Modifikasi Audio, Apa Bedanya Speaker dan Tweeter?

Berencana upgrade audio mobil biar suaranya makin nendang? Yuk, ketahui dulu bedanya speaker dan tweeter.

Tidak hanya eksterior, dan performa, sektor hiburan menjadi bagian yang tidak luput dari sentuhan modifikasi.

Modifikasi sektor hiburan biasanya tidak lepas dari upgrade audio mobil, agar suaranya makin sendang dan perjalanan makin seru berkat pengalaman mendengarkan musik lebih maksimal.

Nah, modifikasi audio berkutat seputar mengganti audio head unit, speaker, menambahkan tweeter dan subwoofer. Tidak ketinggalan power audio mobil atau amplifier.

Untungnya, mobil masa kini sudah dibekali dengan audio head unit yang mumpuni. Bahkan, beberapa di antaranya sudah terhubung dengan sistem komputer di mobil dan menjadi “otak” utama fitur-fitur elektronik.

Baca juga: Bagaimana Cara Memilih Power Audio Mobil yang Bagus?

Lantas apa bedanya speaker dan tweeter? Kenapa keduanya diperlukan dan apa hubungannya dengan subwoofer? Sebelum melakukan modifikasi audio, yuk simak ulasan ini untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut.

aliran modifikasi audio

Speaker

Secara umum, mobil dibekali dengan empat buah speaker, dua di depan dan dua di belakang. Sementara untuk mobil dengan tiga baris seperti SUV dan MPV dibekali enam buah speaker.

Ada beberapa jenis speaker untuk meng-upgrade keluaran suara yang dihasilkan audio head unit, seperti coaxial, dual cone, dan split.

Speaker coaxial merupakan gabungan suara dari tweeter, midrange, dan woofer. Penggunaannya dinilai lebih praktis karena mudah dipasang serta kualitas suaranya mencukupi meski tidak menggunakan audio power.

Baca juga: Aliran Modifikasi Audio Mobil yang Nendang di Kuping

Lalu, ada speaker dual cone yang biasa menjadi standar pada mobil yang baru keluar dari pabrik. Namun, sebagian modifikator menambahkannya dengan tweeter, subwoofer, dan audio power agar suara yang dihasilkan lebih maksimal.

Kemudian split, yaitu penggunaan speaker secara terpisah antara tweeter, midrange, dan woofer. Tweeter biasa diletakkan di pilar A, midrange di pintu atau belakang, dan woofer di kolong jok atau belakang.

Penggunaannya biasa digabungkan dengan audio power agar suara yang dihasilkan speaker lebih jernih dan nendang.

Tweeter

Tweeter adalah speaker yang ukurannya lebih kecil, antara dua hingga 10 sentimeter. Letaknya ada di bagian depan, dashboard atau pilar A.

Baca juga: Toyota Aygo JBL Edition, Cocok Buat Para Pecinta Audio Car

Tujuan menggunakan tweeter adalah untuk memisahkan layer suara dari musik atau file audio lain yang diputar dari head unit.

Suara tinggi akan dihasilkan oleh tweeter, seperti suara simbal dan dentingan alat musil lainnya. Suara vokal yang tinggi pun akan semakin terasa bila menggunakan tweeter.

Jadi, bedanya speaker dan tweeter adalah ukuran serta frekuensi suara yang dihasilkan.

aliran modifikasi audio

Kebutuhan modifikasi audio

Tidak sampai di situ, kebutuhan modifikasi audio juga berdampingan dengan speaker midrange dan subwoofer.

Speaker midrange untuk memfokuskan pada suara vokal. Sementara woofer atau subwoofer akan mengakomodir suara bass. Subwoofer terpisah akan menghasilkan suara dentuman bass yang lebih menggelegar hingga terasa di dada.

Baca juga: Rekomendasi Modifikasi MPV yang Cocok untuk Dipakai Harian

Kombinasi semuanya akan lebih sempurna bila menambahkan audio power yang berfungsi menambah serta mengalirkan daya dari head unit ke perangkat keluaran suara.

Harga modifikasi audio beragam, tergantung kualitas. Selain itu, ada juga ongkos pemasangan.

Bila sekedar mengganti speaker, tweeter, menambah subwoofer dan power audio tanpa mengganti head unit, kamu bisa siapkan uang sekitar Rp 5 juta.

Tetapi, sebelum menambah atau modifikasi audio, ada baiknya kamu konsultasikan dulu pada modifikator audio berpengalaman dan terpercaya.

Hal ini agar suara yang dihasilkan sesuai dengan keinginanmu sebagai pemilik mobil, serta sistem kelistrikan mobil juga aman.