Penting! Ini 5 Cara Mengatur Keuangan Rumah Tangga

By Amalia Kartika - Juli 26, 2021

Keuangan rumah tangga yang teratur akan membuat kehidupan jadi lebih baik. Yuk, ketahui cara mengatur keuangan rumah tangga berikut ini.

keuangan rumah tangga

Mengatur keuangan rumah tangga tentunya tidak semudah mengatur keuangan pribadi.

Kebutuhannya yang lebih kompleks dan membutuhkan anggaran besar membuat keuangan harus direncanakan dengan matang.

Kalau sampai ada kesalahan dalam perencanaan keuangan, yang akan terdampak otomatis adalah satu keluarga.

Baca juga: Trik Mengatur Keuangan Pribadi Saat PPKM Resmi Diperpanjang

Maka dari itu, penting sekali untuk tahu cara mengatur keuangan rumah tangga yang tepat. Lantas, bagaimana caranya?

Berikut lima cara mengatur keuangan rumah tangga.

Hitung seluruh pendapatan

Hitung terlebih dahulu pendapatan yang masuk selama satu bulan. Pendapatan tersebut tak hanya dari gaji bulanan, tetapi juga dari keuntungan investasi atau pendapatan lain.

Hal ini nantinya akan mempermudah dalam membagi alokasi gaji ke pos pengeluaran, tabungan, dana darurat, dan juga investasi. Mengatur keuangan rumah tangga akan lebih gampang.

Buat daftar pengeluaran bulanan

Selanjutnya adalah membuat daftar pengeluaran setiap bulan.

Dahulukan membuat daftar pengeluaran yang sifatnya prioritas seperti kebutuhan sehari-hari, tagihan listrik, air, dan internet, biaya transportasi kerja, dan biaya pendidikan anak usia sekolah.

Alokasikan pengeluaran untuk kebutuhan rumah tangga dan tagihan sekitar 30-40% dari pendapatan. Hal ini tergantung dari seberapa banyak kebutuhan dan tagihan yang harus dipenuhi.

Pengeluaran yang tidak kalah penting dan harus segera dilunasi adalah utang atau cicilan.

Alokasi anggaran untuk utang sebaiknya tidak lebih dari 30% dari penghasilan karena kalau sudah lebih dari itu tandanya keuangan bermasalah.

Sementara itu, pengeluaran untuk gaya hidup seperti untuk jajan, belanja barang non-esensial di e-commerce, dan hiburan bisa diambil sebanyak 10% dari pendapatan.

Akan lebih baik lagi jika dihemat atau dialihkan ke sedekah semampunya.

Menabung dan investasi

Saat sudah berumah tangga, menabung menjadi sebuah keharusan demi menjamin kehidupan masa depan dan juga kehidupan anak nantinya.

Maka dari itu, begitu pendapatan di tangan segera sisihkan 20% untuk tabungan dan investasi.

Baca juga: Menabung dan Investasi, Mana yang Harus Didahulukan?

Di samping tabungan, investasi juga penting untuk memperbanyak tabungan di masa depan. Usahakan untuk berinvestasi di lebih dari satu jenis, misalnya seperti saham dan logam mulia.

Dari alokasi 20% tersebut, pastikan pula untuk menyisihkannya ke dana darurat. Dana darurat bagi yang sudah berumah tangga setidaknya 9-12 kali pengeluaran bulanan.

Hindari terlalu banyak utang atau cicilan

Jika ingin mengambil kredit atau cicilan ketika sudah berumah tangga, ada baiknya lebih selektif bahkan bila perlu dihindari.

Apabila terlalu banyak kewajiban membayar utang atau cicilan, ini akan membuat keuangan rumah tangga terganggu.

Pastikan utang hanya terfokus pada kebutuhan penting seperti cicilan rumah dan cicilan kendaraan.

Selain itu, selalu bayar tagihan kredit bulanan secara penuh dan jangan sampai menunggak.

Berita Terkait

Author