Jembatan Batam-Bintan Selesai Sebelum 2024, Jadi Jembatan Terpanjang di Indonesia

Kawasan perdagangan dan wisata di Kepulauan Riau segera terhubung dengan Jembatan Batam-Bintan, berapa kilometer panjangnya?

Jembatan Batam-Bintan

Kepulauan Riau bakal semakin terdepan dengan segera dibangunnya Jembatan Batam-Bintan yang menghubungkan Batam sebagai kawasan perdagangan dengan Bintan yang memiliki tempat wisata alam cantik.

Hal ini telah diumumkan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui laman resmi pu.go.id pada 21 April 2021.

Baca juga: Cara Membuat dan Perpanjang SIM Online Via Aplikasi Sinar

Selain itu, dengan adanya Jembatan Batam-Bintan, akan meningkatkan konektivitas antar pusat pertumbuhan ekonomi di Provinsi Kepulauan Riau sekaligus membuka peluang investasi bidang jalan dan jembatan.

Jembatan Batam-Bintan

Biaya Pembangunan Jembatan Batam-Bintan

Biaya pembangunan Jembatan Batam-Bintan ini dilaksanakan melalui skema Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU).

Dikutip dari pu.go.id, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, pembiayaan pembangunan infastruktur dengan skema KPBU memiliki keunggulan dibandingkan dengan APBN.

Baca juga: Makanan dan Minuman Ini Bisa Bikin Anti Ngantuk Saat Nyetir

Dengan skema KPBU, swasta memiliki kepastian pengembalian (investasi) plus keuntungan. Sementara keuntungan pemerintah proyeknya banyak yang mengawasi, sehingga tercipta tertib admininistrasi dan tertib teknis untuk melayani masyarakat lebih baik.

Menurut Direktur Pembangunan Jembatan, Ditjen Bina Yudha Handita Pandjiriawan, Jembatan Batam-Bintan termasuk jembatan khusus yang terdiri dari dua jembatan, yakni Batam-Tanjung Sauh dan Tanjung Sauh-Bintan.

Porsi pembiayaan Pemerintah pada jembatan penghubung Batam-Tanjung Sauh, sedangkan Tanjung Sauh-Bintan akan dibangun oleh investor melaui proses lelang.

Baca juga: Jenis-jenis Sistem Penggerak Mobil dan Perbedaannya

“Dalam evaluasi yang dilakukan oleh Ditjen Pembiayaan Infrastruktur, tidak bisa totalitas dibiayai oleh KPBU, tetapi harus ada porsi dibantu oleh Pemerintah. Porsi Pemerintah sekitar 30%,” kata Yudha di pu.go.id.

Jembatan Batam-Bintan

Desain Jembatan Batam-Bintan

Desain awal pembangunan jembatan ini sudah dibuat oleh Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau pada 2005 dan diperbarui tahun 2010.

Baca juga: Cara Beli Mobil Baru dengan Cicilan Ringan, Gak Ribet!

Namun, karena tergolong jembatan tol atau berbayar nantinya, sehingga terdapat perubahan desain agar menyesuaikan standar tol. Lebar jembatan yang sebelumnya 28 meter disesuaikan menjadi 33 meter.

Untuk jembatan Tanjung Sauh ke Bintan yang KBPU, desain yang ada akan menjadi basic design untuk di-update oleh investor menjadi DED (Detail Engineering Design), sehingga bisa ditindaklanjuti apa yang kurang difinalisasi.

“Sementara Jembatan Batam -Tanjung Sauh karena menjadi tugasnya pemerintah, kami akan selesaikan kekurangan yang ada dalam beberapa bulan, sehingga saat proses KPBU selesai, DED-nya juga selesai,” ujar Yudha.

Baca juga: Ini Arti Nomor Rangka Mobil yang Jarang Diketahui

Progres saat ini masih dalam tahap finalisasi pembahasan KPBU dan diharapkan segera mulai konstruksi.

Selain itu, nantinya Jembatan Batam-Bintan akan mendukung rencana pembangunan pelabuhan peti kemas di Tanjung Sauh dan shelter-shelter di Pulau Bintan.

Tetunya, kehadiran jembatan ini diharapkan dapat memacu pertumbuhan ekonomi wilayah serta meningkatkan konektivitas di wilayah Kepulauan Riau, dengan mengurangi waktu tempuh dan juga biaya transportasi orang dan barang.

“Targetnya sebelum 2024 jembatan ini sudah selesai,” tutup Yudha.

Jembatan Batam-Bintan

Panjang Jembatan Batam-Bintan

Seperti sudah disebutkan sebelumnya, Jembatan Batam–Bintan termasuk jembatan khusus yang terdiri dari dua jembatan, yakni Batam-Tanjung Sauh dan Tanjung Sauh-Bintan.

Baca juga: Ban Tubeless Sering Kempis Saat Digunakan, Apa Masalahnya?

Panjang jembatan dari Batam ke Tanjung Sauh sekitar 2.000 meter dan panjang jembatan dari Tanjung Sauh ke Bintan sekitar 5.000 meter. Jadi, total panjang Jembatan Batam-Bintan ini nantinya sekitar 7.000 meter.

Dengan panjang Jembatan Batam-Bintan 7.000 meter, otomatis menobatkannya sebagai jembatan terpanjang di Indonesia, mengalahkan Jembatan Suramadu yang menghubungkan Surabaya dengan Pulau Madura, yakni 5.438 meter.

Tidak hanya itu, Jembatan Batam-Bintan ini juga bakal lebih panjang daripada Jembatan Golden Gate ikon kota San Francisco, California, Amerika Serikat yang panjangnya hanya 2.727 meter.

Menurut kamu, kira-kira Jembatan Batam-Bintan ini akan diberi nama jembatan apa ya?