Tidak Boleh Sembarangan, Penggunaan Lampu Jauh Ada Etikanya

By Reka Harnis - September 23, 2020

Masih bingung bagaimana penggunaan lampu jauh saat berkendara? Yuk, simak penjelasannnya berikut ini.

penggunaan lampu jauh

Lampu adalah salah satu bagian yang sangat penting bagi keselamatan saat berkendara. Umumnya, pada sebuah mobil terdapat dua buah jenis setting lampu yang bisa diatur sesuai dengan kebutuhan, yaitu low beam atau lampu jarak pendek, dan high beam atau lampu jarak jauh.

Namun, beberapa pengendara mungkin masih kebingungan kapan harus menggunakan lampu dekat atau lampu jauh. Tidak sedikit para pengendara yang menggunakan dua jenis lampu tersebut sesuka hati.

Lalu, saat berkendara pada malam hari, seringkali pengendara dibuat jengkel oleh pengendara lain dari arah berlawanan yang menggunakan lampu jauh

Baca juga: Cara Mengubah Mika Lampu Mobil yang Kusam Menjadi Baru

Kadang, pengendara lain dari belakang juga kerap bikin silau saat cahaya lampu dim mereka menyorot kaca spion dan memantul ke mata. Hal tersebut tentunya berbahaya, sebab dapat mengganggu penglihatan.

Oleh karenanya, penting bagi para pengendara untuk mengetahui etika penggunaan lampu jauh.

Penggunaan lampu jauh memang diperbolehkan untuk menerangi jarak yang lebih luas. Tidak hanya itu, untuk melihat petunjuk jalan diperbolehkan menggunakan lampu jauh. 

Namun, penggunaan lampu jauh dalam waktu yang lama merupakan hal yang kurang tepat. 

Baca juga: Melirik Teknologi Halogen, HID, dan LED pada Lampu Utama Mobil

Artinya, lampu jauh tidak boleh dihidupkan secara terus menerus, atau menjadikannya sebagai penerangan utama selama perjalanan.

Penggunaan lampu jauh diperbolehkan ketika tidak ada mobil dari arah depan. Sebaliknya, lampu jauh harus dimatikan ketika ada mobil datang dari arah berlawanan.

Tak hanya itu, penggunaan lampu jauh juga tidak disarankan di jalan-jalan padat lalu lintas. Penggunaan lampu jauh diizinkan penggunaannya dalam kota hanya saat dijadikan sebagai alat komunikasi atau penerang jarak pandang, itupun pada kondisi tertentu.

Misalnya adalah memberi tanda kepada kendaran lain jika ingin mendahului, atau saat menikung di jalur yang mungkin jarak pandangnya tertutup oleh gedung atau rerumputan.

Berita Terkait

Author