Spot Instagramable di Malang dan Batu yang Wajib Dikunjungi

24 April 2018

Malang dan Batu merupakan dua kota  yang menyenangkan untuk dijelajahi secara bersamaan kala liburan ke Jawa Timur. Dari Surabaya, keduanya dapat ditempuh sekitar dua hingga tiga jam berkendara.

 

Malang menawarkan siapa saja wisatawan yang datang untuk menikmati ritme hidup santai dan sederhana. Meski kini mulai ramai dengan kehadiran sejumlah hotel dan pertokoan, suasana tradisionalnya tetap terasa di berbagai sudut.

 

Sedangkan Batu, secara resmi sejak 2001 menyandang status sebagai kota dengan pemerintahan sendiri. Dari Malang, jaraknya hanya sekitar 15 kilometer dengan suhu rata-rata 15-19 derajat Celsius. Tak heran bila Batu kini difavoritkan untuk berlibur karena hawa udaranya yang sejuk.

 

Berikut lokasi wisata di Malang dan wisata di Batu yang fotogenik dan pasti akan memenuhi galeri Instagram Anda.

 

1. Kampung Wisata Jodipan

Kampung ini penuh warna sehingga dijuluki sebagai Kampung Warna-Warni. Foto-foto keindahan Kampung Jodipan pun dengan cepat menyebar di sosial media sehingga mengundang wisatawan untuk datang.

 

Dengan biaya tiket masuk seharga Rp 2.000 per orang, saat menyusuri tempat ini Anda akan menemukan banyak anak tangga. Jadi siapkan kaki dan tenaga, terlebih saat siang hari kala matahari tengah terik dan cuaca cukup panas.

 

Selain itu, tentu banyak spot foto menarik di Kampung Wisata Jodipan seperti, aneka mural, rumah berhiasi pita warna-warni, topeng-topeng, hingga bunga-bunga. Saat haus tidak perlu kuatir karena beberapa rumah di tempat ini juga menjajakan mium dan makanan kecil.

 

Kampung ini juga bagus bila dilihat serta difoto dari jembatan Jalan Gatot Subroto, berhubung terletak di tepi Sungai Brantas.

 

Hingga saat ini, Kampung Wisata Jodipan menjadi lokasi foto di Malang yang favorit.

 

2. Coban Rondo dan Taman Labirin

Air terjun bertingkat setinggi 60 meter ini merupakan yang paling mudah diakses. Lokasinya berada di Desa Pandesari, Kecamatan Pujon, atau sekitar satu jam berkendara dari Malang.

 

Airnya mengalir dari air terjun kembar bernama Coban Manten yang bergabung dengan nama Coban Dudo, kemudian jatuh dan mengalir dengan nama Coban Rondo.

 

Karena suasananya yang sejuk dan asri, banyak wisatawan yang piknik dengan memanfaatkan deretan kursi panjang dan gazebo di sini untuk bersantai dan makan bersama keluarga.

 

Seiring bertambahnya jumlah wisatawan yang datang, berbagai fasilitas pun disediakan, seperti Taman Labirin yang menawarkan spot yang populer untuk berfoto.

 

Taman ini memang tak terlalu luas, namun wisatawan akan dibuat kesulitan mencari jalan keluar karena jalur yang dipagari tanaman setinggi dua meter ini berputar-putar dan banyak yang buntu.

 

Agar tidak bosan, jalur labirin tersebut  terus diubah, sehingga wisatawan dapat terus merasakan sensasi pertama kali datang.

 

Buka setiap hari pukul 09.00 hingga 16.00 WIB, tiket yang harus dibayar adalah tiket Kawasan Wisata Coban Rondo Rp 15.000 per orang dan tiket Taman Labirin Rp 10.000 per orang.

 

3. Pantai Batu Bengkung

Tak disangka, Malang ternyata memiliki pantai yang indah. Untuk menuju ke sini, dapat menempuh rute yang sama dengan rute ke Pantai Sendangbiru. Setibanya di pertigaan Sendangbiru, belok kanan hingga menemukan petunjuk Pantai Batu Bengkung.

 

Pantai Batu Bengkung terletak di Desa Gajahrejo, Kecamatan Gedangan, sekitar 65 kilometer dari pusat kota Malang, atau sekitar dua hingga tiga jam berkendara.

 

Sayangnya, di pantai ini wisatawan tidak bisa berenang karena ombaknya besar khas pantai selatan. Sebagai gantinya, wisatawan dapat duduk-duduk di tepi pantai menikmati hamparan karang yang memecah ombak dari Samudra Hindia.

 

Selain itu, terdapat ceruk yang membentuk kolam alami, terutama di musim hujan. “Kolam” ini penuh terisi air, sehingga wisatawan dapat bermain air di sini.

 

Sore hari, naiklah ke puncak bukit yang mengapit pantai untuk menikmati detik-detik matahari terbenam. Tentu saja, momen ini amat sayang bila tak diabadikan di kamera.

 

4. Alun-alun Kota Batu

Berlokasi di tengah Kota Batu, bukan hal sulit untuk menemukannya. Di sinilah sebagian warga Kota Batu menghabiskan waktu, karena memang fasilitas umum ini disediakan gratis oleh pemerintah setempat.

 

Di tengahnya terdapat patung apel yang menjadi ikon Kota Batu selain sebuah kincir ria. Bila ingin menikmati panorama kota, wisatawan dapat naik wahana ini.

 

Waktu yang tepat untuk ke sini adalah saat pagi atau sore hari. Tentunya inilah saat yang tepat untuk mengambil foto, dari atas kincir ria.

 

Alun-alun Kota Batu dibuat dengan konsep yang ramah wisatawan. Di sini juga terdapat area bermain untuk anak, ruang informasi berbentuk stroberi, selain dilarang keras untuk merokok.

 

Di malam hari, kawasan ini akan dipenuhi warga dan wisatawan yang ingin menikmati udara sejuk. Di sekitar alun-alun pun berjejer warung-warung makanan, serta jangan lupa untuk minum susu di Rumah Susu Ganesha.

 

5. Omah Kayu

Salah satu yang kini menjadi primadona wisata Batu. Lokasinya sendiri berada di area Gunung Banyak.

 

Sama seperti Kampung Wisata Jodipan, Omah Kayu ini mulai terkenal dan banyak dikunjungi wisatawan berkat foto-fotonya yang berseliweran di sosial media.

 

Sesuai namanya, di sini terdapat enam rumah pohon. Jika tidak menginap, wisatawan hanya diperbolehkan berada di tempat ini maksimal hingga pukul 17:00. Wisatawan dapat duduk santai di balkon kabin, lalu berfoto dengan latar hutan pinus.

 

Tiap rumah memiliki daya tampung maksimal, mulai tiga hingga enam orang, jadi bersiaplah antre karena wisatawan bila ingin berfoto.

 

Saking cantiknya, banyak pasangan yang menggunakan tempat ini sebagai lokasi foto pranikah.

 

Terdapat dua jenis tiket, yakni tiket masuk Kawasan Wisata Gunung Banyak Rp 5.000 per orang dan tiket masuk Omah Kayu Rp 5.000 per orang, sementara harga menginap di Omah Kayu mulai Rp 350.000 per malam.

 

6. Jatim Park

Bila liburan bersama anak dan keluarga, Jatim Park memiliki banyak atraksi yang letaknya terpisah-pisah, namun berdekatan serta mudah diakses. Di antaranya:

 

Jatim Park 1 yang merupakan taman bermain dan hiburan dengan lebih dari 30 wahana, seperti roller coaster dan drop zone.

 

Jatim Park 2 sebagai tempat wisata edukasi yang terdiri Eco Green Park dengan berbagai wahana bertema alam dan budaya.

 

Jatim Park 3 yang menyuguhkan wahana Dino Park sebagai wisata unggulannya. Tempat ini juga memanjakan pecinta video game dan musik lewat berbagai koleksi.

 

Batu Secret Zoo yang memiliki berbagai fauna dari Asia dan Afrika. Di areanya ada juga Museum Satwa dengan berbagai koleksi satwa dari penjuru dunia yang diawetkan dan ditata apik, serta beberapa replika dinosaurus dan hewan purba lainnya.

 

Ada juga Museum Angkut yang memamerkan berbagai jenis kendaraan, tradisional hingga modern dari seluruh dunia, yang dilengkapi dengan informasi sejarah mengenai kendaraan tersebut.  Selain itu, museum ini memiliki beberapa area untuk berfoto.

 

Itu semua masih ditambah Batu Night Spectacular (BNS) dengan berbagai wahana yang buka dari sore hingga tengah malam.

 

Tentunya, semua lokasi tersebut fotogenik. Wisatawan dapat memilih aktivitas yang sesuai dengan kebutuhan liburannya.

 

Mumpung sebentar lagi Idul Fitri, kenapa tidak sekalian Anda mengajukan perpanjangan cuti dan liburan ke Malang dan Batu?

Arris Riehady

SHARE