Berapa Lama Virus Corona Dapat Bertahan di Eksterior Mobil?

By Reka Harnis - Juni 30, 2021

Virus corona bisa bertahan di eksterior mobil. Namun, berapa lama virus tersebut dapat bertahan?

Virus corona bisa bertahan di eksterior mobil

Meningkatkan kewaspadaan pada diri sendiri memang harus dilakukan pada masa sekarang. Hal ini tentunya dilatarbelakangi oleh kekhawatiran akan penularan virus corona bisa bertahan di eksterior mobil.

Seperti yang diketahui, virus corona bisa menempel dimanapun, termasuk di eksterior mobil. Namun pertanyaannya, berapa lama virus corona dapat bertahan di eksterior mobil?

Berbagai upaya terus dilakukan untuk meminimalisir penularan dari virus tersebut, mulai dari physical distancing atau menjaga jarak, sering mencuci tangan dengan sabun, mengurangi menyentuh wajah, mengonsumsi makanan sehat, hingga mencuci mobil agar tetap aman saat digunakan.

Baca Juga: Istilah Baru yang Populer di Tengah Wabah Virus Corona

Menurut studi yang dilakukan oleh National Institutes of Health (NIH), virus yang dinobatkan sebagai pandemi global ini dapat hidup di permukaan baja, plastik, dan logam sekitar 72 jam (tiga hari).

Studi itu juga mengatakan bahwa virus corona baru dapat bertahan di kertas karton selama sekitar 24 jam, dan sekitar 4 jam pada tembaga.

Baca Juga: Cara Mudah Antisipasi Penularan Virus COVID-19 Saat dalam Perjalanan

Sementara menurut studi yang dilakukan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), virus SARS-CoV yang ditemukan pada 2003 bisa bertahan pada permukaan kaca hingga 96 jam atau setara dengan empat hari.

Studi WHO juga menyebutkan, virus itu bertahan pada plastik, benda keras, dan baja selama sekitar 72 jam (tiga hari).

Penelitian ini tidak berbeda dengan yang dilakukan oleh NIH.

Sehingga, mengacu pada penelitian di atas, dapat dikatakan bahwa virus corona dapat bertahan di eksterior mobil sekitar 3-4 hari dengan asumsi bahan yang terkandung di eksterior mobil terdiri dari material besi, kaca, dan plastik.

Cuci mobil setelah digunakan keluar rumah

Untuk menghindari resiko yang terjadi, lebih baik cuci mobil kamu setelah digunakan untuk berpergian keluar rumah.

Mencuci mobil merupakan salah satu cara untuk mengangkat berbagai virus atau bakteri yang menempel di permukaan mobil dan membuatnya terlihat lebih cerah dari sebelumnya.

Namun, kamu harus memperhatikan cara mencuci yang tepat agar hasil yang didapat juga maksimal.

Mungkin mencuci mobil terlihat mudah, hanya membutuhkan air, shampo, kain, sikat, dan alat-alat lainnya.

Padahal kenyataannya tidak seperti itu, mencuci mobil juga perlu memperhatikan hal-hal khusus yang mungkin sering terlupakan, salah satunya adalah waktu.

Jangan mencuci mobil di bawah sinar matahari

Mencuci mobil wajib memperhatikan waktu yang tepat agar terhindar dari bahaya jamur yang mudah menempel pada bagian-bagian mobil kamu.

Hal ini terjadi bukan hanya disebabkan oleh air hujan, tetapi juga karena sinar matahari. Mencuci mobil di bawah terik matahari akan membuat sisa air cucian mudah mengering.

Ini dapat membuat lapisan cat mobil kamu rusak sehingga lama-kelamaan akan menimbulkan kerak yang mengendap dan akhirnya menjadi jamur.

Cermat dalam memilih shampo mobil

Setelah itu, perhatikan juga jenis shampo yang digunakan. Terkadang, kadar pH atau tingkat keasaman shampo tidak sesuai dengan warna mobil kamu.

Sejatinya, ada tiga tipe warna mobil yang umum digunakan di Indonesia, yatu metalik, pearl, dan solid.

Untuk menghindari terjadinya goresan-goresan pada cat mobil kamu, ada baiknya untuk menggunakan shampo khusus mobil yang memiliki tingkat pH balance, yaitu pH yang mendekati 7.

Selain meminimalisir terjadinya goresan, pH balance juga akan menjaga mobil kamu agar tidak terlihat kusam dan kering yang disebabkan oleh busa shampo dengan pH diatas 7.

Cuci bagian bawah terlebih dahulu

Lalu, jangan lupa juga untuk mencuci mobil dari bagian yang paling kotor, yaitu bagian bawah. Semprotkan air ke bagian kaki-kaki untuk merontokkan kotoran yang menumpuk.

Jika perlu, gunakan sikat untuk membersihkan kotoran tersebut.

Bila area bawah atau kaki-kaki mobil bersih, saatnya menyemprotkan air ke bagian atas mobil, dan dilanjutkan dengan sisi kiri – kanan dan depan – belakang.

Pastikan semua kotoran dan debu rontok sebelum memberi shampo.

Setelah itu, tuangkan shampo pada bagian-bagian mobil secukupnya, lalu gosok dengan lembut dan bilas.

Langkah terakhir adalah lap mobil kamu sampai kering, pastikan tidak ada bercak yang tertinggal. Dengan begitu, mobil kamu akan terlihat lebih bersih dan kinclong tanpa meninggalkan bekas-bekas goresan.

Baca juga: Apakah Asuransi Dapat Menerima Klaim Virus Corona?

Oleh karena itu, selain menjaga kebersihan tubuh dari luar dan dalam, kamu juga perlu memperhatikan kebersihan benda-benda di sekitar untuk mencegah penularan virus ini.

Termasuk mencegah virus corona bisa bertahan di eksterior mobil dengan cara rajin mencuci mobil.

Jika kamu masih sering bepergian menggunakan mobil, maka rajin-rajinlah mencuci mobilmu untuk mencegah virus corona bisa bertahan di eksterior mobil.

Yuk, bersama-sama dengan Seva.id, kita saling menjaga agar kita dan orang-orang tersayang di sekitar kita terhindar dari virus corona.

Berita Terkait

Author