Angin Biasa atau Nitrogen, Mana yang Lebih Bagus Untuk Ban Mobil?

By Ferdi Julias - November 5, 2018

Mana yang lebih unggul, angin biasa atau nitrogen? Yuk, simak penjelasannya di sini.

Angin untuk mengisi tekanan ban yang umumnya dipakai oleh pengendara di Indonesia, khususnya di Jakarta adalah angin biasa (oksigen) dan nitrogen.

Kedua jenis angin ini dapat ditemui dengan mudah, seperti di pom bensin atau bengkel pinggir jalan.

Namun, belakangan nitrogen cukup digemari oleh sebagian pengendara, walaupun harga pengisiannya sedikit lebih mahal dibandingkan dengan oksigen atau angin biasa.

Baca juga: Mitos atau Fakta, Isi Nitrogen Bikin Ban Lebih Stabil?

Pada dasarnya, fungsi dari kedua angin ban tersebut hampir sama, tetapi ada beberapa sifat yang berbeda. Apa saja perbedaan angin biasa dan nitrogen? Berikut penjelasannya.

1. Adaptasi terhadap peningkatan suhu

Seperti yang diketahui, perbedaan jenis angin juga mempengaruhi tingkat suhu ban. Tingkat suhu tersebut dihasilkan oleh partikel molekul dari angin yang mengisi ban.

Semakin besar partikel molekul angin, semakin rendah suhu ban.

Baca juga: Apakah Nitrogen Boleh Dicampur dengan Angin Biasa di Ban Kendaraan?

Partikel angin yang besar tersebut dimiliki oleh nitrogen. Oleh karena itu, peningkatan suhu yang dihasilkan oleh nitrogen tidak secepat angin biasa.

Hal ini akan membuat suhu udara di dalam ban lebih stabil, sehingga resiko ban meletus akibat kepanasan otomatis berkurang.

Berita Terkait

Author