Pengertian Sparepart Mobil Fast Moving dan Slow Moving

Sparepart mobil terbagi jadi fast dan slow moving. Apa perbedaan keduanya? Cek yuk di sini untuk perawatan dan waktu gantinya!

sparepart mobil

Pentingnya peran sparepart mobil fast moving dalam mobil tidak boleh diremehkan. Pasalnya sparepart mobil ini memiliki masa pakai yang lebih cepat daripada sparepart mobil slow moving.

Apakah kamu sudah mengetahui perbedaan keduanya? Sparepart mobil fast moving adalah bagian onderdil mobil kendaraan yang memiliki masa pakai cepat atau harus lebih sering diganti.

Sebaliknya, yang dimaksud dengan sparepart mobil slow moving pada mobil adalah onderdil mobil yang memiliki masa pakai cukup lama. 

Baca juga: Risiko yang Mengintai Jika Mobil Jarang Servis

Apa sajakah yang termasuk dalam kategori sparepart mobil fast moving dan sparepart mobil slow moving

Sparepart mobil fast moving

sparepart mobil

Busi

Busi bertugas menghasilkan percikan api ke dalam ruang bakar mesin. Api akan dipakai dalam pembakaran bensin dan udara untuk menghasilkan tenaga.

Baca juga: Mitos atau Fakta, Busi Iridium Mobil Bisa Tambah Tenaga?

Busi sebaiknya rutin dibersihkan setiap pemakaian 1.000 kilometer. Busi juga harus diganti setiap 20.000 kilometer atau jika mulai dirasakan kinerjanya kurang maksimal.

Penggantian busi tidak memerlukan biaya mahal. Harga busi untuk Toyota New Yaris berkisar Rp 30 ribu per buah merek NGK. Untuk merek Denso harganya Rp 20 ribu per buah, sedangkan busi standar orisinal Toyota harganya Rp 15 ribu per buah.

filter oli

Filter oli

Fungsi dari onderdil mobil ini adalah menyaring oli mesin dari kotoran. Mengapa oli harus disaring? Pasalnya, oli yang digunakan dalam waktu tertentu rentan bercampur dengan kotoran.

Baca juga: Benarkah Ganti Oli jadi Perawatan Mobil Paling Mudah dan Murah?

Masa pakai filter oli adalah setiap 10.000 kilometer. Ada juga yang mengganti filter oli setiap 2 kali penggantian oli mesin, hal ini dilakukan agar lebih mudah mengingat jadwalnya.

Harga filter oli untuk Toyota All New Avanza dan Daihatsu All New Xenia cukup terjangkau, kurang lebih berkisar Rp 50 ribuan. 

filter udara

Filter udara

Bagian yang satu ini bertugas untuk menyaring udara yang masuk ke dalam ruang bakar. Udara yang digunakan dalam proses pembakaran harus benar-benar bersih sehingga tidak menyumbat sistem injeksi atau karburator. 

Baca juga: Salah Modifikasi dan Aksesoris Bisa Bikin Mobil Boros Bensin, Benarkah?

Filter udara wajib dibersihkan setiap 15.000 kilometer. Cara membersihkan cukup dicuci dan direndam air sabun, lalu dikeringkan. Jika terdapat bagian filter yang sobek atau terkoyak, sebaiknya ganti baru.

Harga saringan udara untuk mobil Toyota New Kijang Innova yaitu Rp 150 ribu. Untuk harga saringan udara Toyota Vios, Toyota New Yaris dan Toyota All New Rush berkisar Rp 100 ribuan. 

kampas rem mobil

Kampas rem

Onderdil mobil ini punya tugas untuk menekan bagian cakram atau dinding tromol bagian dalam. Tekanan ini akan membuat daya gesek dan mampu memperlambat putaran roda mobil.

Baca juga: Sering Telat Ganti Kampas Rem Mobil, Apa Efeknya?

Umumnya, kampas rem diganti saat memasuki jarak tempuh 20.000 kilometer. Harganya cukup terjangkau, misal untuk Daihatsu New Ayla harga kampas rem depan Rp 110 ribuan. 

ban mobil perlu dirotasi

Sparepart mobil slow moving

Untuk sparepart mobil slow moving pada mobil juga tetap harus dilakukan penggantian jika masa pakainya telah mencapai jarak atau usia tertentu.

Beberapa onderdil mobil yang termasuk dalam sparepart mobil slow moving pada mobil antara lain adalah aki mobil, lampu utama mobil, bagian kaki-kaki atau suspensi mobil, ban mobil dan banyak lagi.

Baca juga: Suspensi Mobil Keras, Apa Keuntungan dan Kerugiannya?

Semua onderdil mobil, baik yang termasuk sparepart mobil fast moving atau slow moving wajib dirawat dan diperhatikan usia pemakaiannya. Jangan sampai telat mengganti onderdil mobil tersebut, agar kenyamanan dan keamanan tetap terjaga.

Jangan lupa untuk selalu merawat dan mengganti onderdil mobil tersebut pada bengkel resmi ya! Hindari kanibalisme atau pemakaian onderdil mobil yang tidak sesuai peruntukan demi hindari kerugian di kemudian hari.