Jangan Sampai Overheat, Ganti Air Radiator Mobil Sesuai Jadwal

By alexanderardian1 - September 16, 2019

Mengganti air radiator bisa Anda lakukan sendiri di rumah. Caranya mudah, cukup lakukan beberapa langkah di bawah ini.

Isi radiator dengan radiator coolant

Bila bagian bawah sudah ditutup dan radiator dirasa sudah bersih, isi radiator dengan cairan coolant sesuai dengan rekomendasi pabrikan.

Cairan ini merupakan cairan pendingin yang diciptakan khusus untuk menyerap panas dan mencegah korosi pada bagian mesin.

Baca juga: Kenali Jenis dan Cara Kerja Cairan Pendingin Radiator

Radiator coolant  memiliki titik beku lebih rendah dan titik didih lebih tinggi dibandingkan dengan air biasa.

Penggunan  cairan coolant dapat bertahan sekitar enam bulan atau 10 ribu kilometer. Namun, jika mesin sudah mulai gampang panas, lebih baik lakukan penggantian sesuai kebutuhan.

Jangan lupa periksa reservoir tank (tangka cadangan radiator) jika kotor, agar tidak menghambat dan air radiator dapat terdistribusi dengan baik.

Pasang kembali tutup radiator

Apabila semua proses sudah selesai dilakukan, pasang kembali tutup radiator. Pastikan radiator tertutup rapat dan kencang. Proses selesai dan mobil siap digunakan.

Bagaimana? Simpel, kan? Anda bisa mengerjakannya sendiri di rumah. Waktu yang diperlukan juga tidak lama, hanya sekitar 30 menit.

Tetapi, bila Anda masih ragu untuk mengerjakannya, lebih baik ganti air radiator di bengkel resmi, sekaligus melakukan perawatan rutin.

Sebelum pergi ke bengkel, Anda bisa melakukan booking service di Seva.id. Jadi, sesampainya di bengkel, mobil Anda bisa langsung ditangani oleh mekanik disana, dan Anda tidak perlu menunggu antrian lagi.

Jadi, cek selalu air radiator mobil Anda agar tidak terjadi overheat, yang nantinya bisa merugikan diri Anda sendiri.

Berita Terkait

Author