Review Toyota Corolla DX, Kenapa Layak Dijadikan Investasi?

By Arris Riehady - Juli 2, 2021

Banyak dijadikan koleksi bahkan sebagai investasi, apa sih alasannya? Simak review Toyota Corolla DX berikut ini.

Toyota Corolla DX

Toyota Corolla merupakan salah satu mobil legendaris dari pabrikan otomotif Toyota asal Jepang yang sudah mengaspal sejak tahun 1974.

Bahkan pada tahun 1997, Toyota Corolla menjadi mobil sedan terlaris di dunia.

Di Indonesia, Toyota Corolla dikenalkan sejak generasi keempat pada era tahun 1980an.

Hingga sekarang Toyota Corolla sudah ada 12 generasi yang semakin sporty, fun to drive, serta safety melalui Toyota Safety Sense (TSS).

Pada generasi keempat dikenal dengan nama Toyota Corolla DX yang memiliki kode bodi KE70. Meski bisa dibilang sudah berumur, mobil ini masih banyak diburu hingga sekarang.

Baca juga: Mengenal Toyota Corolla dari Generasi ke Generasi

Tidak hanya untuk koleksi atau sekedar nostalgia, Toyota Corolla DX juga dijadikan investasi karena harganya yang stabil.

Eksistensi mobil ini didukung dengan adanya sejumlah komunitas yang menaungi pemiliknya.

Pada era kejayaannya, Toyota Corolla DX bukan hanya sekedar jadi sedan harian, tapi juga dijadikan mobil untuk berkompetisi, mulai dari balap, touring, atau rally.

Namun, apa yang membuat Toyota Corolla DX ini begitu istimewa dan layak dijadikan sebagai investasi? Jawabanya ada di sini.

Toyota Corolla DX

RWD terakhir

Toyota Corolla DX menjadi Corolla terakhir yang menggunakan penggerak roda belakang atau rear wheel drive (RWD).

Baca juga: First Drive Toyota Corolla Cross Mesin Bensin, Nyaman Banget

Sebab, penerusnya pada generasi kelima atau dikenal dengan Toyota Corolla GL hingga Toyota Corolla Altis di generasi ke-12 sudah menggunakan penggerak roda depan atau front wheel drive (FWD).

Toyota Corolla DX

Mesin Toyota Corolla DX

Selain mengandalkan RWD, Corolla DX Indonesia menggendong mesin berkapasitas 1.300 cc berkode 4K dengan 8 klep dengan noken-as tunggal alias SOHC.

Mesinnya menghasilkan tenaga 74 daya kuda dengan torsi maksimum mencapai 105 Nm, dengan suplai bahan bakar karburator. Maka dari itu, mesin DX sering dioprek untuk meningkatkan performanya.

Ditambah masih menggunakan RWD, membuat Corolla DX jadi mobil untuk berkompetisi, bahkan saat ini ada yang menjadikannya sebagai mobil drfiting.

Baca juga: Ini Perbedaan Fitur, Harga, dan Varian Toyota Corolla Cross

Apalagi, hingga sekarang suku cadang atau spare parts Toyota Corolla DX masih mudah didapat dan banyak subtitusinya. Harga spare part-nya pun dirasa cukup terjangkau.

Jadi, tidak heran bila banyak Toyota Corolla DX yang kondisi mesinnya masih “segar” dengan performa yang terjaga.

Di beberapa pasar otomotif dunia, mobil ini hadir dalam banyak varian kapasitas mesin mulai dari 1.300cc, 1.500cc, 1.600cc, 1.800cc dan 2.000cc, dengan transmisi manual atau otomatis, serta bahan bakar bensin dan diesel.

Berita Terkait

Author

What (apa), Who (siapa), When (kapan), Where (dimana), Why (kenapa), dan How (bagaimana). Suka kecepatan dan ketinggian. I am @arristoocrazy!