Resmi, Jakarta Berlakukan PSBB Total Mulai 14 September

By Reka Harnis - September 10, 2020

Bukan lagi PSBB transisi, namun PSBB total akan kembali diterapkan di Jakarta. Yuk simak aturan-aturannya.

 

Kapasitas penumpang kendaraan bermotor dibatasi

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memutuskan untuk menghapus kebijakan pembatasan kendaraan ganjil-genap selama PSBB ketat. Penggunaan kendaraan bermotor masih diperbolehkan selama pemberlakuan PSBB total. 

Namun, kapasitasnya dibatasi, yakni hanya diperbolehkan diisi 50 persen dari kapasitas tempat duduk kendaraan, serta penggunaannya hanya sebatas untuk memenuhi kebutuhan pokok, pergi ke fasilitas kesehatan atau tempat kerja yang masuk dalam kategori 11 bidang yang diperbolehkan beroperasi, dan wajib mengenakan masker.

Sanksi bagi masyarakat yang masih nekat melanggar aturan PSBB total, maka akan merujuk pada UU Kekarantinaan Kesehatan Pasal 93.

Setiap orang yang tidak mematuhi penyelenggaraan Kekarantinaan Kesehatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 ayat (1) dan/atau menghalang-halangi penyelenggaraan Kekarantinaan Kesehatan sehingga menyebabkan Kedaruratan Kesehatan Masyarakat dipidana dengan pidana penjara paling lama 1 tahun dan/atau pidana denda paling banyak Rp 100 juta.

Baca juga: Jarang Diketahui, Ini 4 Kegiatan yang Dapat Dilakukan dari Rumah

Kemudian, untuk transportasi umum, Anies menyebut akan mengaturnya sedemikian rupa ketika PSBB total Jakarta berlaku lagi. Nantinya, akan ada pembatasan armada dan jam operasi.

Soal detail aturan PSBB total lainnya, seperti pergerakan keluar masuk Jakarta sedang disiapkan terlebih dahulu dengan pihak-pihak terkait dan akan disampaikan di hari-hari ke depan. 

Pengumuman ini untuk memberikan ancang-ancang kepada masyarakat bahwa Jakarta akan kembali menuju PSBB total.

Untuk itu, yuk kita sama-sama menaati PSBB dan menjaga kesehatan agar kita semua terhindar dari virus corona.

Berita Terkait

Author