Fitur Canggih Mobil Dinas Pejabat Tinggi Negara di Indonesia

Mobil dinas para penjabat tinggi negara seperti Presiden, Wakil Presiden, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), dan sebagainya harus memiliki spesifikasi yang sesuai dengan kebutuhan mereka.

 

Selain itu, mobil-mobil tersebut juga harus memenuhi standar keamanan demi menjaga mereka ketika menjalankan tugas penting negara.  Tidak heran jika semua mobil yang digunakan memiliki teknologi serta sistem keamanan canggih.

 

Seperti apa wujud dan teknologi yang tertanam di dalam mobil khusus tersebut? Simak rangkuman di bawah ini untuk mengetahuinya lebih lanjut.

 

Mobil Presiden dan Wakil Presiden (Wapres)

Mobil dinas yang digunakan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wapres Jusuf Kalla saat ini merupakan warisan dari mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), yaitu Mercedes – Benz S600 Pullman Guard Limousine dan juga Mercedes – Benz S600 Guard.

 

Sebenarnya, mobil dinas Presiden sempat mogok. Salah satu faktornya adalah sudah berusia lebih dari 10 tahun dan sudah waktunya diganti. Tetapi, Jokowi enggan untuk mengganti mobil tersebut karena menurutnya masih layak untuk dipakai.

 

Walaupun begitu, spesifikasi kedua mobil ini masih mumpuni untuk menjaga Presiden dan Wapres agar tetap aman saat melakukan perjalanan. Salah satu fiturnya yaitu tahan terhadap serangan senjata standar militer dan juga ledakan granat tangan serta bahan peledak lainnya karena lapisan baja pada body-nya memiliki resistensi Eropa B6/B7.

 

Fitur lainnya yang juga tak kalah canggih adalah sistem pengaturan udara segar darurat, pemadam kebakaran otomatis, sistem kontrol pneumatik darurat untuk membuka jendela, adjustable doorhold, Panic Alarm System, kaca depan tahan panas, dan juga fitur run-flat yang memungkinkan mobil untuk melaju walaupun dalam keadaan ban kempes.

 

Mobil Ketua DPR, MPR, Dewan Perwakilan Daerah (DPD), dan Kementerian

Ketua DPR, MPR, DPD, dan juga jajaran menteri mendapatkan fasiitas mobil dinas, yaitu Toyota Crown Royal Saloon. Mobil ini merupakan salah satu mobil mewah yang diproduksi oleh pabrikan asal Jepang tersebut.

 

Mobil yang pertama kali diproduksi pada tahun 1955 ini dilengkapi dengan sistem navigasi satelit 3D yang dikendalikan oleh G-BOOK di negara asalnya. Dengan fitur ini, suspensi Toyota Crown Royal Saloon dapat bekerja secara otomatis untuk meredam bantingan sesuai dengan kontur jalan.

 

Misalnya, ketika melintas di jalan yang berlubang, maka tingkat peredaman suspensi akan berubah mengikuti jalan tersebut tanpa harus menekan tombol. Fitur canggih ini dapat bekerja karena Toyota menyematkan VDIM (Vehicle Dynamics Integrated Management) di dalam Toyota Crown Royal Saloon.

 

Selain itu, VDIM juga membantu sistem komputerisasi mobil melakukan pengereman otomatis ketika mendekati gerbang tol. Sensor tersebut sangat presisi dan dapat membaca jarak sampai dengan tingkat milimeter.

 

Mobil Panglima TNI dan Kapolri

Mobil dinas penjabat tinggi yang terakhir adalah Toyota Land Cruiser. Mobil ini dipakai oleh Panglima TNI dan juga Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri). Toyota Land Cruiser dipilih karena mampu untuk digunakan di berbagai medan berat.

 

Toyota Land Cruiser memiliki mesin bertipe 1 VD – FTV, V8, 32 valves, berkapasitas 4.461 cc DOHC Diesel Commonrail. Mobil ini mampu menghasilkan daya maksimum sebesar 235 Ps pada 3200 rpm. Dengan mesin dan tenaga besar tersebut, mobil ini dianggap sangat mumpuni untuk membantu kinerja penjabat tinggi negara tersebut.

 

Mobil-mobil di atas memang tergolong dalam deretan mobil mewah yang tujuannya bukan semata-mata untuk menjaga gengsi para petinggi negara, melainkan untuk menunjang kinerja mereka dalam melakukan tugas-tugas negara.

 

Baca: Jajaran Mobil yang Kebal dari Bom hingga Serangan Teroris

 

Kalau Anda ingin mobil jenis apa jika jadi pejabat?