Berita Utama Otomotif

10 Ide Bisnis Sampingan yang Cocok untuk Pemula di 2026, Modal Kecil dan Mudah Dicoba

Memulai bisnis tidak selalu berarti harus langsung menyewa tempat, membeli banyak stok, atau menyiapkan modal puluhan juta rupiah. Di 2026, ada semakin banyak pilihan bisnis yang bisa dijalankan secara fleksibel, bahkan sambil tetap bekerja atau mengurus aktivitas utama. Karena itu, mencari bisnis sampingan yang cocok untuk pemula bisa menjadi langkah awal untuk menambah pemasukan tanpa harus buru-buru meninggalkan pekerjaan utama.

Yang penting, pilih usaha yang sesuai dengan kemampuan, waktu, jaringan, dan modal yang tersedia. Tidak semua bisnis harus dimulai besar. Justru, memulai dari skala kecil dapat membantu kamu menguji pasar, memahami kebutuhan pelanggan, sekaligus belajar mengelola keuangan sebelum mengembangkan usaha.

Berikut beberapa ide bisnis sampingan yang menarik untuk dicoba pada 2026.

Baca juga : Teman SEVA Dulu vs Sekarang: Beda Fokus, Beda Peluang (Updated 2026)

1. Jualan Makanan atau Minuman Pre-Order

Bisnis makanan dan minuman masih menjadi pilihan yang cukup fleksibel bagi pemula. Kamu tidak harus langsung membuka kedai. Sistem pre-order dapat digunakan untuk mengurangi kebutuhan stok dan menekan risiko produk tidak terjual.

Contohnya, kamu bisa menjual:

  • Dessert box.
  • Rice bowl.
  • Camilan kemasan.
  • Minuman kekinian.
  • Frozen food.
  • Kue untuk acara tertentu.

Mulailah dari lingkungan terdekat seperti teman kerja, tetangga, komunitas, atau media sosial. Setelah mengetahui produk yang paling diminati, barulah pertimbangkan menambah variasi atau kapasitas produksi.

2. Reseller Produk yang Sudah Memiliki Pasar

Kalau belum siap membuat produk sendiri, menjadi reseller dapat menjadi alternatif. Kamu bisa menjual produk dari supplier tanpa harus memikirkan proses produksi dari awal.

Pilihan produknya cukup beragam, mulai dari kebutuhan rumah tangga, fashion, aksesori, skincare, hingga perlengkapan sehari-hari.

Namun, jangan hanya memilih produk karena sedang viral. Perhatikan kualitas supplier, harga jual, margin, biaya pengiriman, dan ulasan pelanggan. Bisnis yang terlihat sederhana tetap membutuhkan perhitungan supaya keuntungan tidak habis untuk biaya operasional.

3. Jasa Menulis dan Membuat Konten

Punya kemampuan menulis, desain, editing video, atau membuat konten media sosial? Skill tersebut dapat diubah menjadi jasa yang menghasilkan uang tambahan.

Kebutuhan bisnis terhadap konten digital membuat jasa seperti penulisan artikel, copywriting, desain media sosial, pembuatan caption, dan editing video cukup relevan untuk dikerjakan secara freelance.

Keunggulan model bisnis ini adalah kamu tidak perlu menyimpan stok barang. Modal utamanya lebih banyak berupa perangkat kerja, koneksi internet, portofolio, dan kemampuan yang terus diasah.

Untuk pemula, kamu bisa mulai dengan menawarkan satu layanan yang paling dikuasai. Setelah mendapatkan beberapa klien dan pengalaman, jenis layanan dapat dikembangkan secara bertahap.

4. Affiliate Marketing

Affiliate marketing juga bisa menjadi pilihan bagi kamu yang aktif menggunakan media sosial atau memiliki audiens tertentu.

Konsepnya sederhana: kamu mempromosikan produk atau layanan menggunakan tautan atau kode referral yang diberikan oleh program terkait. Jika terjadi transaksi atau aktivitas yang memenuhi ketentuan program, kamu berpotensi memperoleh komisi atau insentif.

Namun, jangan menganggap affiliate sebagai cara mendapatkan uang secara instan. Hasilnya biasanya bergantung pada kualitas konten, relevansi produk dengan audiens, serta kemampuan membangun kepercayaan.

Pilih produk yang memang kamu pahami sehingga konten promosi terasa lebih natural dan tidak sekadar mengejar penjualan.

5. Jasa Admin Media Sosial

Banyak usaha kecil membutuhkan bantuan untuk mengelola akun media sosial, tetapi belum tentu mampu mempekerjakan karyawan khusus.

Kondisi ini bisa menjadi peluang bagi pemula yang terbiasa menggunakan Instagram, TikTok, WhatsApp Business, atau platform digital lainnya.

Layanan yang ditawarkan bisa berupa:

  • Menjadwalkan unggahan.
  • Membuat caption.
  • Membalas pertanyaan pelanggan.
  • Mengelola kalender konten.
  • Membantu membuat ide konten.
  • Memantau respons audiens.

Agar lebih mudah mendapatkan klien pertama, buat contoh portofolio sederhana. Kamu bahkan bisa membuat simulasi pengelolaan akun bisnis sebagai bahan untuk menunjukkan kemampuan.

6. Les Privat atau Kelas Online

Kemampuan yang kamu miliki juga bisa dijadikan bisnis sampingan. Tidak harus selalu berupa mata pelajaran sekolah.

Kamu dapat menawarkan les atau kelas berdasarkan keahlian, seperti bahasa asing, desain, editing video, komputer, musik, atau keterampilan tertentu.

Kelas dapat dilakukan secara tatap muka maupun online. Untuk memulainya, tentukan target peserta, durasi kelas, materi, dan tarif yang masuk akal.

Bisnis ini menarik karena semakin banyak pengalaman yang kamu kumpulkan, semakin mudah membangun reputasi dan mendapatkan rekomendasi dari peserta sebelumnya.

7. Jasa Fotografi dan Videografi Sederhana

Punya kamera atau smartphone dengan kemampuan kamera yang cukup baik? Perangkat tersebut dapat dimanfaatkan untuk menawarkan jasa dokumentasi sederhana.

Target pasarnya tidak harus perusahaan besar. Kamu bisa menyasar UMKM, acara keluarga, produk makanan, katalog sederhana, hingga konten media sosial.

Untuk pemula, jangan langsung membeli banyak peralatan. Manfaatkan perangkat yang sudah dimiliki terlebih dahulu dan gunakan sebagian pendapatan untuk meningkatkan perlengkapan jika permintaan mulai meningkat.

8. Menjual Produk Digital

Produk digital merupakan salah satu pilihan yang menarik karena tidak membutuhkan pengiriman fisik. Sekali dibuat, produk dapat dijual berkali-kali selama masih relevan dan memiliki nilai bagi pembeli.

Beberapa contohnya adalah:

  • Template desain.
  • Template presentasi.
  • E-book.
  • Worksheet.
  • Template pencatatan keuangan.
  • Kalender digital.
  • Materi pembelajaran.

Kunci utamanya adalah membuat produk yang benar-benar menyelesaikan masalah tertentu. Produk sederhana pun bisa memiliki nilai jika membuat pekerjaan pengguna menjadi lebih cepat atau mudah.

9. Jasa Titip atau Personal Shopper

Bagi kamu yang sering bepergian ke kota tertentu atau mengunjungi pusat perbelanjaan, jasa titip dapat menjadi bisnis sampingan yang cukup fleksibel.

Kamu bisa menerima pesanan dari orang lain sebelum berangkat, kemudian membeli barang sesuai pesanan dan mengenakan biaya jasa.

Namun, tetap perhatikan perhitungan biaya transportasi, pengemasan, pengiriman, dan risiko barang. Jangan sampai biaya operasional lebih besar daripada keuntungan yang diperoleh.

Model ini juga lebih cocok dijalankan berdasarkan pesanan agar kamu tidak perlu menumpuk barang yang belum tentu terjual.

10. Menjadi Teman SEVA

Teman SEVA

Salah satu pilihan bisnis sampingan yang bisa dipertimbangkan pada 2026 adalah menjadi Teman SEVA. Berbeda dari model referral pembelian mobil yang mungkin sudah dikenal sebelumnya, program Teman SEVA saat ini berfokus pada referral calon nasabah untuk produk pinjaman dana SEVA DanaPlus dengan jaminan BPKB mobil.

Cara kerjanya cukup sederhana. Kamu mencari orang dalam jaringan yang memang sedang membutuhkan dana dan memiliki mobil yang BPKB-nya dapat dijadikan jaminan. Calon nasabah kemudian dapat mengajukan produk yang tersedia melalui proses pembiayaan yang berlaku.

Jika pengajuan memenuhi ketentuan dan berhasil sampai pencairan, Teman SEVA berpeluang memperoleh insentif sesuai skema yang berlaku. Program ini juga dirancang agar aktivitas referral dapat dijalankan secara fleksibel sebagai kegiatan sampingan.

Cara Kerja Teman SEVA

Secara umum, alurnya dapat dipahami seperti berikut:

  1. Mendaftar sebagai Teman SEVA.
  2. Melengkapi data dan persyaratan yang dibutuhkan.
  3. Menemukan calon nasabah yang membutuhkan dana.
  4. Membagikan referral melalui mekanisme yang tersedia.
  5. Calon nasabah mengajukan pembiayaan.
  6. Pengajuan diproses berdasarkan ketentuan yang berlaku.
  7. Jika berhasil hingga pencairan, referral berpotensi menghasilkan insentif.

Aktivitas seperti ini dapat menjadi pilihan bagi orang yang memiliki jaringan cukup luas, misalnya sales, agen properti, pelaku usaha, pekerja dengan komunitas tertentu, atau orang yang aktif membangun relasi melalui media sosial.

Namun, jumlah kontak bukan satu-satunya faktor penting. Referral yang lebih relevan adalah calon nasabah yang memang memiliki kebutuhan pembiayaan dan memenuhi persyaratan pengajuan.

Ada Teman SEVA Regular dan Plus

Program ini menyediakan dua pilihan keanggotaan, yaitu Teman SEVA Regular dan Teman SEVA Plus.

Untuk Teman SEVA Regular, persyaratan yang tercantum mencakup formulir pendaftaran serta KTP, Kartu Keluarga, NPWP, dan rekening Bank Saqu. Benefit utamanya adalah Bonus Aplikasi dan Bonus Progresif.

Sementara itu, Teman SEVA Plus memiliki fokus tambahan untuk membangun jaringan. Selain persyaratan dasar, terdapat ketentuan menyimpan dana minimal Rp500.000 di Bank Saqu. Benefit yang tercantum mencakup Bonus Aplikasi, Bonus Progresif, serta bonus jaringan hingga tujuh lapis. Fitur bonus jaringan tersebut masih ditandai sebagai coming soon, sehingga mekanisme dan realisasi bonus tetap mengikuti ketentuan terbaru program.

Berapa Potensi Insentif Teman SEVA?

Ada dua skema utama yang perlu dipahami sebelum bergabung.

Pertama, Bonus Aplikasi sebesar 1% hingga 5% dari pokok hutang final yang disetujui. Bonus tersebut diberikan ketika konsumen yang direferensikan berhasil memperoleh pencairan dana.

Sebagai ilustrasi, jika pokok hutang final yang disetujui sebesar Rp100 juta dan skema bonus yang berlaku adalah 5%, maka perhitungannya:

Rp100.000.000 × 5% = Rp5.000.000

Angka Rp5 juta tersebut hanya contoh berdasarkan skema 5%. Besaran aktual mengikuti paket, tenor, pokok hutang final, serta ketentuan program yang berlaku.

Kedua, terdapat Bonus Progresif sebesar 0,75% hingga 2% dari total nilai pokok hutang dalam satu bulan. Untuk memperolehnya, terdapat ketentuan minimal dua referral valid dengan total pokok hutang Rp100 juta dalam satu bulan. Bonus ini dijadwalkan dibayarkan pada tanggal 5 setiap bulan sesuai ketentuan program.

Bonus Aplikasi sendiri disebut dibayarkan dua hari kerja setelah dana berhasil cair. Setiap insentif yang dibayarkan juga dikenakan pajak penghasilan sesuai ketentuan yang berlaku.

Apakah Teman SEVA Cocok untuk Pemula?

Jika kamu baru memulai bisnis sampingan, Teman SEVA dapat dipertimbangkan karena aktivitasnya tidak mengharuskan kamu mengelola stok barang atau membuka toko fisik.

Program ini juga mencantumkan tidak adanya biaya pendaftaran. Namun, perlu dibedakan antara tidak adanya biaya pendaftaran dan kebutuhan persyaratan tertentu. Teman SEVA Plus, misalnya, memiliki ketentuan dana minimal Rp500.000 di Bank Saqu.

Selain itu, tidak ada jaminan bahwa setiap referral akan menghasilkan insentif. Calon nasabah tetap harus melalui proses pengajuan dan memenuhi ketentuan pembiayaan sampai tahap pencairan.

Aktivitas Referral Bisa Dipantau dalam Dashboard

Teman SEVA menyediakan dashboard untuk membantu anggota menjalankan aktivitas referral. Fitur yang tersedia mencakup simulasi pembiayaan, pengajuan customer, hingga pemantauan status.

Dengan begitu, kegiatan referral tidak sekadar membagikan kode kepada orang lain. Anggota dapat mengikuti proses calon nasabah melalui sarana yang disediakan dalam ekosistem Teman SEVA.

Jika kamu punya jaringan yang cukup luas dan sedang mencari bisnis sampingan yang cocok untuk pemula tanpa perlu mengelola produk fisik, kamu bisa mempelajari mekanisme program dan ketentuannya lebih lanjut melalui Teman SEVA.

Baca juga : Kenali SEVA DanaPlus, Layanan Resmi SEVA untuk Pinjaman Jaminan BPKB Mobil

Kesimpulan

Dari sepuluh pilihan di atas, tidak semuanya harus langsung dicoba. Pilih satu model yang paling sesuai dengan kondisi kamu saat ini.

Kalau punya kemampuan memasak, bisnis makanan bisa menjadi pilihan. Jika punya skill digital, jasa konten atau produk digital mungkin lebih cocok. Sementara itu, jika memiliki jaringan yang luas dan tertarik pada aktivitas referral pembiayaan, Teman SEVA dapat menjadi salah satu opsi yang dipertimbangkan.

Hal terpenting adalah jangan mengukur peluang hanya dari besarnya potensi pendapatan. Perhatikan juga waktu yang dibutuhkan, modal, kemampuan yang dimiliki, biaya operasional, dan risiko yang mungkin muncul.

Mulai dari skala kecil, catat pemasukan dan pengeluaran, lalu evaluasi secara berkala. Dengan cara tersebut, bisnis sampingan yang awalnya hanya untuk menambah penghasilan bisa berkembang menjadi sumber pendapatan yang lebih terarah.

FAQ

1. Apakah bisnis sampingan harus punya toko fisik?

Tidak. Banyak bisnis sampingan dapat dijalankan secara online atau dari rumah.

2. Berapa modal ideal untuk memulai bisnis sampingan?

Tidak ada angka baku karena kebutuhan modal tergantung pada jenis bisnis dan skala awalnya.

3. Apakah bisnis sampingan bisa dijalankan sambil bekerja?

Bisa, terutama jika model bisnisnya memiliki jam kerja yang fleksibel.

4. Bagaimana memilih bisnis sampingan yang paling sesuai?

Sesuaikan dengan skill, waktu luang, jaringan, modal, dan target penghasilan yang ingin dicapai.

5. Apakah referral selalu menghasilkan insentif?

Tidak. Insentif bergantung pada terpenuhinya ketentuan program dan keberhasilan proses referral hingga tahap yang dipersyaratkan.