Sebelum Beli Mobil Pahami Dulu Istilah Ini

By Arris Riehady - Agustus 4, 2021

Istilah-istilah berikut ini mungkin bisa membantu kamu saat ingin beli mobil impian. Yuk, cek selanjutnya di sini.

beli mobil

Saat ingin beli mobil, baru atau bekas, banyak sekali istilah dalam jual beli mobil yang digunakan oleh sales.

Dengan memahaminya jelas akan membuat kamu semakin mantab berkomunikasi dengan sales.

Sebelum kamu pergi ke dealer atau datang ke pameran otomotif untuk beli mobil, tidak ada salahnya untuk mempelajari dan memahami istilah dalam jual beli mobil.

Ada beberapa istilah dalam membeli mobil yang mungkin bisa kamu temukan. Berikut di antaranya.

1. Harga on the road dan off the road

Saat sales membagikan price list atau daftar harga biasanya tertulis istilah on the road dan off the road.

Baca juga: 6 Langkah Urus Surat Kendaraan dari Rumah Sambil Rebahan

Istilah on the road ini berarti mobil yang dijual sudah memiliki kelengkapan dokumen seperti STNK dan BPKB. Termasuk biaya pengurusan dan pajaknya.

Sedangkan off the road mobil dijual tanpa kelengkapan dokumen resmi kepolisian. Artinya pembeli wajib mengurusnya sendiri.

Jadi, jangan heran bila harga mobil on the road biasanya lebih mahal ketimbang off the road.

2. Inden

Jika sales memberitahu bahwa mobil yang kamu beli inden, artinya mobil tersebut belum tersedia di dealer dan masih menunggu datangnya stok baru dari pabrik.

Bahkan saat akan beli di dealer atau pameran dan melihat stok mobil yang diinginkan, kesempatan kamu untuk mendapatkannya pun belum terjamin.

Baca juga: 5 Tempat Favorit untuk Belajar Mengemudi Mobil, Mau Coba?

Bila banyak peminat dan permintaan pada mobil tersebut, bisa saja sedang high demand, jadi stok baru yang datang langsung ludes terjual.

Itu mengapa sales kerap menawarkan kamu untuk melakukan booking terlebih dulu agar masuk dalam antrean pemesanan.

3. Tanda jadi

Bila kamu setuju membeli mobil di pameran, umumnya sales akan meminta kamu menyerahkan uang tanda jadi.

Tanda jadi ini merujuk pada uang pengikat atau tanda keseriusan kamu untuk membeli mobil tersebut.

Baca juga: 5 Kelebihan Mesin Turbo di Mobil-mobil Masa Kini

Nantinya, uang tanda jadi akan digabungkan dengan uang muka jika membeli secara kredit atau akan mengurangi total harga mobil jika beli lunas.

Setelah uang tanda jadi lunas, kamu akan diberikan Surat Pembelian Kendaraan (SPK).

4. Uang Muka

Uang muka atau dikenal juga sebagai down payment (DP) berbeda dengan tanda jadi.

Uang muka adalah jumlah nominal yang wajib dibayarkan terlebih dahulu sebagai awal proses kredit. Biasanya jumlah DP sekitar 20-25 persen dari harga jual.

5. Pilih lembaga keuangan yang terpercaya

Pilih lembaga pembiayaan yang terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan di Indonesia, misalnya  Astra Credit Companies (ACC) yang mendukung penjualan mobil melalui jaringan dealer, showroom, maupun perseorangan di seluruh wilayah Indonesia.

Baca juga: Cara Membeli Mobil yang Sesuai dengan Budget, Ini Solusinya

Selain itu, juga ada TAF brand dari PT Toyota Astra Financial Services yang menawarkan pembiayaan mobil khusus brand Toyota, Daihatsu, dan Lexus.

jual beli mobil6. SPK

Setelah memutuskan untuk membeli kendaraan, biasanya sales akan menyiapkan sejumlah dokumen, di antaranya Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) atau biasa juga disebut Surat Pemesanan Mobil.

Surat ini akan mencantumkan data diri kamu sebagai calon pemilik mobil, yang nantinya akan tertera di STNK dan BPKB.

Baca juga: Cara Menghitung Pajak Motor di STNK, Begini Rumusnya

Selain itu, SPK akan berisi keterangan tipe, warna, dan harga mobil yang disetujui. Dokumen-dokumen ini harus kamu simpan, hingga nanti saat penyerahan mobil dari dealer.

7. All risk atau TLO

Istilah dalam jual beli mobil ini biasa berkaitan dengan asuransi yang ditawarkan saat kamu membeli mobil.

All risk adalah jenis asuransi yang melindungi mobil dari semua jenis kerusakan, mulai dari kerusakan ringan, rusak berat, hingga kehilangan.

Baca juga: Jenis-jenis Asuransi Mobil dan Cara Mudah untuk Klaimnya

Sedangkan total loss only (TLO) meski mengandung arti kehilangan total, tetapi yang dimaksud adalah mengganti kehilangan dan kerusakan pada mobil hanya 70-75 persen saja.

Tidak heran bila kamu memilih TLO, biaya preminya lebih murah ketimbang all risk.

tips membeli mobil

8. ADDM dan ADDB

ADDM atau yang lebih dipahami sebagai Angsuran Dibayar Di Muka artinya kamu perlu membayar angsuran pertama bersamaan dengan uang muka.

Baca juga: Cara Membuat Surat Jual Beli Kendaraan yang Wajib Diketahui

Sementara Angsuran Dibayar Di Belakang (ADDB) mengacu pada pembayaran angsuran yang akan jatuh tempo di bulan berikutnya.

Jadi saat membeli mobil, kamu hanya membayar uang muka saja.

9. Angsuran

Kalau uang muka adalah jumlah nominal yang dibayarkan di awal, angsuran ini adalah jumlah nominal yang harus kamu bayarkan per bulan, selama periode waktu yang telah ditentukan.

Baca juga: 5 Cara Kredit Mobil Baru dengan Aman dan Mudah

Biasanya, mayoritas lembaga pembiayaan memberikan masa kredit maksimal lima tahun, jadi kamu bisa mengangsur pembelian mobil hingga 59 atau 60 kali.

10. Tenor

Selain angsuran, kamu harus mengetahui satu istilah lainnya, yaitu tenor pinjaman.

Di atas sudah dibahas sedikit bila kamu bisa mengangsur pembelian mobil hingga 59 atau 60 kali. Nah, jangka waktu itulah yang disebut tenor pinjaman.

Berita Terkait

Author

What (apa), Who (siapa), When (kapan), Where (dimana), Why (kenapa), dan How (bagaimana). Suka kecepatan dan ketinggian. I am @arristoocrazy!