Mencuci Mobil, Baiknya Dimulai dari Kaki-kaki atau Bodi?

Urutan mencuci mobil memang seringkali membingungkan. Yuk, simak ulasannya berikut ini agar tidak bingung lagi.

mencuci mobil

Agar mobil tetap enak dipandang serta nyaman digunakan, kebersihan tentu menjadi salah satu perhatian, baik dari kebersihan interior maupun eksterior.

Namun, terkadang sebagian pemilik mobil bingung harus mulai darimana saat mencuci mobil, kaki-kaki atau bodi? Meski terlihat sepele, namun bisa berpengaruh pada hasil akhir, baik jangka pendek maupun jangka panjang.

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat mencuci mobil. Pertama, mobil harus dicuci secara rutin, sekitar seminggu sekali.

Baca Juga: 5 Alasan Kenapa Cuci Mobil Sendiri Lebih Baik

Lalu, mencuci mobil sebaiknya memperhatikan titik paling kotor terlebih dahulu ketimbang area yang terlihat lebih bersih.

Area yang paling kotor pada mobil adalah kaki-kaki. Jadi, sebelum membersihkan bodi mobil, lebih baik pastikan bagian bawah mobilmu sudah bersih terlebih dulu.

Setelah kaki-kaki seperti pelek dan kolong fender sudah bersih, langkah selanjutnya yakni mencuci bodi mobil dengan wadah dan busa yang baru.

Proses pencucian bodi adalah dari atap menuju kaca mobil. Kemudian, pilihlah bagian-bagian yang akan dicuci selanjutnya, apakah bonnet, pintu, atau bumper.

Gunakan clay bar agar dapat menyerap kotoran dengan cepat

Clay bar adalah benda fleksibel layaknya karet yang berbentuk kotak dan berfungsi untuk mengangkat residu-residu yang menempel pada body mobil. Tetapi, clay bar tidak boleh jatuh ke tanah karena dikhawatirkan ada pasir atau kerikil yang menempel sehingga akan menimbulkan goresan pada cat mobil ketika dipakai.

Baca Juga: Berapa Lama Virus Corona Dapat Bertahan di Eksterior Mobil?

Cara menggunakannya cukup mudah. Keluarkan clay bar dari plastiknya, lalu kamu dapat memotongnya menjadi beberapa bagian agar ukurannya tidak terlalu besar. Setelah itu, bentuk clay menjadi pipih.

Gunakan clay yang sudah berbentuk pipih tersebut pada body mobil yang sudah dibasahi. Usapkan secara merata dan lebih baik secara vertikal. Setelah diusapkan, clay akan berubah warna menjadi hitam, cokelat, atau abu-abu sesuai dengan kotoran yang diserapnya.

Jika bodi dan kaki-kaki sudah dibilas dengan air bertekanan, selanjutnya segera keringkan dengan kanebo. Karena jika tidak dikeringkan akan menimbulkan kerak mineral atau jamur dari sisa air bilasan.

Lakukan poles dan waxing agar mobil makin kinclong

Tahap selanjutnya adalah poles mobil kamu untuk menghilangkan warna kusam yang melekat pada body. Namun, memoles mobil dapat membuat cat menjadi tipis karena terkikis oleh polesan tersebut.  Jadi, jangan terlalu sering memoles mobil jika memang tidak dibutuhkan.

Lebih baik gunakan wax untuk merawat dan memberikan perlindungan pada cat mobil. Caranya sangat mudah, yaitu dengan menggunakan spon khusus untuk membalurkan wax ke bagian-bagian yang diinginkan.

Baca juga: Apakah Asuransi Dapat Menerima Klaim Virus Corona?

Lalu, gosokkan wax tersebut dengan cara memutar, vertikal, atau horizontal sesuai dengan kebutuhan. Biasanya, pada salon mobil profesional, mereka akan menggunakan mesin yang bergerak memutar untuk menggosokkan wax.

Tetapi hal tersebut tidak mutlak, Kamu juga dapat melakukannya dengan menggunakan bahan yang lembut. Gunakan juga lap berbahan microfiber untuk membersihkan wax tersebut pada tahap akhir.

Kamu juga dapat menambahkan nano ceramic coating pada permukaan cat yang sudah diberi wax untuk memberikan proteksi pada cat mobil dari sinar ultra violet agar warna kinclong mobil dapat bertahan lebih lama.

Saat #dirumahaja, kamu dapat melakukan langkah-langkah mencuci mobil, poles, dan waxing sendiri di rumah tanpa harus pergi ke salon mobil. Selamat mencoba!