Apa Itu Hedonic Treadmill dan Bagaimana Cara Mengatasinya?

By Amalia Kartika - Juli 23, 2021

Hedonic treadmill bikin kebahagiaan jadi terasa kurang cukup. Yuk, kenali hedonic treadmill dan cara mengatasinya.

hedonic treadmill

Apakah kamu pernah mengalami di mana kamu bisa mewujudkan apa yang diinginkan tapi masih belum terasa cukup? Bisa jadi kamu mengalami yang namanya hedonic treadmill.

Awalnya, kamu berharap untuk mencapai kebahagiaan yang dicari. Namun, saat semua itu sudah terwujud ada saja yang terasa kurang.

Padahal sebelumnya mungkin kamu sudah membayangkan betapa bahagianya kamu ketika mendapatkan sesuatu yang telah diidamkan sejak lama.

Lantas, apa sih yang dimaksud dengan hedonic treadmill?

Berikut penjelasannya dan bagaimana cara mengatasinya agar kamu bisa lebih bahagia menjalani rutinitas.

Apa itu hedonic treadmill?

Hedonic treadmill adalah kecenderungan seseorang untuk tetap berada pada level kebahagiaan yang relatif stabil dan tidak berubah meskipun sudah mencapai tujuan atau kesuksesan.

Konsep hedonic treadmill pertama kali ditemukan oleh Brickman and Campbell pada tahun 1971. Awalnya, dikenal dengan istilah hedonic adaptation.

Baca juga: Tips yang Bikin Kamu Mandiri Secara Finansial di Usia Muda

Lalu, 20 tahun kemudian atau pada tahun 90an, Michael Eysenck membandingkan konsep hedonic adaptation seperti sebuah treadmill. Dari itu lahirlah konsep hedonic treadmill.

Jika diartikan per kata, hedonic berarti bahagia, kesenangan atau mencari kesenangan, sedangkan treadmill adalah alat olahraga untuk berlari atau berjalan di tempat.

Banyak orang yang yakin kalau standar hidup yang meningkat akan berdampak pula pada kebahagiaan mereka.

Maka dari itu banyak yang rela melakukan apapun untuk meningkatkan standar hidupnya dan meraih kebahagiaan.

Baca juga: 5 Cara Kredit Mobil Baru dengan Aman dan Mudah

Tetapi pada kenyataannya, apa yang dirasakan hanyalah semu dan kebahagiaan berjalan di tempat, layaknya sedang berada di atas treadmill.

Jadi, seolah kamu sedang mengejar sesuatu padahal hanya berlari di tempat.

Cara mengatasi hedonic treadmill

Buat kamu yang sedang mengalami hedonic treadmill, mungkin merasa terganggu dengan adanya hal tersebut.

Nah, kamu dapat meminimalisir dan mengatasinya dengan melakukan beberapa hal berikut.

1. Lihat kembali perencanaan keuangan

Kondisi keuangan bisa jadi punya pengaruh terhadap hedonic treadmill yang dialami. Jadi, cobalah untuk memeriksa kondisi keuanganmu.

Baca juga: 7 Cara Melunasi Utang yang Menumpuk, Susah Tapi Realistis

Cek apakah kamu sudah menabung dengan cukup atau belum, apakah ada pengeluaran yang perlu dikurangi atau tidak. Bila perlu, atur kembali perencanaan keuangan.

2. Terapkan mindfulness

Demi meminimalisir hedonic treadmill, cobalah untuk menerapkan mindfulness, yaitu semacam meditasi yang dapat membantu meningkatkan rasa kesejahteraan dan mindset positif.

Kamu jadi akan lebih sadar dengan apa yang terjadi di sekitar, apa yang sebenarnya diinginkan, dan menerima suatu perasaan dan pikiran. Mindfulness juga dapat membantumu lebih tenang.

3. Mengembangkan diri

Perbanyak dan variasikan kegiatan sehari-harimu untuk mencegah kebosanan dan membantu agar tidak mengalami hedonic treadmill.

Luangkan waktu untuk menjalani hobi yang kamu minati.

Baca juga: Pekerjaan Freelance dengan Bayaran Besar untuk Fresh Graduate, Mau?

Hobi tidak hanya mampu menciptakan suatu kepuasan, tetapi juga dapat membuatmu lebih fokus dan tenang.

Kamu juga bisa mengembangkan kemampuan tertentu dengan mengikuti kelas atau kursus via online.

Berita Terkait

Author