Penyebab Smart Key Mobil Bermasalah dan Cara Menanganinya

22 July 2019

Kadang, smart key mobil mengalami masalah secara tiba-tiba. Jangan panik, berikut cara menanganinya.

Kehadiran smart key atau keyless entry membuat mobil-mobil keluaran sekarang sudah tidak membutuhkan anak kunci untuk membuka pintu atau menyalakan mesin. Teknologi ini semakin memudahkan mobilisasi pengendara dan meningkatkan keamanan mobil.

 

Pada dasarnya, cara kerja smart key mobil adalah menggunakan gelombang radio untuk melakukan segala sesuatunya. Frekuensi yang digunakan oleh setiap mobil berbeda-beda, tergantung dari modul penerima frekuensi (receiver) di mobil tersebut. Hal itu yang membuat smart key hanya bisa digunakan pada satu mobil saja.

 

Walaupun begitu, bukan berarti smart key tidak membutuhkan perawatan. Kepraktisan yang ditawarkan oleh smart key perlu pengecekan berkala. Jika tidak, dikhawatirkan malah nantinya menjadi bumerang bagi pemilik mobil.

 

Ada beberapa masalah yang sering terjadi pada smart key mobil. Malah, smart key kadang bisa tidak berfungsi secara tiba-tiba. Untuk mengetahuinya, simak penjelasan di bawah ini yang mungkin bisa membantu Anda saat terjadi masalah pada smart key mobil.

 

Baca: Smart Key Mobil Berpotensi Tidak Berfungsi, Coba Antisipasi dengan Cara Ini

 

Baterai lemah

Masalah yg pertama ini sering terjadi pada sebagian pemilik mobil. Kebanyakan, mereka tidak menyadari saat baterai smart key sudah lemah atau habis. Tentunya, ini akan menyulitkan pengendara ketika ingin membuka kunci dan menghidupkan mobil.

 

Biasanya, baterai smart key yang akan habis ditandai dengan lemah atau redupnya lampu indikator yang terdapat pada smart key. Selain itu, respon yang dihasilkan smart key juga lebih lambat dari sebelumnya.

 

Cara mengatasinya adalah dengan mendekatkan smart key ke tombol start/stop engine sambil menginjak pedal rem sampai lampu indikator berubah menjadi warna hijau. Sebagai informasi, walaupun baterai lemah atau habis, rata-rata smart key masih menyimpan sinyal berfrekuensi rendah dan dapat digunakan untuk menyalakan mesin.

 

Baterai smart key berusia sekitar 3 tahun. Untuk itu, setelah sampai di tujuan, ada baiknya segera ganti baterai smart key Anda di bengkel resmi terdekat agar dapat kembali bekerja optimal seperti sebelumnya.

 

Gangguan gelombang

Seperti yang sudah disebutkan di atas, salah satu hal penting yang menunjang kinerja smart key adalah gelombang radio. Biasanya, gelombang tersebut akan terganggu karena beberapa hal, seperti ketika parkir di dekat pemancar radio, parkir di daerah yang terdapat Base Transceiver Station (BTS) provider telepon seluler, dan sebagainya.

 

Ketika mengalami gangguan gelombang, otomatis smart key mobil Anda seakan mati mendadak dan tidak berfungsi. Untuk mengatasinya, Anda tidak perlu bingung karena pintu mobil akan tetap bisa dibuka dengan kunci secara manual.

 

Lalu, untuk menghidupkan mesin, Anda hanya perlu mendekatkan smart key Anda ke tombol start/stop engine sambil menginjak pedal rem sampai lampu indikator berubah menjadi warna hijau. Sama seperti ketika smart key kehabisan baterai.

 

Tujuan mendekatkan smart key ke tombol start/stop engine adalah agar reciever dapat menerima gelombang radio yang dikirim oleh smart key lebih baik.

 

Masalah pada rolling code

Rolling code atau juga biasa disebut dengan hopping code merupakan bagian dari smart key yang berfungsi untuk mengirimkan gelombang radio ke tuner mobil. Rata-rata rolling code memiliki masa aktif sekitar 5 tahun.

 

Jika sudah lewat dari 5 tahun, maka rolling code dapat menjadi salah satu penyebab tidak berfungsinya smart key mobil Anda.

 

Apabila hal ini terjadi, jalan keluarnya adalah Anda harus melakukan penggantian rolling code di bengkel resmi.

 

Baca juga: Keuntungan Menggunakan Keyless Entry

 

Terendam air

Dengan sistem smart key, Anda tidak perlu lagi mengeluarkan anak kunci untuk menghidupkan kendaraan layaknya kunci konvensional. Cukup letakkan di saku celana saja.

 

Namun, kadang-kadang pengendara lupa untuk mengeluarkan kunci dari saku celana ketika menggantinya, sehingga smart key ikut terbawa oleh celana sampai dengan saat mencuci. Akibatnya, smart key terendam air bersama celana yang dicuci.

 

Kejadian itu dapat membuat smart key mobil rusak, bahkan mati total sehingga tidak bisa digunakan untuk membuka serta menghidupkan mobil. Jalan satu-satunya untuk mengatasi masalah ini adalah dengan menggunakan kunci darurat yang diberikan oleh pabrikan ketika membeli mobil.

 

Tetapi, saat menggunakan kunci darurat untuk membuka pintu mobil, biasanya alarm akan berbunyi. Jadi, sebelum itu, lepas kabel atau sekring klakson untuk sementara agar alarm tidak berbunyi dan segera bawa smart key mobil Anda ke bengkel resmi untuk penanganan lebih lanjut.

 

Apabila sudah memahami tindakan apa yang harus dilakukan ketika smart key mengalami masalah, Anda tidak perlu panik lagi bila itu terjadi. Maka dari itu, selain merawat kondisi mesin kendaraan secara berkala, jangan lupa juga untuk selalu melakukan pengecekan pada smart key mobil Anda ya.

SHARE