Mitos atau Fakta, Oli Mobil Bisa Digunakan untuk Motor?

By Reka Harnis - June 30, 2020

Sama-sama berfungsi sebagai pelumas mesin, amankah jika oli mobil digunakan untuk motor? Yuk, simak ulasannya berikut ini.

ganti oli sendiri

Salah satu yang mempengaruhi performa kendaraan bermotor adalah kualitas pelumas atau oli yang digunakan. Secara fungsi, oli dapat melindungi gesekan yang terjadi di komponen mesin. Maka dari itu, pemilik kendaraan perlu memberi perhatian khusus terhadap waktu penggantian dan jenis oli yang digunakan.

Tidak sedikit orang yang beranggapan bahwa oli untuk mesin mobil dan motor sama saja. Sehingga banyak yang memanfaatkan oli mobil untuk digunakan sebagai pelumas mesin motor.

Lalu, sebenarnya bolehkah hal tersebut dilakukan? Bagaimana dampaknya?

Baca juga: Ganti Oli Mesin Mobil Sendiri di Rumah, Mudah dan Tidak Repot

Pada dasarnya, penggunaan oli mobil untuk motor dirasa kurang tepat dan dapat menimbulkan efek yang menyebabkan kerusakan pada kendaraan.

Meski keduanya memiliki fungsi yang sama terhadap mesin, namun pada mesin mobil lebih banyak mengadopsi sistem transmisi dengan jenis kopling kering. Sementara bagian kopling motor terendam oli atau yang lebih akrab disebut dengan kopling basah.

ganti oli sendiri

Akibatnya tentu saja performa motor akan terganggu, lantaran kopling menjadi selip. Imbasnya pasti akan muncul beragam masalah pada mesin.

Perbedaan lainnya ada pada kapasitas mesin mobil dan motor. Perbedaan kapasitas yang besar membuat mesin mobil akan bekerja pada RPM rendah.

Baca juga: DIY, Cara Mudah Mengganti Filter Udara di Mobil

Sementara motor memiliki RPM yang tinggi akibat putaran mesin yang juga lebih tinggi. Hal inilah yang membuat produsen oli menerapkan formulasi yang berbeda sesuai dengan fungsi dan kinerja mesin kendaraan.

Maka dari itu, sebaiknya gunakan oli yang sesuai dengan spesifikasi dan jenis yang sesuai dengan karakter mesin kendaraan.

Pasalnya, jika oli yang digunakan tidak sesuai dari spesifikasi mesin dapat mengakibatkan kerusakan pada part mesinnya. Karena sistem pelumasan tidak sesuai yang dibutuhkan.

Jika hal tersebut terjadi, bukan tidak mungkin kamu akan mengeluarkan lebih banyak uang untuk memperbaiki mesin yang rusak akibat asal memilih oli.

Hal ini juga berlaku pada penggunaan oli motor untuk mesin mobil.

Berita Terkait

Author