Search Cars

Berita Utama Otomotif

Aturan Pembatasan Pertalite dan Solar Segera Berlaku, Perlukah MyPertamina?

Bahan bakar bersubsidi Pertalite dan Solar bakal segera dibatasi oleh pemerintah. Masih perlukah mengunduh aplikasi MyPertamina?

pertalite

Konsumen pengguna Pertalite dan Solar, bersiap-siap karena dalam waktu dekat pemerintah bakal segera terapkan pembatasan beli BBM bersubsidi ini. Bagaimana caranya dan kapan diberlakukan? 

Dilkutip dari Kompas, wacana pembatasan beli BBM bersubsidi jenis Pertalite siap dilaksanakan segera. Menurut Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati pihaknya sudah mendapatkan database konsumen yang berhak membeli BBM tersebut.

Agreement-nya sudah ditanda tangani, teknis sudah berjalan. Datanya juga, sudah bisa ditarik. Tinggal yang ditunggu adalah revisi Perpres 191/2014 sebagai dasar siapa yang berhak mendapatkan Pertalite,” papar Nicke.

Baca juga: Apa Sih Kelebihan Pertalite Pada Mobil?

Dalam Perpres 191/2014 yang dimaksud mengatur mengenai kebijakan Penyediaan, Pendistribusian, dan Harga Jual Eceran Bahan Bakar Minyak. “Kalau (aturan) sudah keluar, kita bisa langsung tarik karena datanya sudah ada,” tegas Nicke. 

Saat ini menurut Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga Irto Ginting, sudah tercatat sebanyak 4,3 juta kendaraan roda 4 di seluruh Indonesia yang mendaftarkan diri melalui aplikasi MyPertamina. 

Pembatasan Solar 

solar subsidi

Selain pembatasan Pertalite, sebelumnya Pertamina juga sudah melakukan uji coba pembatasan Solar. Pembatasan beli BBM subsidi Solar sebelumnya sudah dilakukan sejak 26 Desember 2022 di 71 Kabupaten/Kota.

Baca juga: Tips Mudik Pakai Mobil Kecil Agar Tetap Aman dan Nyaman

Pertamina kemudian menambah areanya jadi sebanyak 131 Kabupaten/Kota per tanggal 26 Januari 2023. Lalu menjadi 180 Kabupaten/Kota per tanggal 30 Januari dan kini kembali diperluas menjadi 193 Kabupaten/Kota per tanggal 6 Februari 2023.

Aturan pembatasan Solar subsidi berdasarkan volume untuk transportasi darat, yakni kendaraan pribadi pelat hitam maksimal 60 liter per hari. Angkutan umum orang atau barang roda 4 dijatah 80 liter per hari dan angkutan umum roda 6 sebanyak 200 liter per hari.

daftar mypertamina offline

Pembatasan Pertalite dan Solar subsidi secara teknis dilakukan menggunakan aplikasi MyPertamina. Aplikasi ini digunakan untuk mencatat jenis kendaraan dan bahan bakar yang dibeli. 

Baca juga: Penyebab Rumah Sekring Mobil Meleleh, Ternyata Cukup Sepele

Jika satu kendaraan sudah mencapai pembelian kuota maksimal harian, maka secara otomatis akan terdeteksi dan kendaraan tersebut tidak bisa lagi mengisi Pertalite atau Solar di seluruh SPBU Pertamina. 

Dengan ini jelas aplikasi MyPertamina masih dibutuhkan oleh masyarakat yang ingin mendapatkan bahan bakar bersubsidi. Bagi masyarakat yang tidak memiliki aplikasi dan kesulitan akses, segera datang ke SPBU Pertamina terdekat untuk dibantu pendaftarannya.. 

Harga Pertalite dan harga Solar subsidi

antrean pertalite

Per 1 Februari 2023, harga Pertalite dan harga Solar subsidi yaitu Biosolar tidak mengalami kenaikan. Dikutip dari Detik, harga keduanya di seluruh wilayah Indonesia masih sama dan belum alami kenaikan sejak 3 September 2022.

Baca juga: Apa Itu Paint Protection Film, Apa Fungsinya pada Mobil?

Harga Pertalite dipatok Rp10.000 per liter, sementara harga Solar subsidi adalah Rp6.800 per liter. 

Untuk mendapatkan kualitas bahan bakar terbaik, disarankan masyarakat mampu untuk menggunakan BBM non subsidi seperti Pertamax, Pertamax Turbo, Pertamina Dex dan Dexlite. Atau dapat juga memakai BBM merek lain dengan RON 92 ke atas.

Seperti diketahui, mobil dengan volume mesin 2.000 cc atau lebih dilarang menggunakan Pertalite dan Biosolar. Jenis mobil bermesin bensin yang dilarang misalnya Toyota All New Voxy, Toyota New Alphard, Toyota Vellfire, dan BMW 7 Series 740Li Opulence.

isuzu d-max

Sementara mobil bermesin diesel yang dilarang mengkonsumsi Solar subsidi jenis Dexlite antara lain Toyota Land Cruiser 300, Toyota New Fortuner, Toyota New Kijang Innova DSL, Isuzu D-Max, dan Isuzu M-UX.  

Sesuaikan jenis BBM kendaraan dengan rasio kompresi mesin. Kamu dapat melihatnya melalui buku petunjuk kendaraan. Ingat ya, jangan sering berganti-ganti jenis BBM karena dapat mengganggu performa mesin mobil.

Butuh Bantuan?

Untuk tahu lebih lanjut, yuk ngobrol dengan Agen SEVA. Kami akan menghubungi kamu dalam 1x24 jam.

Nama Lengkap

Nomor Handphone

+62

Nomor yang kamu masukkan tidak valid.

Rekomendasi Mobil Untukmu

Baca juga dari SEVA blog

Muat lebih banyak lagi

Join Yuk, Agar Tetap Update!

Dapatkan tips, berita, review, dan penawaran terbaru dari SEVA!

Email

Dengan mengirimkan email Anda, Anda menyetujui Ketentuan dan Pemberitahuan Privasi kami. Anda dapat memilih keluar kapan saja. Situs ini dilindungi oleh reCAPTCHA dan Kebijakan Privasi serta Ketentuan Layanan berlaku.