Liburan Tenang jika Meninggalkan Mobil di Rumah dengan Cara Ini

Selama liburan berlangsung tak sedikit yang memilih naik transportasi umum dan meninggalkan mobil di rumah. Guna membantu Anda tenang berlibur dengan meninggalkan mobil di rumah, sebaiknya terapkan cara ini.

Musim liburan sudah di depan mata, apalagi bulan April banyak tanggal merah—yang biasanya—dimanfaatkan oleh masyarakat buat liburan. Tentu saja, segala rencana sudah Anda persiapkan, bukan?

 

Salah satunya ialah menentukan transportasi buat liburan. Rata-rata para wisatawan yang ingin liburan dengan memanfaatkan tanggal merah lebih memilih naik transportasi umum atau transportasi online, seperti Sejalan, dan meninggalkan kendaraannya di rumah.

 

Namun, bagi Anda yang meninggalkan mobil di rumah, Anda perlu hati-hati. Sebab, untuk meninggalkan mobil selama liburan, yang umumnya terdiri dari sistem elektronik dan mekanik, pun perlu banyak pertimbangan. Karena itu, guna membantu Anda liburan dengan aman dan tenang, dengan meninggalkan mobil di rumah, Anda perlu membaca tips berikut agar terhindar dari masalah yang tak diinginkan.

Periksa tekanan angin ban

Sebelum Anda pergi liburan, Anda perlu memeriksa kondisi ban mobil terlebih dahulu, khususnya tekanan angin. Anda dapat menaikkan tekanan angin sedikit dari angka normal yang direkomendasikan pabrik. Cukup naikkan sekitar 3—5 psi dari angka biasa.

 

Hal itu bertujuan agar  mobil tidak mengalami penyusutan tekanan. Selain itu, ban juga tak akan menjadi kotak atau kempes. Dengan begitu, sesampainya Anda di rumah seusai liburan, Anda tidak direpotkan dengan masalah ban kempes.

 

Baca juga: Fatal, Ini Efek Bila Tak Pakai Oli yang Sesuai

 

Cek komponen aki

Ada sebagian kebiasaan yang dilakukan oleh para pemilik mobil saat liburan, yaitu mencabut komponen aki. Padahal, bila Anda meninggalkan mobil di rumah hanya sekitar 2-4 hari saja, ada baiknya aki tak perlu dicabut. Jika aki dicabut, hal itu dapat membuat setting-an di mobil berubah.

 

Namun, bila Anda pergi liburan lebih dari seminggu, pastikan aki mobil ditinggal dalam keadaan baik. Artinya, pastikan aki tersebut tidak bocor atau komponen kabel rusak. Sebab aki merupakan bagian yang terhubung langsung dengan bagian elektrikal. Anda dapat mencopot kabel minus selama mobil ditinggalkan dalam waktu lama.

Penuhi tangki bahan bakar

Selain memeriksa aki, Anda juga tak boleh luput untuk mengintip bagian tangki bensin. Tangki bahan bakar sebaiknya diisi penuh terlebih dahulu sebelum Anda liburan. Tujuannya adalah untuk meminimalisasi terjadinya kondensasi, yang dapat bisa memicu timbulnya bulir air akibat minimnya jumlah bahan bakar.

Gunakan pewangi atau anti lembab

Selain itu, Anda juga perlu meletakkan pewangi atau antilembab di kabin mobil. Komponen ini dapat menetralisasi udara di kabin agar tetap terjaga selama tidak digunakan, terlebih selama Anda meninggalkan mobil di rumah, mobil harus ditinggalkan dalam keadaan tertutup sehingga tak ada pertukaran udara di dalamnya.

 

Baca juga:8 Pilihan Mobil Keluarga Terbaik

 

Gunakan sarung mobil

Sarung mobil mempunyai fungsi yang sangat penting sebagai pelindung bodi dari debu, kotoran, udara, dan goresan. Jadi, saat Anda meninggalkan mobil, Anda perlu menutupi bodinya dengan cover mobil.

 

Bila Anda meninggalkan mobil di luar, Anda perlu menggunakan cover yang terbuat dari bahan parasut anti-air agar terhindar dari hujan dan jamur, sedangkan bila Anda menaruhnya di indoor,  cukup gunakan cover yang terbuat dari kain agar sirkulasi tetap terjaga dan tidak lembab.

 

Nah, itulah beberapa tips yang bisa Anda terapkan saat meninggalkan mobil di rumah selama liburan. Jadi, yuk, kita liburan dengan aman tanpa mengkhawatirkan mobil di rumah.