Cara Agar Mobil LCGC Anda Tetap Bugar Usai Dibawa Mudik

By Arris Riehady - Juni 4, 2018

Merayakan Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran sudah menjadi ritual wajib masyarakat Indonesia yang tinggal di perkotaan. Kerinduan terhadap kampung halaman menjadi semangat tersendiri selain untuk merayakan hari kemenangan bersama keluarga.

 

Karena itu, ada yang nyaman mudik dengan kendaraan umum, sebagian lagi lebih suka menggunakan mobil pribadi. Alasannya agar saat berada di kampung halaman dapat dengan leluasa bersilaturahmi dengan seluruh anggota keluarga, selain juga berwisata.

 

Ternyata, usai perjalanan mudik, tidak hanya tubuh Anda saja yang lelah, mobil yang digunakan sebagai alat transportasi juga bisa mengalami “kelelahan”. Terlebih dalam perjalanan mobil terjebak macet parah di jalur mudik, baik saat berangkat maupun pulang.

 

Sebelum mobil digunakan kembali untuk menemani aktivitas sehari-hari, ada baiknya Anda melakukan beberapa pengecekan. Apalagi jika yang digunakan adalah mobil bermesin kecil seperti yang tergolong dalam skema mobil murah ramah lingkungan atau low cost green car (LCGC).

 

Tidak cukup hanya mencuci bodi dan membersihkan bagian interior saja, bagian mesin dan kaki-kaki juga wajib diperiksa. Ada beberapa komponen yang Anda bisa periksa sendiri di rumah, ada juga yang memang harus  diserahkan pada ahlinya, dalam hal ini adalah mekanik di bengkel resmi.

 

“Ada dua jenis mobil LCGC yang dimiliki Toyota. Untuk yang berkonsep hatchback ada Toyota New Agya. Sedangkan yang berkonsep MPV ada Toyota Toyota All New Calya. Secara keseluruhan tidak ada perbedaan perawatan antara mobil LCGC dengan mobil non-LCGC,” kata Rudi Ganefia, Service Head Auto2000 Krida.

 

Auto2000 Krida berlokasi di Jalan Krida No. 19 Cilandak Timur, Jakarta Selatan, selain melayani penjualan juga melayani servis dan perawatan Toyota.

perjalanan jauh dengan city car

Ia menjelaskan, usai menempuh perjalanan jauh seperti mudik, perawatan yang harus dan wajib dilakukan oleh pemilik mobil adalah mengganti oli mesin dan membersihkan filter-filter. Hal ini berlaku untuk semua jenis mobil, termasuk mobil LCGC.

 

Dengan mengganti oli, kata Rudi, mesin kembali segar. Apalagi mesin mobil menyala non-stop dan bekerja stop and go akibat terjebak kemacetan. Rata-rata, saat mudik, tak kurang mobil akan terjebak dalam kemacetan antara lima hingga 10 jam, bahkan ada yang 20 jam, tergantung tujuan kampung halamannya.

 

Perjalanan mudik tentunya Anda akan membawa beban, baik penumpang maupun barang bawan, dan melewati berbagai medan kondisi jalan, yang tentunya berpengaruh pada bagian kaki-kaki mobil. Karena itu, bila perlu Anda sebagai pemilik mobil disarankan juga untuk melakukan pengecekan ban, spooring, balancing, serta suspensi.

Biasakan juga untuk mengecek komponen rem, kopling, dan transmisi. Perjalanan panjang dengan kecepatan tinggi dan diselingi kondisi macet biasanya akan membuat kampas rem atau kopling menjadi lebih tipis.

 

Meski masih bisa digunakan dan tidak harus diganti, lakukan pemeriksaan untuk memastikan demi keamanan pemakaian. Untuk kendaraan dengan transmisi otomatis, cek juga oli transmisi untuk menjaga kondisi tetap prima.

 

Tak hanya itu, Anda juga dapat melakukan perawatan mobil di rumah secara mandiri dengan melakukan hal yang sederhana, seperti mengecek air radiator, menambahkan air wiper, hingga memeriksa oli power steering serta minyak rem.

 

“Meski sudah dilakukan pengecekan dan penggantian. Usai perjalanan jauh, servis atau atau perawatan berkala sesuai jadwal tetap perlu dilakukan untuk mengembalikan kondisi mobil menjadi lebih prima,” tutup Rudi.

 

Ingat , dengan servis atau atau perawatan berkala sesuai jadwal, mobil selalu siap menemani Anda dalam beraktivitas tiap setiap hari!

 

Berita Terkait

Author

What (apa), Who (siapa), When (kapan), Where (dimana), Why (kenapa), dan How (bagaimana). Suka kecepatan dan ketinggian. I am @arristoocrazy!