Tips Berkendara yang Aman Bila Bertemu Bus dan Truk

By Reka Harnis - Juli 19, 2021

Demi meminimalisir risiko, yuk simak tips berkendara yang aman bila bertemu bus dan truk berikut ini.

tips berkendara yang aman

Ketika mengemudi di jalan raya, kendaraan-kendaraan besar seperti truk atau bus seringkali dijumpai, terlebih jika kamu sedang melakukan perjalanan ke luar kota. 

Sebenarnya, pengendara mobil yang ukurannya lebih kecil tidak disarankan untuk mengemudi terlalu lama di dekat truk atau bus karena berbahaya.

Seperti yang diketahui, baik bus maupun truk punya keterbatasan visibilitas atau jarak pandang dibanding dengan kendaraan lainnya.

Baca juga: Mungkin Ini Bisa Jadi Pencegah Kecelakaan di Tol Cipularang

Hal ini karena dimensinya yang besar membuat pandangan sopir truk menjadi terbatas, apalagi jika muatan atau barang melebihi kapasitas.

Maka dari itu, pengendara lain sebaiknya lebih waspada saat berkendara di dekat truk atau bus.

Adanya kewaspadaan dan pengetahuan soal tips berkendara yang aman di dekat truk dan bus, maka otomatis kamu sudah meminimalisir potensi bahaya. Berikut tipsnya.

berkendara di dekat truk atau bus

Jaga jarak aman

Menjaga jarak aman memang selalu dianjurkan untuk dilakukan oleh setiap pengemudi, begitupun saat berkendara di dekat truk atau bus.

Sebab, jika terlalu dekat dengan kendaraan besar tersebut, akan membuat kamu tidak memiliki cukup ruang untuk mengintip jalur dari arah berlawanan karena tertutup oleh bodi truk atau bus.

Baca juga: Aturan Jaga Jarak Saat Berkendara Sesuai Undang-Undang

elain itu, dengan menjaga jarak, kamu jadi bisa mengantisipasi pergerakan truk atau bus apabila tiba-tiba melakukan pengereman mendadak atau tidak kuat menanjak.

Menjaga jarak aman bukan sekadar memberi ruang gerak bagi truk atau bus, namun juga membuat mobil mudah terlihat oleh sopir truk.

Sebab, semakin dekat jarak mobil dengan truk, semakin sulit sopir truk mengawasi mobil kamu (blind spot).

Beri tanda atau isyarat

Tips berkendara yang aman di belakang truk atau bus berikutnya adalah jangan lupa untuk berikan tanda saat kamu ingin menyalip, bisa dengan lampu dim atau klakson, tergantung kondisi.

Dengan begitu, pengemudi truk dapat menyadari keberadaan mobil kamu dan menjaga kewaspadaannya. Hindari mendahului tanpa tanda atau isyarat terlebih dulu.

Baca juga: Etika dan Aturan Lampu Jauh, Jangan Bikin Orang Lain Silau

Namun, yang perlu diingat, jangan sampai isyarat kamu mengganggu pengendara lainnya. Gunakan klakson atau lampu dim secukupnya, jangan berlebihan.

berkendara di dekat truk atau bus

Perhatikan manuver Truk

Jangan segan-segan memberikan ruang bila truk di depan memberi isyarat untuk melakukan manuver, seperti berbelok, putar arah, atau parkir.

Perlambat laju kendaraan dan tunggu sampai posisi truk benar-benar aman.

Baca juga: Panduan Jenis Mobil dan Perbedaannya Secara Lengkap

Apalagi kalau mobil berada di sisi dalam radius manuver truk tersebut. Perpaduan antara bodi besar dan blind spot akan membuat mobil kamu terancam bahaya jika tidak sabar menunggu.

berkendara di dekat truk atau bus

Pahami blind spot

Jenis kendaraan besar seperti truk dan bus memiliki blind spot atau titik buta yang besar. Blind spot adalah area yang tidak terlihat oleh pengendara.

Area tersebut biasanya terletak pada sekeliling pengendara yang jangkauan pandangannya terbatas oleh cermin atau muatan yang dibawa.

Baca juga: Antisipasi Area Blind Spot di Mobil dengan Cara Ini

Mengingat dimensi truk dan bus yang besar, blind spot untuk dua kendaraan jumbo tersebut juga lebih besar. 

Blind spot pada truk dan bus terletak pada jarak sekitar 2 meter dari bagian depan, 3 meter dari sebelah kiri, dan tentu saja di bagian belakang.

Perlu diketahui juga bahwa area blind spot pada truk dan bus akan lebih besar saat kendaraan ini berbelok.

Berita Terkait

Author