6 Fitur Canggih di Mobil yang Jarang Digunakan

By Arris Riehady - Februari 26, 2019

Seiring perkembangan teknologi, pabrikan mobil pun saling berlomba menanamkan fitur-fitur yang memanjakan pengemudi dan penumpang. Sayangnya, ternyata masih banyak fitur di mobil yang jarang digunakan di Indonesia. Apa saja itu?

Sebagai pemilik mobil, apa Anda hafal semua fitur dan fungsi yang ada di mobil tersebut? Apa Anda gunakan juga untuk menunjang aktivitas mengemudi atau saat menjadi penumpang?

 

Tidak semua pemilik mobil hafal dan tahu fungsi fitur yang ada di mobilnya. Hal ini karena jarangnya orang yang membaca manual book atau buku petunjuk mobil terkait perawatan, fitur, dan cara menggunakan semua kelengkapan mobil.

 

Mungkin karena malas membaca buku, sehingga pemilik mobil lebih suka bertanya langsung pada yang ahli atau mencari informasi tentang fitur mobilnya di Internet.

 

Tidak heran bila banyak fitur di mobil yang jarang digunakan, berikut di antaranya.

fitur di mobil yang jarang digunakan

1. ISOFIX

Negara-negara maju seperti di Eropa, Australia, Amerika Serikat, bahkan Brasil, child safety seat atau child seat wajib digunakan bagi keluarga yang berpergian dengan mobil bersama anak.

 

Bagaimana dengan Indonesia? Sayangnya child seat ini belum populer untuk digunakan. Padahal hampir semua mobil di negara tercinta ini sudah dibekali dengan fitur keselematan ISOFIX.

 

ISOFIX sendiri merupakan kependekan dari International Standard Organizations FIX (standar keselamatan internasional). Jadi, ISOFIX bukan nama produk tapi sebuah standar keselamatan. Biasanya letaknya ada di bagian bawah sandaran jok penumpang baris kedua.

 

Fungsi ISOFIX ini tak hanya untuk mengaitkan car seat tapi juga mencega anak dari cedera fatal bila terjadi kecelakaan. Karena postur tubuh anak belum sesuai untuk sabuk pengaman jok mobil.

fitur di mobil yang jarang digunakan

2. Sabuk pengaman jok belakang

Jujur, jika jadi penumpang dan duduk di jok belakang apa Anda pakai sabuk pengaman?

 

Kebanyakan fitur keselamatan ini memang jarang digunakan. Padahal fungsinya tidak berbeda dengan sabuk pengaman di jok barisan depan, yakni meminimalisir cedera jika terjadi kecelakaan.

 

Bahkan resiko cedera lebih besar terjadi pada penumpang jok belakang, pasalnya tidak semua mobil dilengkapi airbag hingga titik belakang ini. Hanya mobil-mobil mewah saja yang jok belakangnya ada fitur keselamatan airbag, itu pun tidak menjamin keselamatan hingga 100 persen.

 

Jika terjadi tabrak depan dengan kecepatan tinggi dan penumpang belakang tidak menggunakan sabuk pengaman, maka ia bisa saja terpental ke depan. Tentu saja, cedera parah atau kematian sulit dihindari dari kondisi tersebut.

 

Berdasarkan data dari National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA), lebih dari 15.000 jiwa pengguna mobil di setiap tahun selamat dari kecelakaan lalu lintas karena menggunakan sabuk pengaman.

fitur di mobil yang jarang digunakan

Berita Terkait

Author

What (apa), Who (siapa), When (kapan), Where (dimana), Why (kenapa), dan How (bagaimana). Suka kecepatan dan ketinggian. I am @arristoocrazy!