Mobil Warna Hitam, Elegan tapi Rentan, Kenapa?

Memilih mobil warna hitam sepertinya jadi favorit banyak orang. Tapi kenapa ya warna ini malah membuat mobil memiliki risiko tinggi?

all new rush

Dalam penelitian mobil warna hitam cenderung berisiko alami kecelakaan lebih tinggi ketimbang warna lain. Selain itu, warna hitam juga rentan kusam dan berujung menurunkan nilai jual.

Mobil dengan warna hitam juga dikatakan lebih susah dirawat karena mudah terlihat jika mengalami luka gores atau luka baret pada catnya.

Lalu, apa saja sih faktor yang membuat mobil warna hitam rentan risiko? Mari pecahkan mitos dan faktanya!

Suhu kabin lebih panas

Mobil bercat hitam cenderung menyerap panas dan mengakibatkan suhu kabinnya lebih tinggi dari warna putih, atau silver

Baca juga: Mobil Keluarga Terjangkau Rp 250 Jutaan, Dapat Apa Saja?

Meski suhu panas dalam kabin bisa dinetralkan dengan AC, namun tetap saja suhu panas terutama saat musim kemarau membuat kinerja AC dan mesin semakin berat. Kondisi ini dapat berujung pada konsumsi bahan bakar yang lebih boros.

Merusak interior kabin

Akibat suhu kabin yang panas, maka risiko terjadinya kerusakan pada bagian interior kabin seperti terkelupasnya lapisan kulit pada jok, kulit pembungkus kemudi stir mengalami retak halus, pudarnya warna door trim, dan lainnya menjadi meningkat. 

Cepat kusam

Mobil yang berwarna hitam juga lebih cepat kusam akibat menyerap panas matahari. Jika terpapar lama dan sering, maka dipastikan kualitas warna cat akan menurun dan warnanya makin pudar. 

Baca juga: Kenali Hal Penting Dalam Perawatan Mesin Hybrid

Untuk itu, bagi pemiliknya lebih baik menggunakan cover atau selimut pelindung kendaraan saat memarkir kendaraan di tempat yang terpapar sinar matahari langsung. Usahakan memarkir kendaraan di tempat yang rindang. 

mobil warna hitam

Visibilitas di malam hari

Risiko lainnya terkait mobil berwarna hitam adalah rentan mengalami kecelakaan. Ini terkait dengan visibilitas alias faktor keterlihatan kendaraan yang rendah. 

Sebuah penelitian di Australia mengungkap mobil warna hitam memiliki risiko kecelakaan 12% lebih tinggi saat siang hari. Sementara di waktu malam, risikonya meningkat  sampai 47%.

Terlihat mudah kotor

Warna mobil hitam juga rentan terlihat kotor karena adanya kontras perbedaan warna saat ditempeli debu, noda bekas air hujan, kotoran burung, lumpur, hingga jejak bekas shampo yang telah kering.   

Baca juga: Tips Memilih Warna Mobil Biar Gak Cepat Bosan

Keunggulan warna hitam

Meski demikian, ada juga sejumlah alasan mengapa warna hitam tetap digemari orang. Apa saja?

mobil warna hitam

Psikologis warna

Faktor utama yang membuat pabrikan mobil selalu mengeluarkan produknya dengan cat hitam adalah faktor psikologis. Kesan yang ditampilkan warna hitam adalah citra yang elegan, maskulin dan tegas. Harus diakui, dengan warna hitam membuat mobil tampil lebih dominan dibandingkan warna-warna lain.

Baca juga: Tips Membersihkan & Menghilangkan Noda Aspal di Bodi Mobil

Mudah dijual

Hitam dikategorikan sebagai warna netral dalam perspektif cat mobil. Warna lainnya adalah putih dan silver. Ketiga warna ini dianggap warna unggulan karena disukai banyak orang. Warna-warna netral juga membuat nilai jual kembali produknya tetap tinggi.

Mudah dicat ulang

Warna hitam juga membuat mobil mudah dicat ulang saat dibutuhkan. Karena warna hitam biasanya hanya memiliki satu varian warna hanya dengan tingkat kilap yang berbeda. Keunikan ini akan membuat risiko kesalahan dalam pengecatan seperti warna belang menjadi minim.

Baca juga: Mika Lampu Berembun, Bagaimana Solusinya?

Dengan demikian, bagi kamu yang memiliki mobil warna hitam sebaiknya jangan berkecil hati. Sebab ada beberapa tips yang bisa diikuti untuk merawat dan menjaga cat mobil tetap bagus.

Merawat mobil hitam

Berikut cara merawat mobil berwarna hitam agar tetap mulus dan bebas goresan.

mobil warna hitam

Cuci mobil berkala

Cara merawat mobil bercat hitam yang pertama adalah mencuci mobil berkala saat debu dan kotoran terlihat mulai membuat warna mobil menjadi dekil.

Cucilah mobil dalam kondisi dingin, tidak terpapar sinar matahari langsung. Perbedaan suhu dari paparan sinar panas dan suhu dingin dari air akan membuat pernis cat mobil cepat terkelupas.

Gunakan ember terpisah

Tips kedua. Saat mencuci, gunakan dua ember terpisah. Satu untuk air dan lap bersih, sementara lainnya untuk yang kotor. Penggunaan satu ember berbarengan akan membuat risiko cat mobil tergores akibat kerikil atau debu kecil yang menempel pada lap kotor tercampur di dalam ember.

Baca juga: Nyetir Pakai Sandal, Sepatu, atau Nyeker, Kamu Tim Apa?

Dengan metode ember terpisah, kotoran dan debu tidak tercampur ke dalam ember dan lap bersih yang digunakan untuk membilas bodi mobil.

Pakai quick detailer

Warna mobil hitam akan semakin mengkilap dengan pemakaian quick detailer berbahan silikon dioksida. Untuk menggunakannya, kamu bisa beli bahan ini di toko daring atau membawa mobil ke salon mobil langganan.

Lapisi dengan coating

Perawatan selanjutnya dengan melapisi cat mobilmu dengan lapisan ceramic coating. Perawatan ini memang cukup mahal namun hasil yang didapatkan akan membuat puas. Pasalnya dengan ini warna hitam mobil akan bertahan lebih lama, mengkilap dan tidak kusam.

Baca juga: Upgrade Audio Mobil, Berapa Biayanya? 

Biaya perawatan ini bergantung jenis mobil dan ketahanan lapisan coating. Harga termurah untuk mobil berukuran kecil dengan masa ketahanan 3 tahun adalah Rp 3.000.000. Sementara untuk mobil ukuran besar harganya Rp 4.250.000.

Tertarik memiliki mobil berwarna hitam? Kamu bisa memilah dan memilih unitnya di SEVA. Ada banyak tersedia mobil-mobil baru dengan pilihan warna hitam yang elegan. 

Tersedia juga fasilitas simulasi kredit yang akan membantu penghitungan cicilan saat membeli mobil idaman. Jangan lupa manfaatkan fitur Instant Approval juga agar pengajuan pembelian mobil lebih cepat disetujui. 

Beli mobil yang Jelas dari Awal, hanya di SEVA!