Berapa Jarak Aman Ideal Saat Berkendara di Musim Hujan?

Berkendara di musim hujan membuat pengemudi perlu meningkatkan kewaspadaan, salah satunya adalah menjaga jarak aman.

jarak aman

Musim hujan mulai menghampiri beberapa wilayah di Indonesia. Para pengemudi diharap lebih waspada dan berhati-hati saat berkendara.

Sebab, berkendara di musim hujan dianggap lebih berisiko dibandingkan berkendara dalam kondisi sebaliknya.

Baca juga: Tempat Makan Soto Terenak di Jakarta Saat Musim Hujan

Jalanan yang basah akibat guyuran air hujan membuatnya terasa lebih licin, selain itu mengemudi saat hujan turun juga mampu mengurangi jarak pandang, sehingga visibilitas menjadi lebih terbatas dibandingkan saat kondisi cuaca normal.

Maka dari itu, untuk mengurangi resiko kecelakaan, para pengguna kendaraan bermotor disarankan memperhatikan batas kecepatan.

Selain itu, pastikan rem dalam kondisi prima, karena jika tidak dalam kondisi prima, hal tersebut dapat memicu kejadian yang tidak diinginkan.

Tidak seperti saat kondisi cuaca normal, berkendara di tengah turunnya hujan membuat kendaraan tidak bisa mengerem secara maksimal.

Baca juga: Cara Memilih Ban Mobil yang Cocok untuk Musim Hujan

Jarak aman pengereman yang ideal saat kondisi normal adalah 3 detik, sementara di saat hujan turun maka jarak aman tersebut ditingkatkan menjadi 4-5 detik, tergantung dengan kondisinya

Menjaga jarak aman bukan hanya masalah waktu saat mengerem, jarak pandang yang terganggu juga terkadang membuat pengendara tidak siap untuk mengerem secara spontan akibat jalan yang licin.

memilih ban mobil untuk musim hujan

Tidak hanya itu, mengemudi saat turun hujan juga membuat cengkraman ban terhadap permukaan aspal akan berkurang.

Oleh karenanya, pada saat kondisi hujan, sebaiknya hindari pergerakan tiba-tiba, dan hindari pengereman keras (hard braking) agar mobil tidak tergelincir dan hilang kontrol.

Kemudian, jaga akselerasi kendaraan, jangan berakselerasi secara spontan agar roda kendaraan tidak selip.

Tips aman berkendara di tengah hujan lainnya adalah menghindari genangan air. Sebab, genangan air dapat beresiko terjadinya hydroplaning.

Baca juga: Kelebihan dan Fungsi Water Repellent untuk Mobil Saat Musim Hujan

Hydroplaning adalah hilangnya traksi pada ban saat melewati genangan air yang berakibat hilangnya kendali bagi pengendara dan ada kemungkinan adanya air di rem dapat menyebabkan hilangnya daya henti.

Tetapi, jika harus melewatinya pastikan tidak melaju dalam kecepatan tinggi.

Selain menjaga jarak aman, pengemudi juga perlu lebih berhati-hati pada 10 menit pertama saat hujan turun.  Sebab, 10 menit pertama merupakan saat yang paling berbahaya.

Ini karena saat hujan turun, air akan bercampur dengan kotoran, minyak dan partikel di jalan, menimbulkan lapisan yang sangat licin.

Baca juga: Waspada Aquaplaning Saat Berkendara, Begini Cara Mengatasinya

Hujan deras setelah beberapa waktu akan membersihkan jalanan, sehingga kondisi menjadi lebih aman. Walaupun begitu, pengemudi sebaiknya lebih waspada dan dianjurkan untuk tidak melaju kencang.

Tips berkendara saat hujan

Agar lebih aman, yuk simak beberapa tips berikut ini agar terhindar dari kejadian yang tidak diinginkan saat berkendara di tengah hujan.

Nyalakan lampu

Seperti yang kita ketahui, berkendara di tengah hujan yang sangat lebat akan membuat jarak pandang akan semakin menyempit sehingga sulit untuk melihat kendaraan di sekitar.

Untuk itu, menyalakan lampu sangat disarankan untuk membantu menambah jarak pandang dan membantu penglihatan.

Perhatikan pejalan kaki

Saat hujan turun, tidak jarang para pejalan kaki cenderung menggunakan fokusnya untuk menjaga diri agar tetap kering, sehingga membuatnya menjadi tak memperhatikan sekitar.

Oleh karena itu, pengendara perlu lebih waspada dan memperhatikan apakah terdapat pejalan kaki di sekitar.

Jaga Jarak dengan Kendaraan Besar

Saat kondisi cuaca normal, berkendara dekat kendaraan besar seringkali dianggap berbahaya, apalagi saat hujan turun, sebaiknya jangan terlalu dekat dengan kendaraan besar.

Sebab, selain membuat pengemudi sulit melihat kondisi jalan di depan, kendaraan besar seringkali tak bisa melihat kendaraan kecil yang ada di sekitarnya (blind spot), terlebih saat kondisi hujan.

Pada dasarnya, hujan atau tidak, pengemudi dituntut untuk selalu waspada dan berhati-hati saat berkendara. Menerapkan safety driving tidak hanya untuk keselamatan diri sendiri, namun juga pengendara lain.

Sebelum berkendara, pastikan pula kondisi mobil dalam keadaan prima agar berkendara menjadi lebih aman dan nyaman. Oleh karenanya, jangan lupa lakukan perawatan rutin, ya.

Tak perlu khawatir, ada layanan Home Service dari Seva.id yang siap bantu kamu.