Alasan Melakukan Refinancing, Hindari Kesalahan Ini

Alasan melakukan refinancing sangatlah beragam. Agar tidak salah langkah, hindari kesalahan-kesalahan berikut ini!

alasan melakukan refinancing

Pada beberapa orang, alasan melakukan refinancing bisa jadi memang karena faktor keuangan. Memang, refinancing ini bisa menjadi solusi bagi mereka yang sedang butuh modal dalam jumlah besar. 

Saat ini, ada berbagai contoh refinancing yang umum dilakukan, mulai dari refinancing kartu kredit, refinancing rumah atau KPR, hingga refinancing mobil. 

Untuk yang terakhir, refinancing mobil sendiri merupakan istilah yang digunakan untuk melakukan pembaharuan kredit mobil lama untuk bisa mendapatkan modal besar secara tunai. 

Dengan melakukannya, pinjaman baru akan diberikan namun dengan suku bunga dan tenor baru yang sudah ditentukan.  Nah selain itu ada beberapa alasan lain untuk melakukan refinancing, apa saja?

alasan melakukan refinancing

Membutuhkan dan tambahan

Bagi yang berkecimpung di dunia bisnis, tentunya membutuhkan modal. Hal ini bisa menjadi alasan melakukan refinancing mobil untuk bisa mendapatkan dana segar untuk modal bisnisnya tersebut. 

Baca juga: Refinancing Kredit Mobil, Apa Syarat dan Manfaatnya?

Namun memang, besaran dana yang akan diperoleh tersebut akan sangat bervariasi. Tergantung pada tahun, model, serta kondisi mobil secara keseluruhan. 

bayar hutang

Pembayaran utang

Dengan melakukan refinancing mobil, maka pembayaran utang secara rangkap bisa dilakukan. Hal ini tentunya bisa membuat pengeluaran utang bisa menjadi lebih mudah diatur dan bisa membuat utang lunas lebih cepat dengan adanya dana tambahan tersebut. 

alasan melakukan refinancing

Tujuan investasi

Jika refinancing mobil sudah disetujui, dana tambahan tersebut bisa digunakan sebagai investasi. Misalnya dengan membangun bisnis ataupun melakukan investasi pada bisnis yang sudah ada. 

Baca juga: 8 Alasan Kenapa Klaim Asuransi Mobil Ditolak

Namun memang harus diperhatikan juga bahwa bisnis yang dijadikan investasi tersebut harus memiliki perputaran modal dan keuntungan yang cepat. Agar utang yang ada tidak semakin menumpuk. 

Nah, Agar tidak salah dalam mengambil keputusan untuk melakukan refinancing, perhatikan terlebih dulu hal-hal ini:

mobil rusak

Jangan mencicil mobil yang sudah rusak

Salah satu alasan melakukan refinancing mobil adalah jika memang kondisi mobil masih baru dan penggunaannya masih kurang dari 5 tahun. Jadi harus dipikirkan dulu apakah melakukan refinancing ini sepadan dengan nilai mobil. 

Baca juga: Tips Agar Pengajuan Kredit Mobil Cepat Disetujui

Jika kondisi mobil sudah tidak bagus atau sudah mulai rusak, justru hanya akan membuat pengeluaran semakin bertambah karena perlu ada biaya tambahan lagi untuk memperbaiki mobil tersebut. 

tenor cicilan

Perpanjangan tenor

Banyak orang menganggap bahwa masa tenor yang panjang berarti membayar lebih banyak, ataupun sebaliknya. Padahal, kenyataannya tidak selalu seperti itu karena jika ingin cicilan yang ringan sebaiknya pilih masa tenor yang panjang. 

Sedangkan jika mampu membayar cicilan yang lebih besar, pilihlah masa tenor yang pendek. Untuk itu, butuh kemampuan dalam menghitung kondisi finansial yang tepat dan memilih masa tenor yang sesuai agar alasan melakukan refinancing tidak membuat rugi. 

menunda refinancing

Menunda refinancing

Ketika sudah melakukan berbagai pertimbangan, dan sudah yakin untuk melakukan refinancing maka segera lakukan. Dengan menundanya justru bisa menyebabkan kerugian yang cukup besar karena berkaitan dengan suku bunga yang berlaku. 

Baca juga: Sejumlah Keuntungan Pembayaran DP Mobil Besar dan Kecil

Suku bunga yang bagus biasanya akan diberikan jika kondisi mobil masih baru atau bagus, sedangkan menundanya akan membuat kondisi mobil semakin menurun. Dengan begitu, suku bunga yang ditawarkan pun akan berkurang.

denda pelunasan

Perhatikan denda pelunasan

Sebelum melakukan refinancing, ketahui dan pelajari ketentuan dan persyaratannya terlebih dulu. Jangan lupa untuk menghitung keuntungan yang mungkin bisa didapatkan, baik itu dari biaya atau denda yang mungkin perlu dibayarkan. 

Misalnya saja denda yang mungkin harus dibayarkan jika melakukan pelunasan lebih cepat. Jika denda yang harus dibayarkan lebih besar dari keuntungan yang didapat, bisa mencari lembaga pembiayaan lain yang lebih menguntungkan. 

pembayaran

Terlambat melakukan pembayaran

Pembayaran yang tepat waktu bisa jadi sangat berpengaruh pada persetujuan refinancing. Jika kreditur baru berbeda dengan kreditur lama sebaiknya harus tahu kapan terakhir membayar cicilan di kreditur lama dan kapan mulai mencicil di kreditur baru. 

Baca juga: 10 Cara Mencicil Kredit Mobil Baru

Usahakan jangan sampai terlewat atau telat membayar dan perhatikan informasi-informasi apa saja yang harus dilakukan jika harus melakukan pergantian kreditur. 

Jadi, gimana nih apakah tertarik untuk melakukan refinancing mobil? Nah, supaya tidak bingung mengenai cicilan mobil yang akan dilakukan bisa langsung mengunjungi SEVA karena terdapat fitur simulasi kredit. 

Fitur ini bisa memberitahu berapa cicilan yang harus dibayarkan setiap melakukan pembelian mobil, dengan DP yang bisa disesuaikan dengan kemampuan. Ada juga fitur unggulan lainnya yaitu Instant Approval yang membuat pembelian mobil semakin aman dan nyaman. 

Tunggu apalagi, Anak Kecil Aja Tau kalau mau beli mobil pastinya di tempat terpercaya dan yang Jelas dari Awal hanya di SEVA!