Perbedaan Sabuk Pengaman Pretensioner dan Force Limiter

By Reka Harnis - September 21, 2020

Ada dua jenis teknologi pada sabuk pengaman, yakni pretensioner dan force limiter. Yuk catat perbedaannya berikut ini!

pretensioner dan force limiter

Sabuk pengaman atau seat belt merupakan salah satu fitur yang wajib digunakan, baik oleh pengemudi maupun penumpang demi menjaga keamanan serta keselamatan berkendara.

Berdasarkan data dari National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA), lebih dari 15 ribu jiwa pengguna mobil di setiap tahun selamat dari kecelakaan lalu lintas karena menggunakan sabuk pengaman.

Oleh karena itu, memakai sabuk pengaman tak hanya sebagai bentuk kepatuhan lalu lintas, sabuk pengaman juga berperan menjaga dan melindungi tubuh dari goncangan dan cedera ketika terjadi hal berbahaya seperti rem mendadak atau kecelakaan. 

Sabuk pengaman umumnya memiliki dua jenis teknologi, yakni pretensioner dan force limiter.

Baca juga: Mengenal NCAP, Standar Keselamatan Mobil Masa Kini

Lalu apa yang membedakan pretensioner dan force limiter?

Dilansir dari pressroomtoyotaastra.com, pretensioner berfungsi untuk memastikan sabuk yang digunakan mampu menahan badan pengemudi maupun penumpang.

Pretensioner memiliki sistem kerja sensor yang sama dengan airbag, sehingga saat airbag mengembang karena benturan keras, maka dalam waktu bersamaan seat belt ikut mengencang.

Ketika sabuk mengencang, posisi tubuh akan terjaga dan tetap di bangku. Nantinya, sabuk pengaman yang mengencang tersebut akan kembali mengendur setelah beberapa detik usai kejadian.

Berita Terkait

Author