Cara Menghitung dan Mengurus Denda Pajak Kendaraan Online

By Ferdi Julias - Oktober 1, 2020

Bila kamu tidak memiliki waktu untuk mengurus denda pajak kendaraan, sekarang kamu bisa melakukannya secara online.

denda pajak kendaraanSeluruh pemilik kendaran bermotor wajib membayar pajak setiap tahun. Tanggal dan besarnya pajak yang harus dibayarkan sudah tertera di Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) kamu.

Jika melebihi waktu dan tanggal yang telah ditentukan, pemilik kendaraan akan dikenakan sanksi berupa denda. Besaran denda pajak kendaraan yang dikenakan berbeda-beda, tergantung dari besar dan waktu keterlambatannya.

Namun, cara penghitungannya tetap sama. Rumus untuk menghitung denda pajak kendaraan bermotor adalah sebagai berikut.

Denda keterlambatan 2 hari – 1 bulan dikenakan denda sebesar 25%.

Keterlambatan 2 bulan: PKB x 25% x 2/12 + denda SWDKLLJ

Keterlambatan 6 bulan: PKB x 25% x 6/12 + denda SWDKLLJ

Keterlambatan 1 tahun: PKB x 25% x 12/12 + denda SWDKLLJ

Keterlambatan 2 tahun: 2 x PKB x 25% x 12/12 + denda SWDKLLJ

Baca juga: Cara Blokir STNK Online untuk Mobil yang Sudah Dijual

SWDKLLJ adalah singkatan dari Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan. Denda SWDKLLJ bagi motor adalah sebesar Rp32.000, sedangkan mobil Rp100.000.

Kemudian, untuk prosesnya, kamu tinggal mengisi formulir, lalu menyerahkannya ke loket yang sudah ditentukan beserta fotokopi KTP, STNK, dan BPKB untuk mendapatkan Surat Ketetapan Pajak.

Setelah itu, kamu harus membayar SWDKLLJ beserta denda. Lalu mengambil berkas yang diserahkan tadi dengan menunjukkan surat bukti telah melunasi tunggakan.

Jika sudah, kamu tinggal mengambil surat setoran pajak daerah PKB/BBN-KB di loket yang sudah ditentukan, lalu melakukan pembayaran pajak di kasir dan selesai. Kamu bisa membawa pulang STNK kendaraanmu.

Berita Terkait

Author