Tiga Huruf di Belakang Pelat Nomor Kendaraan, Apa Fungsinya?

By Reka Harnis - October 9, 2020

Pelat nomor pada sebuah kendaraan terdiri dari angka dan huruf. Apa fungsi tiga huruf di belakang pelat nomor?

huruf di belakang pelat nomor

Pelat nomor wajib ada pada setiap kendaraan bermotor yang beroperasi di jalan, baik motor, mobil, kendaraan penumpang, kendaraan barang, dan sebagainya.

Pelat nomor atau Tanda Nomor Kendaraan (TNKB) merupakan identitas sebuah kendaraan serta alat bukti legal atau resmi bahwa kendaraan tersebut sudah terdaftar di data kepolisian. 

Hal tersebut tertuang dalam Peraturan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Perkapolri) Nomor 4 Tahun 2006 Pasal 2 Ayat 2, TNKB merupakan bukti kendaraan telah terdaftar, bersama dengan Bukti Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK). TNKB wajib dipasang pada bagian depan dan belakang kendaraan.

Pelat nomor terdiri dari 8 digit angka dan huruf. 8 digit susunan kombinasi huruf dan angka tersebut tidak disusun secara asal, melainkan memiliki informasi mengenai kendaraan bermotor. 

Baca juga: Cara Blokir STNK Online untuk Mobil yang Sudah Dijual

Dikutip dari situs NTMC Polri, pelat nomor berisi 3 hal, yaitu kode wilayah pendaftaran, nomor pendaftaran kendaraan bermotor, dan masa berlaku.

Sebagai contoh, ada sebuah kendaraan dengan pelat nomor D 1327 KDT. Huruf pertama merupakan kode wilayah pendaftaran kendaraan, di mana huruf D melambangkan plat nomor yang terdaftar di wilayah Bandung, Cimahi, dan Bandung Barat.

Sedangkan, 4 digit angka 1327 menandakan nomor registrasi kendaraan merupakan mobil penumpang. Berikut klasifikasi 4 digit nomor registrasi pada pelat nomor sesuai dengan jenis kendaraannya.

– 1 sampai 1999: mobil/kendaraan penumpang

– 2000 sampai 6999: sepeda motor

– 7000 sampai 7999: Bus penumpang

– 8000 sampai 9999: Kendaraan beban/truk

Baca juga: Apakah Fotokopi STNK Bisa Digunakan Saat Bayar Pajak?

Sebagaimana yang tertuang dalam Perkap Nomor 5 Tahun 2012 tentang Regident Kendaraan Bermotor, apabila nomor registrasi yang telah dialokasikan habis digunakan, maka nomor registrasi berikutnya kembali ke nomor awal yang telah dialokasikan sesuai kelompok jenis kendaraan dengan diberi tanda pengenal huruf A sampai dengan Z dan seterusnya. 

Berita Terkait

Author