Berita Utama Otomotif

7 Bisnis Sampingan yang Didukung Perusahaan Besar di 2026, Bisa Dimulai Tanpa Tinggalkan Kerja Utama

Punya pekerjaan utama bukan berarti peluang menambah penghasilan harus berhenti sampai gajian berikutnya. Di 2026, semakin banyak pilihan side hustle yang bisa dikerjakan secara fleksibel, bahkan dengan dukungan ekosistem perusahaan besar. Modelnya pun beragam, mulai dari affiliate, kemitraan, menjadi mitra layanan, hingga referral produk keuangan.

Buat kamu yang ingin mencari bisnis sampingan yang didukung perusahaan besar, model seperti ini bisa menjadi pilihan menarik karena tidak selalu mengharuskanmu membangun produk, merek, atau sistem bisnis sendiri dari nol. Beberapa program bahkan menyediakan platform, sistem pengajuan, dashboard, hingga berbagai bentuk dukungan untuk mitranya.

Meski begitu, setiap program memiliki persyaratan, cara kerja, dan potensi penghasilan yang berbeda. Jadi, penting memilih model bisnis yang sesuai dengan waktu luang, jaringan, kemampuan, dan modal yang tersedia.

Berikut tujuh pilihan bisnis sampingan yang bisa dipertimbangkan pada 2026.

Baca juga : Kenali SEVA DanaPlus, Layanan Resmi SEVA untuk Pinjaman Jaminan BPKB Mobil

1. Menjadi Teman SEVA untuk Mendapatkan Insentif dari Referral

Teman SEVA

Salah satu pilihan bisnis sampingan yang didukung perusahaan besar yang menarik untuk dipertimbangkan pada 2026 adalah program Teman SEVA.

Teman SEVA merupakan program kemitraan yang memungkinkan anggotanya mendapatkan penghasilan tambahan dengan mereferensikan calon pelanggan untuk produk pinjaman dana dengan jaminan BPKB mobil SEVA DanaPlus. Aktivitas ini dapat dilakukan secara fleksibel sehingga bisa dijalankan tanpa harus meninggalkan pekerjaan utama.

Cara kerjanya cukup sederhana. Kamu bisa memanfaatkan jaringan pertemanan, keluarga, komunitas, maupun koneksi profesional untuk menemukan orang yang sedang membutuhkan dana dan memiliki mobil yang BPKB-nya dapat dijadikan jaminan.

Alurnya kurang lebih seperti berikut:

  1. Bergabung sebagai Teman SEVA.
  2. Menemukan calon nasabah yang membutuhkan dana.
  3. Membantu calon nasabah mendapatkan informasi mengenai produk pinjaman dana dengan jaminan BPKB mobil.
  4. Calon nasabah mengajukan pembiayaan sesuai ketentuan.
  5. Pengajuan diproses dan dinilai oleh pihak pembiayaan.
  6. Jika pengajuan berhasil sampai pencairan, referral dapat memperoleh insentif sesuai ketentuan program.

Yang membuat model ini menarik adalah kamu tidak perlu membuat produk keuangan sendiri. Aktivitas referral didukung oleh sistem yang sudah tersedia, termasuk dashboard untuk simulasi pembiayaan, pengajuan customer, dan pemantauan status.

Ada Bonus Aplikasi dan Bonus Progresif

Teman SEVA memiliki dua jenis insentif yang perlu dipahami sebelum bergabung.

Pertama, Bonus Aplikasi sebesar 1% hingga 5% dari pokok hutang final yang disetujui. Bonus ini diberikan ketika calon nasabah yang direferensikan berhasil memperoleh pencairan dana.

Sebagai ilustrasi, jika pokok hutang final yang disetujui mencapai Rp100 juta dan bonus yang berlaku sebesar 5%, maka perhitungannya menjadi:

Rp100.000.000 × 5% = Rp5.000.000

Namun, angka tersebut hanya contoh berdasarkan skema bonus 5%. Besaran aktual mengikuti paket, tenor, pokok hutang final, dan ketentuan program yang berlaku.

Kedua, terdapat Bonus Progresif sebesar 0,75% hingga 2% dari total nilai pokok hutang dalam satu bulan. Untuk memperoleh bonus ini, terdapat ketentuan minimal dua referral valid dengan total pokok hutang Rp100 juta dalam satu bulan. Pembayarannya dilakukan pada tanggal 5 setiap bulan sesuai ketentuan program. Insentif yang diterima juga dikenakan pajak penghasilan sesuai peraturan yang berlaku.

Regular atau Plus, Mana yang Lebih Cocok?

Pada 2026, Teman SEVA tersedia dalam dua pilihan keanggotaan, yaitu Regular dan Plus.

Teman SEVA Regular berfokus pada aktivitas referral produk SEVA. Persyaratan utamanya mencakup pengisian formulir pendaftaran, KTP, Kartu Keluarga, NPWP, serta rekening Bank Saqu.

Sementara itu, Teman SEVA Plus memiliki fokus tambahan pada pengembangan jaringan. Selain dokumen dasar, terdapat ketentuan menyimpan dana minimal Rp500.000 di Bank Saqu. Benefit yang tercantum mencakup Bonus Aplikasi dan Bonus Progresif serta peluang bonus jaringan hingga tujuh lapis. Namun, fitur bonus jaringan tersebut masih berstatus coming soon sehingga mekanisme dan penerapannya tetap perlu mengikuti ketentuan terbaru dari program.

Jika kamu punya jaringan yang cukup luas dan sering bertemu orang yang membutuhkan solusi dana, program ini bisa menjadi salah satu pilihan bisnis sampingan yang didukung perusahaan besar untuk dicoba.

Tertarik mencoba model referral yang fleksibel? Kamu bisa mempelajari mekanisme dan mendaftar melalui Teman SEVA.

2. Menjadi Affiliate Marketplace

Affiliate marketing masih menjadi salah satu model side hustle yang relatif mudah dimulai pada 2026, terutama bagi orang yang sudah aktif menggunakan media sosial.

Konsepnya sederhana: kamu mempromosikan produk melalui tautan khusus, kemudian mendapatkan komisi apabila terjadi transaksi yang memenuhi ketentuan program.

Salah satu contoh yang masih tersedia adalah Shopee Affiliate. Program ini memungkinkan peserta membagikan tautan produk melalui media sosial. Shopee mencantumkan komisi hingga 4% untuk pesanan tertentu, dengan tambahan komisi dari produk yang memenuhi ketentuan Komisi XTRA.

Model ini cocok untuk pekerja kantoran, mahasiswa, content creator, atau pengguna media sosial yang sudah memiliki audiens. Kamu tidak perlu menyimpan stok karena proses produk, pembayaran, dan pengiriman dilakukan melalui ekosistem marketplace.

Meski terlihat sederhana, hasil affiliate tetap bergantung pada jumlah audiens, kualitas konten, relevansi produk, dan transaksi yang tervalidasi. Jadi, affiliate sebaiknya tidak dianggap sebagai penghasilan instan.

3. Menjadi Mitra Pengemudi Platform Transportasi Online

Kalau memiliki kendaraan dan ingin memanfaatkan waktu luang secara lebih aktif, menjadi mitra pengemudi juga bisa menjadi pilihan.

Grab, misalnya, menyediakan program kemitraan pengemudi untuk layanan GrabCar dan GrabBike. Pendaftaran dilakukan melalui aplikasi GrabDriver dan calon mitra harus memenuhi persyaratan serta proses verifikasi yang ditentukan.

Keunggulan model ini adalah fleksibilitas waktu. Mitra dapat menentukan kapan ingin aktif sesuai kondisi dan ketersediaan layanan di wilayahnya.

Namun, model ini tentu berbeda dari bisnis referral. Penghasilan lebih berkaitan dengan aktivitas operasional, jumlah perjalanan, kondisi permintaan, biaya kendaraan, bahan bakar, dan berbagai faktor lainnya.

Pada 2026, Grab juga menjalankan sejumlah program dukungan bagi mitra pengemudi, termasuk perlindungan sosial, apresiasi, dan pengembangan keterampilan melalui rangkaian program Grab untuk Indonesia.

4. Membuka Usaha Waralaba

Bagi yang memiliki modal lebih besar dan ingin membangun bisnis dengan konsep yang sudah dikenal konsumen, waralaba bisa menjadi pilihan.

Salah satu contoh adalah waralaba Indomaret yang dikelola oleh PT Indomarco Prismatama. Perusahaan ini menyediakan skema waralaba yang memungkinkan calon pewaralaba menjalankan bisnis menggunakan merek, sistem operasional, dan dukungan yang telah dikembangkan oleh PT Indomarco Prismatama.

Keuntungan utamanya adalah kamu tidak sepenuhnya memulai bisnis dari nol. Ada merek, sistem operasional, serta pengalaman bisnis yang telah dibangun oleh perusahaan.

Namun, waralaba tidak otomatis cocok sebagai bisnis sampingan untuk semua orang. Pengelolaan toko membutuhkan modal, lokasi, tenaga kerja, pengawasan, dan keterlibatan operasional. Karena itu, model ini lebih tepat untuk orang yang memiliki modal dan dapat mendelegasikan operasional kepada tim.

5. Menjadi Reseller atau Mitra Penjualan Produk

Reseller juga bisa menjadi alternatif bisnis sampingan yang didukung ekosistem perusahaan besar. Salah satu contohnya adalah menjadi mitra penjualan produk dari PT Unilever Indonesia Tbk, yang memiliki berbagai merek kebutuhan rumah tangga, perawatan diri, dan makanan.

Modelnya dapat dilakukan dengan menjual kembali produk dari pemasok atau perusahaan yang sudah memiliki sistem distribusi. Ketersediaan produk dari perusahaan besar seperti PT Unilever Indonesia Tbk dapat membantu reseller menawarkan barang yang sudah dikenal konsumen.

Berbeda dengan affiliate yang biasanya tidak membutuhkan stok, reseller umumnya memiliki tanggung jawab lebih besar terhadap produk. Tergantung model kerja samanya, reseller dapat perlu membeli stok, mengatur pemasaran, menangani pelanggan, dan mengelola pengiriman.

Karena itu, sebelum bergabung, perhatikan beberapa hal seperti harga beli, margin, minimum order, kebijakan retur, dukungan pemasaran, serta apakah ada target penjualan.

Untuk pekerja yang baru mulai, sebaiknya pilih produk yang mudah dipahami dan memiliki pasar yang jelas. Jangan hanya tergiur margin tinggi tanpa menghitung biaya operasional dan risiko stok.

6. Menjadi Agen atau Referral untuk Produk dan Layanan

Model agen atau referral juga semakin banyak digunakan perusahaan untuk memperluas jangkauan pelanggan. Salah satu contohnya adalah program Teman SEVA dari PT Astra Auto Digital, yang memungkinkan anggota mereferensikan calon pelanggan untuk produk pembiayaan melalui platform SEVA.

Cara kerjanya berbeda-beda. Ada perusahaan yang memberikan komisi berdasarkan pelanggan yang berhasil mendaftar, ada yang memberikan insentif berdasarkan transaksi, dan ada pula yang menggunakan skema bertingkat sesuai pencapaian.

Model ini cocok untuk orang yang memiliki jaringan luas tetapi tidak ingin membuka toko atau memproduksi barang sendiri.

Kuncinya adalah memahami produk sebelum menawarkannya. Jangan sekadar membagikan tautan atau menawarkan layanan kepada semua orang. Referral yang lebih efektif biasanya dimulai dari kebutuhan calon pelanggan.

Misalnya, seseorang sedang mencari pembiayaan, membutuhkan layanan tertentu, atau memang sedang mempertimbangkan produk yang kamu tawarkan. Dengan begitu, komunikasi terasa lebih relevan dan tidak seperti sekadar mengejar komisi.

7. Mengembangkan Bisnis Berbasis Konten dan Komunitas

Pilihan terakhir adalah membangun bisnis sampingan melalui konten dan komunitas. Model ini memang membutuhkan waktu lebih panjang untuk berkembang, tetapi bisa dikombinasikan dengan affiliate, referral, atau kerja sama brand.

Contohnya adalah membuat konten edukasi di TikTok, Instagram, YouTube, atau platform lainnya, kemudian mengarahkan audiens ke produk atau layanan yang memang relevan.

Model ini cocok untuk orang yang memiliki kemampuan menulis, membuat video, fotografi, desain, berbicara di depan kamera, atau membangun komunitas.

Keuntungannya, satu konten dapat terus mendatangkan audiens setelah dipublikasikan. Namun, hasilnya tidak selalu langsung terlihat. Konsistensi, kredibilitas, dan kemampuan memahami kebutuhan audiens menjadi faktor penting.

Kenapa Bisnis Sampingan yang Didukung Perusahaan Besar Menarik di 2026?

Memulai bisnis dari nol memang bisa memberikan kebebasan besar, tetapi tantangannya juga tidak sedikit. Kamu harus memikirkan produk, merek, pemasaran, sistem pembayaran, pelayanan pelanggan, hingga distribusi.

Karena itu, bisnis sampingan yang didukung perusahaan besar bisa menjadi alternatif bagi orang yang ingin memulai dengan sistem yang sudah tersedia.

Dukungan perusahaan tidak berarti bisnis tersebut bebas risiko atau pasti menghasilkan uang. Tetap ada syarat, target, biaya operasional, ketentuan komisi, hingga risiko pasar yang harus diperhitungkan.

Pada program Teman SEVA misalnya, insentif berkaitan dengan referral yang berhasil sampai pencairan dana. Jadi, sekadar membagikan referral belum otomatis menghasilkan bonus.

Hal yang sama berlaku pada affiliate, mitra pengemudi, reseller, maupun waralaba. Penghasilan tetap bergantung pada aktivitas, transaksi, permintaan pasar, dan ketentuan masing-masing perusahaan.

Memahami Ekosistem Pembiayaan Teman SEVA

Untuk produk pembiayaan dalam ekosistem ini, penting membedakan antara program referral dan perusahaan pembiayaan.

Teman SEVA merupakan program kemitraan untuk mereferensikan calon pelanggan pembiayaan dana dengan jaminan BPKB mobil. Sementara proses pembiayaan dilakukan berdasarkan ketentuan perusahaan pembiayaan yang terkait.

Astra Credit Companies atau ACC terdiri dari PT Astra Sedaya Finance, PT Astra Auto Finance, dan PT Swadharma Bhakti Sedaya Finance. Ketiga perusahaan tersebut dinyatakan berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Karena itu, calon nasabah tetap perlu memahami persyaratan pembiayaan, kemampuan membayar, tenor, jumlah pinjaman, biaya, serta konsekuensi menjadikan BPKB kendaraan sebagai jaminan sebelum mengajukan.

Bagi calon Teman SEVA, pemahaman tersebut juga penting agar informasi yang disampaikan kepada calon nasabah tetap sesuai ketentuan dan tidak memberikan janji yang berlebihan.

Tips Memilih Bisnis Sampingan Tanpa Mengganggu Pekerjaan Utama

Sebelum memilih salah satu dari tujuh pilihan di atas, ada beberapa hal yang sebaiknya diperhatikan.

  1. Sesuaikan dengan waktu luang

Pilih model bisnis yang bisa dikerjakan di luar jam kerja. Jika waktu terbatas, affiliate atau referral bisa lebih fleksibel dibandingkan bisnis yang membutuhkan pengawasan toko setiap hari.

  1. Hitung modal dan biaya tersembunyi

Jangan hanya melihat potensi penghasilan. Perhitungkan biaya transportasi, internet, stok, kendaraan, promosi, hingga biaya administrasi jika ada.

  1. Pelajari sistem insentif

Pastikan memahami kapan komisi atau bonus dibayarkan, apa syarat pencairannya, dan apakah terdapat pajak atau potongan lain.

  1. Jangan menjanjikan hasil pasti

Bisnis sampingan tetap memiliki risiko. Hindari program atau pihak yang menjanjikan penghasilan tetap tanpa menjelaskan syarat dan prosesnya.

  1. Pilih berdasarkan jaringan yang sudah dimiliki

Jika kamu punya banyak relasi dan sering menjadi tempat bertanya soal keuangan, program referral seperti Teman SEVA bisa lebih relevan. Jika punya audiens media sosial, affiliate mungkin lebih sesuai. Sementara pemilik kendaraan dapat mempertimbangkan kemitraan transportasi online.

Baca juga : Cara Membangun Jaringan Referral yang Efektif

Kesimpulan

Mencari penghasilan tambahan pada 2026 tidak selalu berarti harus resign dan membangun bisnis besar dari awal. Ada banyak model kemitraan dan side hustle yang dapat disesuaikan dengan pekerjaan utama, mulai dari affiliate, mitra pengemudi, reseller, waralaba, hingga referral.

Salah satu pilihan yang menarik untuk orang dengan jaringan luas adalah Teman SEVA. Melalui program ini, anggota dapat mereferensikan calon nasabah yang membutuhkan pinjaman dana dengan jaminan BPKB mobil dan berpeluang memperoleh Bonus Aplikasi serta Bonus Progresif sesuai ketentuan yang berlaku.

Pada akhirnya, memilih bisnis sampingan yang tepat bukan hanya soal mengejar nominal bonus terbesar. Pertimbangkan juga waktu, kemampuan, jaringan, modal, serta seberapa nyaman kamu menjalankan aktivitas tersebut secara konsisten.

FAQ

1. Apakah bisnis sampingan harus dilakukan setiap hari?

Tidak selalu. Frekuensi aktivitas bergantung pada jenis bisnis dan sistem kemitraan yang dipilih.

2. Apakah penghasilan dari side hustle selalu tetap?

Tidak. Penghasilan umumnya dipengaruhi jumlah transaksi, aktivitas, permintaan pasar, dan ketentuan program.

3. Bagaimana cara mengetahui program kemitraan yang resmi?

Periksa informasi melalui situs resmi perusahaan dan pastikan program memiliki syarat, ketentuan, serta kanal pendaftaran yang jelas.

4. Apakah semua program referral memberikan komisi dalam bentuk uang?

Tidak selalu. Bentuk insentif dapat berbeda, seperti komisi, bonus, voucher, atau manfaat lainnya sesuai ketentuan program.

5. Apa yang sebaiknya dilakukan sebelum membagikan referral?

Pahami produk, syarat, proses, dan ketentuan insentif terlebih dahulu agar informasi yang diberikan kepada calon pelanggan tetap akurat.