Toyota 2000GT, Mobil JDM Legendaris yang Banyak Diburu

Mobil JDM dan JDM look itu ternyata berbeda. Apa bedanya? Simak ulasannya dan ketahui Toyota 2000GT mobil JDM yang legendaris berikut ini.

Toyota 2000GT

Mobil JDM (Japanese Domestic Market) merupakan model mobil yang hanya dijual untuk pasar domestik Jepang dan tidak ada di negara lain.

Lantas apa istimewanya mobil JDM? Seperti diketahui, Jepang merupakan rumah bagi banyak produsen otomotif, termasuk mobil.  Biasanya sebelum diluncurkan secara global, mobil dari merek otomotif Jepang akan dikenalkan lebih dulu untuk pasar lokal Negeri Sakura tersebut.

Bisa juga, bila mobil tersebut dikhususkan untuk pasar global, makan Jepang akan memiliki variannya sendiri dengan model, spesifikasi, serta fitur yang berbeda. Inilah yang kemudian disebut sebagai mobil JDM.

Contoh dari mobil JDM adalah Toyota Great Corolla atau kerap disebut Greco. Greco versi JDM memiliki beberapa varian seperti Levin GT Apex AE101, Ceres, dan BZ-Touring Wagon.

Baca juga: SevaMagz Vol. 5: Toyota di Hati Kita

Mobil JDM bisa dibeli oleh masyarakat Indonesia dengan cara impor melalui jalur importir umum (IU). Walau diimpor dalam keadaan utuh atau completely built-up (CBU), karena regulasi ada beberapa fitur dan kapasitas mesin yang dikurangi.

Selain itu, mobil JDM yang bisa diimpor biasanya adalah mobil bekas yang usianya sudah mencapai 25 tahun.

Toyota AE86

JDM look

Lain hal dengan apa yang disebut dengan JDM look. JDM look adalah aliran modifikasi yang membuat mobil pabrikan Jepang di dalam negeri menyerupai mobil JDM.

Aliran JDM look ini terbagi lagi menjadi pure JDM style yang menggunakan aksesoris dan suku cadang original equipment manufacturer (OEM) dan pure JDM dengan mengaplikasikan produk asli dari Jepang dan bukan replika atau tiruannya.

Baca juga: Semua yang Pertama dalam Sejarah Toyota di Indonesia

Selanjutnya ada juga JDM style yang lebih ke arah gaya mobil balap jalanan khas Jepang. Part modifikasi, aksesoris, dan suku cadangnya pun merek dari Jepang. Aliran ini bahkan bisa diaplikasikan untuk mobil yang bukan merek Jepang.

Toyota 2000GT

Toyota 2000GT

Mobil supercar coupe dua pintu ini diproduksi oleh Toyota Motor Corporation secara terbatas dan khusus untuk pasar Jepang saja.

Istimewanya lagi, untuk merancang dapur pacu Toyota 2000GT, Toyota Motor Corporation bekerjasama Yamaha Motor Corporation yang notabenenya adalah produsen motor.

Mesin yang digunakan pada mobil supercar pertama di Jepang ini berkapasitas 2.000 cc dengan konfigurasi 6 silinder yang diberikan teknologi Double Over Head Camshaft (DOHC) oleh Yamaha.

Baca juga: Toyota Corolla dari Generasi ke Generasi

Mesin tersebut dikawinkan dengan transmisi manual 5 percepatan dengan penggerak roda belakang. Tenaganya dapat mencapai 150 daya kuda dengan kecepatan maksimal hingga 217 kilometer per jam. Sementara konsumsi bahan bakarnya 13,1 kilometer per liter. Kencang dan irit pada zamannya.

Dari segi desain eksterior, meski digadang sebagai supercar, namun sesuai namanya Toyota 2000GT menganut aliran Gran Tourer. Ya, 2000 melambangkan kapasitas mesin, dan GT adalah desain eksterior mobil ini.

Toyota 2000GT

Desain tersebut dikombinasikan dengan coke bottle styling untuk memantapkan aerodinamika dan pop-up headlamp yang ikonik.

Tidak hanya itu, desain atap dari Toyota 2000GT ini pun ikonik. Bahkan desainnya turut diadaptasi ke Toyota Supra generasi kelima atau Mark V yang dikenal juga dengan Toyota GR Supra.

Desain yang disebut double-bubble tersebut, dibuat untuk mereduksi hambatan angin dan membuat desain bodi eksteriornya lebih kompak namun masih tampak kekar.

Baca juga: Lebih Dekat Mengenal Toyota Supra dari Generasi ke Generasi

Selain itu, desain ini pun berfungsi untuk memberikan head room lebih di bagian interior. Meski tetap saja atap ini kurang cocok untuk orang yang tingginya di atas rata-rata orang Jepang.

Toyota 2000GT

Dalam film James Bond, You Only Live Twice, yang dibintangi Sean Connery, terlihat Toyota 2000GT dengan atap convertible. Padahal aslinya tidak ada Toyota 2000GT varian tersebut.

Alasannya adalah agar Sean Connery yang tingginya 188 centimeter yang berperan sebagai James Bond dapat dengan nyaman mengendarai Toyota 2000GT, selain untuk kebutuhan pengambilan gambar.

Baca juga: Sejarah Toyota Starlet hingga Berolusi Menjadi Toyota Yaris

Selain mesin, untuk bagian interior, ada andil Yamaha juga di dalamnya. Sebut saja bagian lingkar kemudi dan konsol tengah dari Rosewood Veneers yang dikerjakan oleh divisi produsen grand piano dari Yamaha.

Bagian jok, dashboard, dan door trim juga dibalut kulit berkualitas. Bila dibandingkan, tidak kalah dengan interior supercar zaman sekarang.

Tercatat sejak diperkenalkan pada Tokyo Motor Show 1965 serta mulai diproduksi pada tahun 1967 hingga berakhir pada 1970, hanya 351 unit Toyota 2000GT saja yang berhasil terjual. 62 di antaranya adalah konfigurasi setir kiri.

Dalam sebuah lelang, rekor harga tertinggi untuk Toyota 2000GT tahun 1967 adalah 1,2 juta dolar Amerika Serikat, atau bila dikonversi sekitar 17,4 miliar rupiah. Jadi, jangan tanya bagaimana langkanya mobil JDM yang satu ini.