Regulasi Warna Lampu Kendaraan yang Berlaku di Indonesia

By Arris Riehady - May 20, 2020

Jangan asal pasang warna lampu pada kendaraan, ada aturannya. Ini regulasi warna lampu di Indonesia.

regulasi warna lampu kendaraan

Lampu menjadi bagian yang cukup penting, khususnya saat berkendara di malam hari maupun dalam cuaca hujan dan berkabut. Tentunya, lampu sangat membantu visualisasi pengemudi untuk melihat keadaan jalan dengan jelas, serta sebagai penanda bagi pengemudi lainnya.

Teknologi lampu pada kendaraan semakin hari semakin pesat perkembangannya. Hal ini sejalan dengan penggunaannya yang tidak hanya sebagai sarana penerang jalan, tapi juga sebagai sarana keselamatan.

Lampu memiliki berbagai macam warna sesuai dengan fungsinya, ada yang merah, kuning, dan putih.

Baca juga: Cara Mengubah Mika Lampu Mobil yang Kusam Menjadi Baru

Bukan tanpa alasan mengapa tiap fungsi lampu berbeda-beda. Selain menjadi standar internasional, penggunaan warna lampu sudah memiliki aturannya sendiri di Indonesia.

Regulasi warna lampu kendaraan

Selama mengikuti aturan yang berlaku, pemilik kendaraan boleh saja melakukan modifikasi pada lampu mobil. Modifikasi yang paling umum belakangan ini adalah mengganti lampu bohlam dengan LED karena dianggap lebih modern, awet, dan hemat daya.

Namun, jangan sekali-kali mengganti warna lampu yang tidak sesuai dengan aturan. Regulasi warna lampu kendaraan tertuang dalam Pasal 23 PP Nomor 55 Tahun 2012 tentang Kendaraan.

Baca juga: Melirik Teknologi Halogen, HID, dan LED pada Lampu Utama Mobil

Berikut regulasi warna lampu kendaraan yang berlaku di Indonesia.

  1. Lampu utama dekat berwarna putih atau kuning muda;
  2. Lampu utama jauh berwarna putih atau kuning muda;
  3. Lampu penunjuk arah berwarna kuning tua dengan sinar kelap-kelip;
  4. Lampu rem berwarna merah;
  5. Lampu posisi depan berwarna putih atau kuning muda;
  6. Lampu posisi belakang berwarna merah;
  7. Lampu mundur dengan warna putih atau kuning muda kecuali untuk sepeda motor;
  8. Lampu penerangan tanda nomor kendaraan bermotor di bagian belakang kendaraan berwarna putih;
  9. Lampu isyarat peringatan bahaya berwarna kuning tua dengan sinar kelap-kelip;
  10. Lampu tanda batas dimensi kendaraan bermotor berwarna putih atau kuning muda untuk kendaraan bermotor yang lebarnya lebih dari 2.100 milimeter untuk bagian depan dan berwarna merah untuk bagian belakang;
  11. Alat pemantul cahaya berwarna merah yang ditempatkan pada sisi kiri dan kanan bagian belakang kendaraan bermotor.

Berita Terkait

Author

What (apa), Who (siapa), When (kapan), Where (dimana), Why (kenapa), dan How (bagaimana). Suka kecepatan dan ketinggian. I am @arristoocrazy!