Search Cars

Tips & Rekomendasi

Mitos atau Fakta, Mematikan AC Mobil Bisa Bikin Irit BBM?

Benarkah mematikan AC mobil dapat membantu kendaraan untuk lebih irit konsumsi BBM? Yuk, cari tahu faktanya berikut ini.

mematikan AC mobil

Mematikan AC mobil demi mencegah borosnya konsumsi BBM kerap dilakukan oleh pemilik kendaraan utamanya saat kondisi jalanan macet. Benarkah hal demikian?

Kenyataannya, mematikan AC mobil memang berpengaruh pada konsumsi BBM terutama ketika menghadapi jalanan yang macet. Akan tetapi, ini hanya berlaku pada mobil-mobil keluaran lawas dengan volume mesin besar.

Sementara pada mobil-mobil yang masih baru, baik dengan volume mesin besar dan kecil, mematikan AC mobil guna mengirit konsumsi BBM tidak terlalu signifikan. Pasalnya, pada mobil-mobil tersebut sudah tersemat sejumlah teknologi canggih pengirit konsumsi BBM.

Baca juga: Isi Nitrogen Ban Mobil Bisa Bikin Irit BBM?

Agar lebih jelas dan tidak salah paham, yuk kenali mitos dan fakta yang tepat mengenai hal ini.

Mitos mematikan AC mobil baru

mematikan AC mobil

Bagi kamu yang memiliki mobil keluaran terbaru atau berusia di bawah 10 tahun, perilaku mematikan AC mobil demi irit BBM adalah tidak tepat. 

Dengan sering menghidupkan atau mematikan AC selama perjalanan, kamu justru berpotensi membuat konsumsi BBM menjadi lebih boros. Mengapa demikian?

Baca juga: Cara Menghemat BBM Mobil untuk Perjalanan Jauh

Menurut Technical Leader Auto2000, Agus Mustafa menjelaskan, tindakan tersebut membuat kompresor AC bekerja keras mengejar tingkat suhu idle di dalam kabin dan memengaruhi konsumsi bahan bakar.

“Pada komponen AC itu memiliki dua sensor, yaitu sensor udara luar dan sensor untuk udara di dalam. Kalau kita atur suhu di 18 derajat Celcius, begitu tidak dingin sedikit karena udara di luar ruangan sangat panas, komputer (ECU) akan selalu mengaktifkan kompresor,” paparnya pada  Kompas.

mematikan AC mobil

Pada mobil keluaran baru, biasanya sistem pendingin udaranya sudah otomatis. Artinya, pengemudi tidak perlu repot untuk mengatur suhu, karena ECU akan membaca pengaturan ideal di dalam kabin dengan membandingkan suhu temperatur di luar mobil. 

Baca juga: Kabin Panas, Begini Cara Menyalakan AC dan Mematikannya

Namun bagi mobil yang belum dilengkapi pengaturan suhu otomatis, Agus menyarankan menyetel suhu AC pada angka 25 derajat Celcius.

Pengaturan temperatur AC ini akan membuat jarak antara suhu luar ruangan rata-rata di Indonesia (30 derajat Celcius) dengan suhu yang ingin dicapai di dalam kabin mobil, tidak terlalu jauh.

Hal ini akan membuat kerja kompresor mobil jadi lebih ringan. Sebab, apabila suhu dalam ruangan sudah mendekati 25 derajat, maka ECU akan memutus kerja kompresor. Secara signifikan, hal ini dapat membantu menghemat BBM.

Fakta mematikan AC mobil tua

mematikan AC mobil

Perilaku mematikan AC mobil guna menghemat BBM pada mobil-mobil dengan masa pakai lebih dari 15 tahun dan ber cc besar, memang benar adanya. Ini karena pada mobil-mobil tersebut biasanya belum dibenamkan teknologi AC otomatis dan mesin canggih yang efisien menghemat BBM.

Baca juga: Ban Eco, Benarkah Cepat Aus dan Bikin Irit BBM?

Dengan mematikan AC mobil, kinerja mesin mobil menjadi lebih ringan sehingga berpengaruh pada konsumsi BBM. 

Menurut Bambang Supriyadi, Executive Coordinator Technical Service Division PT Astra Daihatsu Motor, mematikan AC mobil memang bisa mengurangi pemakaian BBM. “Bisa lebih hemat tapi tidak begitu signifikan,” ujarnya dikutip Kompas.

Sementara pada mobil terbaru penggunaan teknologi mesinnya sudah lebih mumpuni sehingga tidak perlu lagi mematikan AC mobil saat berkendara di kemacetan. Apa saja sih teknologi penghemat BBM pada mobil-mobil sekarang ini?

Teknologi mesin mobil

mesin Toyota

Dalam pengembangan mesin yang efisien dalam mengkonsumsi BBM, Toyota memiliki teknologi canggih Variable Valve Timing with Intelligence atau disingkat dengan VVT-i. Teknologi ini mengatur bukaan katup mesin sehingga rentang tenaga menjadi lebih merata di setiap tingkat putaran mesin.

Baca juga: Mobil Brebet Saat Digas, Apa Sih Penyebabnya?

Pengembangan teknologi serupa juga dilakukan oleh pabrikan Honda dengan penamaan VTEC, dan pabrikan Nissan dengan nama CVTC.

Teknologi canggih lainnya disebut throttle by wire. Sistem ini meniadakan peran kabel gas, sehingga pergerakan throttle atau sering disebut skep menjadi tidak terlalu responsif. Jadi besar bukaan throttle bukan semata-mata berdasarkan injakan di pedal, melainkan kebutuhan udara di mesin.

Direct injection adalah teknologi canggih lain yang dikembangkan pada mesin mobil sekarang. Dengan cara meletakan posisi injektor dalam ruang bakar dapat meminimalkan bahan bakar yang terbuang percuma.

Baca juga: Kabin Mobil Bocor Saat Hujan, Cek Yuk Titik Penyebabnya!

Itulah sejumlah teknologi mesin terbaru yang dapat membuat performanya lebih efisien dalam mengkonsumsi BBM.

Agar mendapatkan performa mobil yang irit BBM, kamu dapat juga  melakukan beberapa tips di bawah ini. Apa saja?

Hemat tanpa mematikan AC

harga Pertamax turun
  • Biasakan melakukan perpindahan gigi (untuk transmisi manual) pada putaran rendah di 2.000-3.000 RPM.
  • Hindari berkendara dengan akselerasi dan pengereman mendadak. 
  • Gunakan tekanan angin pada ban kendaraan sesuai rujukan pabrikan atau petunjuk buku pengguna.
  • Gunakan BBM sesuai spesifikasi kendaraan, jangan sering berganti-ganti jenis BBM.

Baca juga: Mobil Toyota Harga 300 Jutaan Bisa Dapat Apa Saja?

Nah, dengan mengetahui mitos dan fakta mematikan AC mobil bikin irit BBM, diharapkan dapat lebih paham dengan kinerja mesin mobil kesayanganmu. Agar performanya selalu terjaga, usahakan melakukan perawatan secara berkala.
Jangan lupa, konsumsi hemat BBM juga ditentukan oleh perilaku berkendara. Jangan berkendara ugal-ugalan dan membahayakan keselamatan sesama pengguna jalan. Jadilah pengendara yang bijak dan patuh pada aturan berlalu-lintas.

Butuh Bantuan?

Untuk tahu lebih lanjut, yuk ngobrol dengan Agen SEVA. Kami akan menghubungi kamu dalam 1x24 jam.

Nama Lengkap

Nomor Handphone

+62

Nomor yang kamu masukkan tidak valid.

Rekomendasi Mobil Untukmu

Baca juga dari SEVA blog

Muat lebih banyak lagi

Join Yuk, Agar Tetap Update!

Dapatkan tips, berita, review, dan penawaran terbaru dari SEVA!

Email

Dengan mengirimkan email Anda, Anda menyetujui Ketentuan dan Pemberitahuan Privasi kami. Anda dapat memilih keluar kapan saja. Situs ini dilindungi oleh reCAPTCHA dan Kebijakan Privasi serta Ketentuan Layanan berlaku.