Keuangan

Ini Jenis Pinjaman di Pegadaian Syariah dan Kelebihannya di 2026

Kebutuhan dana yang datang tiba-tiba masih menjadi tantangan banyak orang di Indonesia. Mulai dari biaya pendidikan, modal usaha, hingga kebutuhan mendesak lainnya, semua membutuhkan solusi pembiayaan yang cepat sekaligus aman. Di sinilah pinjaman di pegadaian syariah menjadi salah satu opsi yang semakin diminati di 2026, khususnya oleh masyarakat yang ingin mendapatkan pembiayaan tanpa unsur riba dan sesuai prinsip syariah.

Berbeda dengan pinjaman konvensional, pegadaian syariah mengedepankan akad-akad yang sesuai dengan ketentuan syariah Islam, seperti rahn, ijarah, dan murabahah. Sistem ini memberikan rasa tenang karena biaya yang dikenakan bersifat transparan dan tidak berbasis bunga. Artikel ini akan membahas secara lengkap jenis pinjaman di pegadaian syariah, kelebihan masing-masing produk, serta alternatif solusi dana lain yang relevan dan aman untuk kebutuhan finansial di 2026.

Baca juga : Mau Pinjam Uang tapi Sesuai Syariah? Ini Jenis Pinjaman Halal yang Bisa Dicoba

Memahami Konsep Pinjaman di Pegadaian Syariah

Sebelum masuk ke jenis-jenisnya, penting untuk memahami konsep dasar pinjaman di pegadaian syariah. Pada dasarnya, pinjaman ini menggunakan prinsip gadai (rahn), yaitu nasabah menyerahkan barang sebagai jaminan, lalu pegadaian memberikan dana pinjaman sesuai nilai taksiran barang tersebut.

Yang membedakan dengan pegadaian konvensional adalah tidak adanya bunga. Sebagai gantinya, pegadaian syariah mengenakan ujrah atau biaya pemeliharaan dan penitipan barang jaminan. Besaran ujrah ini tidak dihitung dari nilai pinjaman, melainkan dari biaya layanan, sehingga lebih adil dan transparan.

Jenis-Jenis Pinjaman di Pegadaian Syariah

Di 2026, produk pinjaman di pegadaian syariah semakin beragam dan menyesuaikan kebutuhan masyarakat. Berikut beberapa jenis pinjaman yang paling umum dan banyak digunakan.

1. Rahn Emas

Rahn emas merupakan produk paling populer dalam pinjaman di pegadaian syariah. Nasabah menjaminkan emas batangan atau perhiasan untuk mendapatkan dana tunai.

Kelebihan rahn emas antara lain:

  • Proses pengajuan relatif cepat
  • Nilai emas cenderung stabil dan mudah ditaksir
  • Cocok untuk kebutuhan dana jangka pendek

Produk ini banyak dipilih karena emas mudah dicairkan dan risiko fluktuasi nilainya relatif rendah.

2. Rahn Non-Emas

Selain emas, pegadaian syariah juga menerima jaminan barang non-emas seperti elektronik, kendaraan, atau barang bergerak lainnya, tergantung kebijakan lembaga.

Kelebihan rahn non-emas:

  • Fleksibel untuk nasabah yang tidak memiliki emas
  • Proses relatif sederhana
  • Nilai pinjaman disesuaikan dengan kondisi barang

Namun, nasabah perlu memastikan barang dalam kondisi baik agar nilai taksirannya optimal.

3. Pembiayaan Arrum (Ar-Rahn untuk Usaha Mikro)

Arrum merupakan pembiayaan berbasis syariah yang ditujukan untuk pelaku usaha mikro dan kecil. Biasanya, jaminan yang digunakan berupa BPKB kendaraan atau aset usaha.

Kelebihan Arrum:

  • Fokus untuk pengembangan usaha produktif
  • Tenor lebih panjang dibanding rahn biasa
  • Cicilan lebih terencana

Produk ini cocok bagi pelaku UMKM yang membutuhkan tambahan modal tanpa meninggalkan prinsip syariah.

4. Pembiayaan Amanah

Pembiayaan Amanah ditujukan untuk pembelian kendaraan bermotor, khususnya bagi pegawai atau pengusaha mikro. Skema yang digunakan umumnya berbasis akad murabahah.

Kelebihannya:

  • Skema cicilan tetap dan transparan
  • Tidak ada bunga
  • Cocok untuk kebutuhan kendaraan operasional

5. Pembiayaan Multiguna Syariah

Jenis pinjaman ini memberikan fleksibilitas penggunaan dana untuk berbagai kebutuhan, seperti pendidikan, kesehatan, atau renovasi rumah, dengan tetap mengacu pada akad syariah.

Kelebihan Pinjaman di Pegadaian Syariah di 2026

Mengapa pinjaman di pegadaian syariah semakin diminati di 2026? Berikut beberapa keunggulan utamanya:

  1. Tanpa bunga (riba), sehingga lebih sesuai dengan prinsip syariah
  2. Biaya transparan, hanya berupa ujrah atau margin yang disepakati di awal
  3. Proses relatif cepat, terutama untuk produk gadai
  4. Keamanan barang jaminan karena disimpan dan diasuransikan
  5. Akses luas, dengan jaringan pegadaian yang tersebar di berbagai daerah

Kelebihan ini menjadikan pegadaian syariah sebagai solusi dana yang tidak hanya cepat, tetapi juga menenangkan secara prinsip.

Gadai BPKB Mobil SEVA

Alternatif Solusi Dana Cepat Selain Pegadaian Syariah

Meskipun pinjaman di pegadaian syariah menawarkan banyak kelebihan, ada kalanya kebutuhan dana memerlukan plafon yang lebih besar atau tenor yang lebih fleksibel. Dalam kondisi ini, solusi pembiayaan lain yang aman dan terpercaya bisa menjadi pertimbangan.

Salah satu alternatif yang relevan adalah fasilitas dana dari SEVA.id. Melalui layanan Pinjaman Jaminan BPKB SEVA, kamu bisa mendapatkan dana cepat hingga ratusan juta rupiah dengan jaminan BPKB mobil.

SEVA bekerja sama dengan mitra pembiayaan terpercaya seperti Astra Credit Companies (ACC), yang telah terdaftar dan diawasi oleh OJK, sehingga prosesnya aman dan terstruktur.

Apa Itu Pinjaman Jaminan BPKB SEVA?

Pinjaman Jaminan BPKB SEVA adalah fasilitas pinjaman dana cepat dengan jaminan BPKB mobil yang dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari modal usaha, pendidikan, pernikahan, hingga renovasi rumah.

Melalui proses yang mudah, aman, dan nyaman, SEVA membantu kamu mendapatkan solusi pendanaan yang praktis di 2026. Pengajuan dapat dilakukan secara online melalui halaman resmi SEVA.id, sehingga lebih efisien tanpa harus datang ke banyak tempat.

Keunggulan Pinjaman Jaminan BPKB SEVA

Beberapa keunggulan yang membuat layanan ini menarik antara lain:

  • Proses pengajuan online dan cepat
  • Bunga kompetitif mulai dari 0,75% per bulan
  • Tenor fleksibel hingga 1–4 tahun
  • Jaminan hanya BPKB, kendaraan tetap bisa digunakan
  • Didukung ekosistem Astra Financial

Keunggulan ini menjadikan SEVA sebagai alternatif yang relevan bagi kamu yang membutuhkan dana lebih besar dibandingkan pinjaman di pegadaian syariah.

Cara Pengajuan Pinjaman Jaminan BPKB SEVA

Proses pengajuan dirancang sederhana dan transparan:

  1. Isi Formulir Pengajuan
    Pengajuan dilakukan secara online di SEVA.id dengan mengisi data diri secara lengkap.
  2. Konfirmasi dengan Tim SEVA
    Tim SEVA akan menghubungi kamu dalam waktu 1×24 jam untuk verifikasi data.
  3. Survei
    Survei dilakukan setelah persyaratan lengkap.
  4. Pencairan Dana
    Dana pinjaman akan cair ke rekening kamu setelah disetujui.

Dokumen yang Perlu Disiapkan

Untuk mengajukan pinjaman, berikut dokumen yang umumnya dibutuhkan:

  • KTP pemohon dan pasangan (jika sudah menikah)
  • Kartu Keluarga
  • NPWP
  • BPKB mobil
  • STNK mobil
  • Cover buku tabungan

Contoh Simulasi Gadai BPKB Mobil di SEVA

Sebagai gambaran, berikut simulasi pinjaman:

  • Pinjaman: Rp50.000.000
  • Tenor: 12 bulan
  • Bunga per bulan: 0,75%
  • Estimasi angsuran per bulan: Rp4.542.000

Simulasi ini bersifat ilustratif dan dapat berubah sesuai hasil analisis.

Baca juga : Adakah Pinjaman Uang Syariah untuk Modal Usaha Kecil? Ini Daftarnya

Kesimpulan

Baik pinjaman di pegadaian syariah maupun Pinjaman Jaminan BPKB SEVA memiliki keunggulan masing-masing. Pegadaian syariah cocok untuk kebutuhan dana cepat berbasis aset sederhana, sementara SEVA menjadi solusi ketika kamu membutuhkan plafon lebih besar dan tenor lebih panjang.

Dengan memahami karakteristik masing-masing produk, kamu bisa memilih solusi finansial yang paling sesuai dengan kebutuhan dan kemampuanmu di 2026.

FAQ

1. Apakah pinjaman di pegadaian syariah bisa diperpanjang otomatis?
Perpanjangan biasanya memerlukan akad ulang dan pembayaran ujrah yang disepakati.

2. Apakah nilai ujrah bisa berubah selama masa pinjaman?
Nilai ujrah umumnya tetap sesuai kesepakatan awal selama tenor berjalan.

3. Apakah pegadaian syariah menerima jaminan kendaraan tanpa emas?
Beberapa produk tertentu menerima kendaraan, tergantung kebijakan dan jenis pembiayaan.

4. Apakah pinjaman di pegadaian syariah memerlukan riwayat kredit tertentu?
Umumnya tidak seketat pinjaman bank karena berbasis jaminan fisik.

5. Apakah dana dari pegadaian syariah bisa digunakan untuk kebutuhan apa saja?
Pada prinsipnya bisa, selama tidak bertentangan dengan ketentuan syariah yang berlaku.