Mobil Standar Dipakai Ngedrift? Bisa dengan Cara Ini

By Arris Riehady - Oktober 8, 2018

Apa jadinya bila mobil standar dipakai nge-drift? Yuk, simak selengkapnya di sini.

Teknik drifting

Teknik umum yang digunakan drifter, sebutan pengemudi mobil drift, adalah saat mendekati tikungan dengan kecepatan yang cukup tinggi akan akan menekan kopling dan pindah ke gigi 2, lalu menekan gas sampai sekitar 4.000-5.000 RPM.

Saat kopling dilepas, akan ada putaran cepat pada ban karena saat itu putaran mesin sedang tinggi. Hal ini membuat ban belakang sampai kehilangan traksi dan bagian belakang mobil akan melintir.

Tentunya bagi drifter profesional, saat balapan dalam lomba drift, mereka memiliki segudang teknik untuk memenangkan kejuaraan.

Ada empat kriteria yang dihitung oleh dewan juri dalam sebuah kompetisi drifting, yaitu speed, line, angle, dan style.

Di sisi lain, dengan tips di atas, mobil Anda sudah tidak standar lagi. Mobil standar memang tidak didesain untuk melakukan drift.

Baca juga: Catat! Ini Kata Polisi soal Memodifikasi Kendaraan Bermotor

Terlebih mobil terkini juga sudah dilengkapi beragam teknologi supaya tidak terjadi traksi yang berlebih di ban belakang saat di tikungan.

Sekali pun mobil standar sudah dimodifikasi menjadi mobil drift, perlu diingat melakukan drifting di jalan raya umum adalah kegiatan ilegal karena berbahaya.

Bahayanya tentu bagi pengemudi dan juga bagi pengguna jalan lainnya. Karena itu, yuk mulai asah kemampuan drift di ajang khusus balapan drift.

Berita Terkait

Author

What (apa), Who (siapa), When (kapan), Where (dimana), Why (kenapa), dan How (bagaimana). Suka kecepatan dan ketinggian. I am @arristoocrazy!