5 Tips Investasi Logam Mulia yang Cocok Buat Jangka Panjang

investasi logam mulia bisa jadi investasi yang bagus untuk jangka panjang. Tertarik mencobanya? Baca dulu tipsnya berikut ini.

investasi logam mulia

Investasi bisa dilakukan dalam bentuk apapun, mulai dari saham, deposito, reksadana, sampai logam mulia. Investasi logam mulia berupa emas jadi yang banyak dipilih oleh masyarakat.

Sebab, emas merupakan investasi yang harganya cenderung mengalami kenaikan dari tahun ke tahun dan jarang mengalami penurunan drastis.

Maka dari itu, investasi logam mulia cocok bagi para investor yang suka berinvestasi dengan nilai risiko rendah.

Buat kamu yang tertarik berinvestasi emas, berikut tips supaya investasi logam mulia kamu bisa menguntungkan.

Tentukan tujuan investasi logam mulia

Setiap investasi yang dilakukan tentunya harus memiliki tujuan. Kalau tak ada tujuannya, kamu tidak dapat mengukur pencapaian yang ingin diraih.

Baca juga: Menabung dan Investasi, Mana yang Harus Didahulukan?

Tentukan terlebih dahulu investasi logam mulia kamu akan digunakan untuk apa, misalnya dana pensiun, tabungan nikah, atau mungkin sebagai modal untuk berbisnis.

Nah, dengan menentukan tujuan investasi, kamu juga bisa tahu berapa pendapatan yang akan disisihkan untuk berinvestasi.

Nantinya, kamu juga dapat membuat rencana berapa besaran emas yang akan diinvestasikan dalam periode waktu tertentu.

Lakukan dengan cara klasik

Berinvestasi logam mulia caranya cukup sederhana, tinggal menggunakan cara klasik yang sudah diterapkan orangtua sejak lama.

Cara klasik itu adalah membeli emas pada saat harganya sedang turun atau murah, kemudian menjualnya ketika harganya naik.

Baca juga: 5 Hal yang Mempengaruhi Harga Emas Naik atau Turun

Dengan begitu, kamu bisa mendapatkan keuntungan dari selisih yang besar.

Maka dari itu, kamu perlu mengecek pergerakan harga emas secara rutin jika ingin berinvestasi emas.

Hal ini akan membantumu menentukan waktu yang tepat kapan harus membeli atau menjual kembali emas.

Buat tabungan emas

Tips investasi logam mulia lainnya adalah dengan membuat tabungan emas. Bagi yang serius dalam berinvestasi emas, kamu bisa menabung emas 1 gram setiap bulannya.

Setelah terkumpul banyak, dapat dijual di saat yang tepat dan digunakan untuk berbagai keperluan atau memenuhi tujuan investasi.

Baca juga: Strategi Jitu Menghadapi Krisis Finansial dengan Cepat

Keuntungan menabung emas adalah nilai dan harganya tidak akan terpengaruh oleh inflasi.

Meskipun sedang terjadi inflasi, harga emas justru akan cenderung naik. Oleh karena itu, banyak investor yang setidaknya berinvestasi emas karena bisa jadi penolong pada saat krisis terjadi.

Pilih emas batangan

Dalam berinvestasi emas, kamu bisa memilih mau investasi perhiasan  atau emas batangan. Tetapi, sangat disarankan untuk memilih emas batangan.

Harga perhiasan emas biasanya sudah termasuk biaya pembuatannya dan punya porsi yang cukup besar hingga 20-30%. 

Baca juga: 3 Alasan Suatu Negara Tidak Mencetak Uang Sebanyak-banyaknya

Emas batangan di Indonesia diproduksi oleh PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (Antam). Emas Antam punya ciri-ciri khusus sehingga sulit untuk dipalsukan.

Masing-masing emas memiliki sertifikat yang menjelaskan dimensi, berat, kadar kemurnian, serta nomor seri dari emas tersebut.

Sebaiknya, beli emas di tempat terpercaya untuk menghindari risiko penipuan.

Pakai sistem forex trading

Kamu dapat menggunakan sistem forex trading jika ingin berinvestasi emas batangan Antam.

Jika menggunakan cara ini, kamu akan menjadikan emas batangan sebagai modal berbisnis atau deposit trading.

Baca juga: 8 Cara Mendapatkan Passive Income yang Cocok untuk Anak Muda 

Nantinya, emas akan digadaikan dan jadi modal untuk trading. Namun, berinvestasi emas dengan sistem forex trading punya tantangan yang sama seperti investasi saham, yaitu risikonya tinggi.

Itulah lima tips investasi logam mulia bagi yang ingin mencoba berinvestasi jangka panjang. Berinvestasi apapun dibutuhkan kesabaran, tetapi nanti hasilnya pasti akan menguntungkan kamu.

Selamat mencoba!