Ganjil Genap Jakarta Mulai Berlaku, Ada di 25 Ruas Jalan

By Reka Harnis - August 4, 2020

Volume lalu lintas kendaraan kembali melonjak, sistem ganjil genap kini kembali berlaku. Simak aturan lengkapnya berikut ini.

ganjil genap

Kebijakan pembatasan kendaraan bermotor dengan sistem ganjil genap kembali berlaku di wilayah Jakata mulai Senin (3/8/2020). Kebijakan ini kembali diberlakukan agar masyarakat hanya melakukan perjalanan penting untuk menghindari terjadinya penumpukan volume lalu lintas kendaraan.

Sebab, peningkatan volume lalu lintas kendaraan terjadi di ruas jalan ibu kota selama periode Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi. Bahkan di beberapa ruas, volume kendaraan lebih tinggi dibandingkan masa normal sebelum pandemi Covid-19.

Baca juga: Tilang Elektronik Akan Diaktifkan Kembali, Catat Tanggalnya

Selain itu, semenjak SIKM (surat izin keluar masuk) Jakarta ditiadakan pada tanggal 14 Juli lalu, maka instrumen pembatasan pergerakan orang di Jakarta otomatis tidak ada lagi.

Maka dari itu, saat ini kebijakan pembatasan lalu lintas dengan sistem ganjil genap menjadi salah satu upaya Pemprov DKI Jakarta melakukan pembatasan pergerakan orang.

Sistem pembatasan kendaraan bermotor berdasarkan nomor polisi ganjil dan genap ini akan diberlakukan di 25 ruas yang telah ditetapkan.

menggeser tuas transmisi

Untuk pelaksanaannya, sistem ganjil genap hanya berlaku pada Senin-Jumat, yakni pukul 06.00-10.00 WIB dan 16.00-21.00 WIB. Sementara pada akhir pekan dan hari libur nasional tidak diberlakukan. 

Baca juga: Kenali Berbagai Jenis Surat Tilang dan Cara Mengurusnya

Metode ganjil genap masih sama dengan penerapan sebelumnya, yakni merujuk pada angka belakang plat nomor polisi pada kendaraan. Tanggal ganjil berlaku untuk mobil yang memiliki nomor pelat ganjil, dan sebaliknya.

Sanksi yang akan diberikan kepada pelanggar sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) dengan denda maksimal sebesar Rp 500.000.

Namun, dalam 3 hari pertama penerapan ganjil-genap, penindakan belum akan dilakukan. Selama tiga hari tersebut, pihak berwajib akan melakukan sosialisasi terlebih dahulu. 

Berita Terkait

Author