Pakai Masker Saat Nyetir Mobil Sendiri, Perlu atau Tidak?

Apakah pengendara harus tetap pakai masker saat nyetir mobil sendiri? Yuk simak penjelasannya berikut ini.

Sejak awal pandemi, pemerintah telah menghimbau masyarakat agar menaati protokol kesehatan demi menekan penyebaran virus corona, salah satunya adalah penggunaan masker.

Masyarakat diwajibkan menggunakan masker ketika melakukan aktivitas di luar rumah, tidak terkecuali saat berpergian dengan mobil.

Beberapa waktu lalu sempat viral foto yang beredar di media sosial. Foto tersebut memperlihatkan petugas yang menindak pengemudi tidak menggunakan masker, dengan kondisi di mana pengemudi tersebut hanya sendirian di dalam mobil.

Foto tersebut akhirnya membuat banyak masyarakat yang mempertanyakan, perlukah pakai masker saat nyetir mobil sendiri?

Baca juga: Berapa Lama Virus Corona Dapat Bertahan di Eksterior Mobil?

Aturan penggunaan masker sudah diatur dalam Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 88 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar. 

Pada pasal 18 ayat (4) disebutkan bahwa masyarakat yang menggunakan mobil pribadi diwajibkan memakai masker.

Memang, resiko penularan virus corona saat sendirian di dalam mobil terbilang sangat kecil. Selama tidak ada orang lain di sekitar, berarti potensi terpapar corona akan semakin kecil.

Peraturan terkait penggunaan masker bisa kamu simak berikut ini.

  1. Digunakan hanya untuk pemenuhan kebutuhan pokok dan/atau aktivitas lain yang diperbolehkan selama PSBB.
  2. Melakukan disinfeksi kendaraan setelah selesai digunakan.
  3. Menggunakan masker di dalam kendaraan.
  4. Tidak berkendara jika sedang mengalami suhu badan di atas normal atau sakit.
  5. Membatasi kapasitas angkut mobil penumpang perseorangan paling banyak untuk dua orang per baris kursi, kecuali dengan penumpang berdomisili di alamat yang sama.

Baca juga: 5 Tips Menyimpan Perkakas dan Barang di Garasi Mobil

Sebagai upaya memutus penularan virus corona, apabila ada yang kedapatan melanggar ketentuan tersebut, mereka akan dikenakan sanksi sosial selama satu jam atau denda paling banyak Rp 250 ribu dan dilakukan secara berjenjang.

Aturan tersebut juga wajib ditaati oleh penumpang kendaraan mobil. Meski resiko penularan corona saat sendirian di dalam mobil terbilang sangat kecil, kamu juga perlu memastikan kalau kabin mobilmu aman. 

Baca juga: Cara Mudah Antisipasi Penularan Virus COVID-19 Saat dalam Perjalanan

Selain itu, hal tersebut juga hanya berlaku jika kamu tidak membuka jendela mobil, memahami cara menyimpan masker secara baik dan benar, bisa terjangkau apabila sewaktu-waktu diperlukan, serta tidak berkontak dengan satu orang pun.

Demi kesehatan, lebih baik pakai masker saat nyetir mobil sendiri

Oleh karena itu, pakai masker saat nyetir sendiri akan lebih mengurangi resiko penularan Covid-19. Hal ini sebagai bentuk antisipasi apabila kamu harus tiba-tiba membuka kaca mobil dan melakukan kontak dengan orang lain. 

Pakai masker saat nyetir sendiri akan membuat kamu terhindar dari risiko melakukan kontak dengan orang lain di luar mobil tanpa menggunakan perlindungan.

Dengan kata lain, memakai pakai masker saat nyetir sendiri merupakan salah satu bentuk perlindungan diri dan langkah paling aman untuk dilakukan selama masa pandemi.

Baca juga: Apakah Asuransi Dapat Menerima Klaim Virus Corona?

Berikut adalah kondisi-kondisi tertentu penggunaan masker saat berada di dalam mobil dari sisi medis

  • Berada di dalam mobil dengan orang lain yang tidak satu rumah (seperti saat naik kendaraan umum, termasuk taksi dan taksi online).
  • Jika sedang sakit dan ada orang lain yang berada di dalam mobil yang sama; termasuk keluarga satu rumah.
  • Jika perlu berinteraksi keluar masuk mobil (misalnya pekerja pengantar logistik atau harus pergi ke beberapa toko maupun tempat sekaligus).

Saat menggunakan masker, hindarilah membuka dan memasang masker berkali-kali. Sebab hal tersebut dapat mengurangi efektivitas perlindungannya.

Hal ini karena ketika membuka dan memasang masker, tangan akan refleks menyentuh masker. Sementara tangan merupakan media yang paling sering dihinggapi virus maupun kuman. 

Sehingga bukan tidak mungkin virus atau kuman tersebut berpindah ke masker saat kita membuka tutup masker. Oleh karenanya, saat melakukan perjalanan dengan mobil, baik sendirian maupun membawa penumpang, sangat disarankan untuk tetap menggunakan masker. Tujuannya adalah agar kamu tak terlalu sering menyentuh masker dan mengurangi efektivitas perlindungannya.

Dengan kata lain, aturan pakai masker saat nyetir mobil sendiri sebenarnya tidak ada dasar hukumnya. Namun, dari sisi medis dan kesehatan, para pengemudi sebaiknya tetap pakai masker saat nyetir mobil sendiri.

Tak hanya itu, agar lebih aman, wajib pula hukumnya untuk menjaga kebersihan cabin mobil agar terhindar dari paparan virus corona.