapangan dilakukan setelah data kamu diverifikasi.
  4. Pencairan Dana Cepat langsung ke rekening kamu.

Kamu hanya perlu menyiapkan dokumen seperti KTP, NPWP, KK, BPKB, STNK, dan cover buku tabungan. Tenor pinjaman bisa disesuaikan dari 1 hingga 4 tahun, dengan bunga kompetitif mulai dari 0,75% per bulan.

Sebagai bagian dari ekosistem Astra, SEVA menjunjung tinggi keamanan dan kenyamanan pelanggan. Jadi, kamu bisa mendapatkan dana cepat dengan proses transparan dan profesional.

Untuk simulasi, misalnya kamu meminjam Rp50.000.000 dengan tenor 12 bulan dan bunga 0,75% per bulan, maka angsuran per bulannya sekitar Rp4.542.000. Simulasi ini membantu kamu memperkirakan kemampuan pembayaran sebelum pengajuan.

Ingin tahu lebih lanjut atau mau langsung ajukan? Kunjungi halaman SEVA.id sekarang juga.

Baca juga : Begini Cara Melindungi Uang Anda di Bank dari Pemblokiran Rekening Nganggur di 2025

Kesimpulan

Jadi, menjawab pertanyaan Apakah rekening dormant bisa aktif kembali? Jawabannya, bisa dan cukup mudah, asalkan kamu mengikuti prosedur yang berlaku di bank. Namun, penting untuk tetap menjaga rekeningmu tetap aktif agar tidak terkena biaya administrasi atau penutupan otomatis.

Dan jika kamu butuh dana tambahan tanpa harus membuka rekening baru atau menunggu proses bank yang lama, SEVA bisa jadi solusi finansial cepat dan aman. Dengan layanan Pinjaman Jaminan BPKB SEVA, kamu bisa mengajukan pinjaman dana hingga ratusan juta rupiah secara online dengan proses yang mudah dan terpercaya.

Kunjungi SEVA.id untuk menemukan berbagai solusi finansial sesuai kebutuhanmu di 2025.

FAQ

1. Berapa lama rekening dormant bisa diaktifkan kembali?
Tergantung kebijakan bank, umumnya dalam 1–3 hari kerja setelah pengajuan dan verifikasi selesai.

2. Apakah rekening dormant bisa diaktifkan tanpa datang ke bank?
Beberapa bank kini sudah menyediakan fitur aktivasi lewat aplikasi mobile banking, namun tidak semua. Cek dulu di aplikasi resmi bank kamu.

3. Jika rekening sudah dormant bertahun-tahun, apakah masih bisa diaktifkan?
Masih bisa selama belum ditutup permanen oleh bank. Jika sudah ditutup, kamu perlu membuka rekening baru.

4. Apakah ada biaya untuk aktivasi rekening dormant?
Biasanya gratis, tapi kamu perlu melakukan setoran awal sebagai saldo minimum.

5. Bisakah saldo di rekening dormant hilang?
Saldo bisa berkurang akibat biaya administrasi bulanan. Jika saldo habis, rekening bisa ditutup otomatis oleh sistem.