Denda Pajak Motor & Cara Mengurus Pajak Kendaraan yang Telat Bayar Beserta Dendanya

By Ferdi Julias - Maret 26, 2019

Mengurus Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) yang telat bayar dapat Anda lakukan sendiri dengan mudah dan tanpa calo.

Seluruh pemilik kendaran bermotor wajib membayar setiap tahun. Tanggal dan besarnya pajak yang harus dibayarkan sudah tertera di Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK). Jika melebihi waktu tanggal yang telah ditentukan, pemilik kendaraan akan dikenakan sanksi berupa denda pajak motor.

Baca juga: Cara Mengurus Blokir STNK Secara Online

Denda mengenai keterlambatan pembayaran denda pajak kendaraan bermotor tersebut dapat dihitung sendiri oleh pemilik kendaraan. Jadi, jika telat membayar pajak, Anda dapat mengetahui berapa denda pajak motor yang harus dibayarkan.

Besaran denda pajak motor yang dikenakan berbeda-beda, tergantung dari besar pajak kendaraan dan waktu keterlambatannya.

Namun, cara penghitungannya tetap sama. Rumus untuk menghitung denda pajak kendaraan bermotor adalah sebagai berikut :

  • Denda pajak motor 1 hari – 1 bulan¬†dikenakan denda sebesar 25%
  • Denda pajak motor 2 bulan: PKB x 25% x 2/12 + denda SWDKLLJ
  • Denda pajak motor 6 bulan: PKB x 25% x 6/12 + denda SWDKLLJ
  • Denda pajak motor 1 tahun: PKB x 25% x 12/12 + denda SWDKLLJ
  • Denda pajak motor 2 tahun: 2 x PKB x 25% x 12/12 + denda SWDKLLJ

Baca juga: Bagaimana Cara Mudah Cek Keaslian BPKB Mobil Bekas?

SWDKLLJ adalah singkatan dari Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan. Denda SWDKLLJ bagi motor adalah sebesar Rp32.000, sedangkan mobil Rp100.000.

Berita Terkait

Author