Antisipasi Area Blind Spot di Mobil dengan Cara Ini

Blind spot atau dikenal sebagai titik buta pasti pernah dialami oleh pengemudi saat berkendara. Celakanya, blind spot menjadi salah satu penyebab dominan terjadinya kecelakaan karena pengendara tak mampu melihat jalanan dengan jelas. Bahkan, terkadang ada beberapa daerah yang sulit dijangkau melalui kaca spion karena terhalang sesuatu.

 

Selain itu, saat Anda mengalami blind spot, paling tidak Anda perlu berhati-hati dalam menjangkau pandangan Anda. Diperlukan konsentrasi khusus saat berkendara agar Anda bisa memperkecil kemungkinan terjadinya kecelakaan.

 

Ada beberapa cara mengatasi blind spot yang dapat Anda lakukan guna menghindari hal yang tak diinginkan selama berkendara.

 

Kurangi kecepatan berkendara

Laju kendaraan juga bisa menjadi salah satu penyebab terjadi blind spot. Pengendara yang melaju dalam kecepatan di atas rata-rata, tak hanya menyebabkan kecelakaan, tetapi juga memungkinkan terjadinya no-zone yang hadir akibat blind spot.

 

Selain itu, berkendara melampaui batas normal juga bisa menyebabkan konsentrasi berkurang. Pandangan Anda dalam melihat sekeliling pun jadi terganggu sehingga menyebabkan Anda tak fokus terhadap keberadaan objek yang ada di kiri dan kanan Anda.

 

 

Sebagaimana yang disampaikan oleh Boy Falatehansyah, Instruktur Safety Driving Jakarta, yang dikutip dari DetikOto, bahwa salah satu cara mengatasi blind spot dapat dilakukan dengan mengurangi laju kendaran.

 

Menguasi medan jalan

Sebagai pengemudi sudah selayaknya Anda mengetahui medan dan peraturan yang ada di jalan, khususnya saat menyalip maupun berbelok. Jangan sampai ketika Anda menyalip, Anda malah menabrak kendaraan yang ada di depan karena adanya titik buta yang tak terlihat.

 

Anda juga perlu memberikan sinyal informasi lebih dahulu saat hendak melakukan hal tersebut, seperti membunyikan klakson atau lampu sein, hingga pengemudi dapat melihat kendaraan Anda. Oleh karenanya, tindakan ini penting dilakukan oleh para pengemudi, terlebih saat memotong kendaraan besar seperti truk trailer dan bus, agar terhindar dari area blind spot. 

 

Baca juga: Ternyata, Kaca Spion Mobil Memiliki Posisi Ideal

 

Maksimalkan kaca spoin kendaraan

Kaca spion punya andil yang cukup besar dalam meminimalisasi area blind spot. Keberadaannya bisa menjadi alat bantu bagi pengemudi dalam melihat keberadaan kendaraan lain yang ada di sekitarnya.

 

Agar kaca spion dapat bekerja secara optimal, Anda perlu mengatur posisinya dengan benar, yaitu dengan menyesuaikan bodi kendaraan dan fokus luar. Untuk kaca spion bagian kiri-kanan, Anda bisa mengaturnya dengan bertolok pada kendaraan yang ada di belakang sehingga Anda bisa melihat dengan pasti kendaraan tersebut.

 

Menurut Budi Mahendra, Executive Coordinator Customer Satisfaction & Value Chain (CSVC) Division PT Astra Daihatsu Motor (ADM) yang kutip dari OTOKumparan.com, bahwa posisi ideal kaca spion harus sejajar dengan bodi kendaraan dan clearly melihat kendaraan lain. Tujuannya agar pengemudi dapat memastikan kalau lingkungan sekitar aman.

 

Sementara itu, ada tiga jenis kaca spion yang produsen mobil sediakan, di antaranya kaca spion sisi kanan dan kiri serta kaca spion bagian dalam. Demi memastikan keamanan berkendara Anda, Anda juga bisa menambah blind spot mirror di kaca spion atau mengaktifkan blind spot indicator system berupa Blind Spot Warning (BSW)  yang bisa Anda sematkan di kaca spion mobil Anda.

 

BSW tersebut akan memberikan tanda berupa lampu indikator atau suara ketika Anda hendak menyalip kendaraan, tetapi terhalang oleh area blind spot. 

 

Oleh karenanya, guna mengedepankan safety driving dan memaksimalkan kenyamanan manuver berkendara, Anda dapat menerapkan cara mengatasi blind spot di atas. Selamat mencoba, ya!