Mobil Terjebak Banjir, Bagaimana Penangananya?

Apa yang harus kalian lakukan ketika mobil kalian terjebak banjir? Jangan panik, gini cara pertolongan pertama yang paling tepat.

Mobil Terjebak banjir

Dalam artikel kali ini SEVA akan menjelaskan apa yang harus kalian lakukan, ketika mobil kalian terjebak banjir.

Sebelumnya ayo kita bahas mobil yang terendam banjir dulu. Ketika mobil itu terendam banjir, dan kalian sudah tidak bisa ngapa-ngapain.

Saran SEVA, pertama kalian cabut akinya dan semua kutubnya. Dua kutub itu biasanya dilepas pakai kunci 10, itu dibuka dan dibiarkan saja.

Jangan dipasang dulu, kita tidak mau semua komponen-komponen yang ada di mobil kalian itu terjadi korsleting, karena terendam air banjir. Maka dari itu sebaiknya, ketika memang sudah terendam, dan antisipasi terendam adalah tidak usah panik.

Sebaiknya dicabut kutub negatif dan positif akinya. Dua-duanya yah, jangan cuma satu doang cabut. Selanjutnya adalah, ketika memang sudah terendam banjir, tapi kalian tidak tahu seberapa tinggi air banjir yang terjadi.

Saat banjir sudah agak surut, jangan coba-coba dinyalakan mobilnya. Kenapa? Karena kalau kalian punya asuransi, biasanya orang asuransi itu akan tahu.

Apakah ini problemnya karena hanya terendam air atau kalian coba hidupkan mobil, setelah terendam air.

air aki mobil

Mobil Terjebak Banjir dan Korsleting

Ketika Kalian coba hidupkan setelah terendam air, biasanya problemnya macam-macam. Mulai dari korsleting, water Hammer, ECU terbakar hingga merembet ke modul-modul lainnya.

Nah untuk menghindari semua itu, ketika memang misalkan kalian pakai asuransi, kalian cukup cabut aki mobil, lalu telepon pihak asuransi.

Biarkan setelah mobil terjebak banjir itu diderek, dan kasih tahu ke pihak asuransi apa yang sudah kalian lakukan. Jadi kalian hanya cabut akinya, hingga akhirnya mobilnya biar diderek saja.

Itu akan menghemat waktu jauh lebih banyak, daripada ada yang tambah rusak.

Baca juga: 5 Tips Aman Saat Mobil Menerobos Banjir

Ketika banjir sudah mulai datang, dan kalian tidak tahu posisi terbaik untuk menyelamatkan mobil. Sebisa mungkin kalian parkir mobil di tempat yang lebih tinggi.

Kemudian setelah dapat lokasi parkir mobil yang lebih tinggi, kalian bisa gunakan dongkrak. Alat ini akan membantu kalian untuk menganjel batu bata di roda mobil, agar jadi semakin tinggi.

 Tujuannya agar mobil semakin aman. Biarkan saja mobil kalian di situ, dengan dongkrak setinggi mungkin untuk menghindari air.

cabut stik oli

Cek Oli Mobil seterlah Terjebak Banjir

Selanjutnya langkah yang dilakukan setelah mobil terjebak banjir adalah kalian harus mengetahui posisi dimana filter udara mobil.

Kenapa? Ketika air banjir masuk dari filter udara, itu akan masuk ke intake. Lalu akan masuk ke ruang bakar, hal ini namanya water hammer.  Kejadian ini adalah istilah, ketika udara yang masuk itu digantikan dengan air.

Sehingga ketika piston kompresi ke atas, yang harusnya bisa kompresi, ternyata ada airnya. Hal ini bisa bikin stang piston-nya bengkok, visornya pecah, atau blok mesinnya pecah, karena itu efek dari yang namanya water hammer.

Itu jangan sampai terjadi yah, karena itu mesinnya bisa jadi tergantung pada kerusakan itu.

Poin kedua adalah oli. Oli yang ada di mobil kalian itu bisa saja kemasukan air, contohnya oli gardan karena Itu posisinya di bawah roda.

Jadi kalau mobil terjebak banjir setengah roda airnya, itu biasanya sudah akan kemasukan air olinya.

Kedua adalah oli transmisi. Tergantung pada jenismobilnya. Biasanya air itu akan masuk ke komponen yang namanya lubang hawa atau dipstick oli transmisi. Umumnya, ketika banjir itu masuknya sedikit-sedikit lewat komponen itu.

Ketiga adalah oli mesin. Oli mesin ini hanya akan kemasukan air, ketika banjirnya sangat tinggi sekali. Karena dia hanya bisa masuk dari satu lubang dipstick, dua lubang penguapan oli.

Baca juga: Mobil Kena Banjir, Apa Saja yang Harus Dicek?

Kemudian keempat adalah untuk oli power steering, juga hanya bisa masuk dari reservoir. Karena sistem lainnya akan merembet ke semua.

Kelima adalah minyak rem. Air juga bisa tercampur minyak rem yang berasal dari atas atau dari master remnya. Hal itu hanya bisa terjadi, kalau banjirnya parah banget dan kalian terobos.

Nah kelima jenis oli tersebut harus dicek, setelah kalian menerjang banjir. Ketika oli itu tercampur air, yang terjadi adalah oli itu berubah menjadi warna susu, atau warna keputih-putihan.

cek fisik

Cegah kerusakan parah

Sebaiknya SEVA sarankan cepat dibawa ke bengkel, dan seperti ganti untuk menghindari kerusakan lebih parah.

Kalau oli mesin yang sudah menjadi susu, jangan bawa kemana-mana, langsung cari teknisi ganti olinya di situ dulu.

Kenapa? Kalau oli mesin kena dan mobilnya tetap kalian jalankan, itu langsung bisa rusak mesinnya.

Kalau oli gardan masih bisa, tapi saran SEVA jangan jadi sebisa mungkin panggil teknisi yang kalian kenal.

Minta untuk mengirim teknisnya ke lokasi mobil kalian terdampar. Supaya teknisinya bisa cek satu-satu apa yang terjadi ke mobil kalian.

Mobil Terjebak banjir

Penanganan Kabin Setelah Mobil Terjebak Banjir

Satu bagian yang harus segera ditangani adalah kabin mobil. Ketika kabin mobil kalian kemasukan air, gara-gara menerjang banjir. Biasanya yang terjadi adalah air itu akan mengendap dan menyerap semuanya di karpet dasar.

Terlepas dari adanya elektronik di karpet dasar mobil itu, kalau ada elektronik sebaiknya dicabut dikeringkan. Kalau ada modul kayak BMW itu, biasanya modul-modul transmisi modul-modul audio itu berada di bawah jok dan di bawah karpet dasar.

Makanya sangat berbahaya sekali. Terlepas dari elektrik, semua kita tahu kalau kena air, konsep yang harus kalian lakukan adalah kalian keringkan karpet dasarnya.

Caranya kalian keluarkan semua kursi-kursinya. Cabut karpet dasarnya, semua itunya dan kalian jemur sampai kering. Itu semua bisa kalian lakukan sendiri di rumah.

Cuma saja saran SEVA, jangan dikerjakan sendiri. Pertama hal yang bakal terasa adalah capeknya sih minta ampun. Kemudian mungkin kalian bisa melepas jok-joknya tapi tidak bisa pasang lagi.

Baca juga: Jual Mobil Bekas Banjir, Apa Saja Kerugiannya?

Saran SEVA, kasihkan saja mobil kalian ke professional. Tapi kalau kalian memang harus mengerjakannya sendiri, disarankan jangan tunggu samapi 12 hari.

Mobil Terjebak banjir

Cegah jamuran

Jadi ketika udah basah, cepetan dibongkar karpet dasarnya. Dijemur dulu, dikeluarin dijemur untuk menghindari jamur.

Untuk menghindari jamur yang akan terbentuk ketika kalian tutup pintu mobil. Ketika kalian tutup pintu dan jendelanya, mobil jadi kepanasan.

Di dalam kabinnya akan menjadi lembab, di situ tumbuh jamur. Ketika itu terjadi, maka akan jauh lebih susah dibersihkan.

Tidak hanya itu baunya juga akan menyengat. Apalagi ketika karpet dasar itu sudah menyerap air dan kalian biarkan beberapa hari, itu akan menjadi bau yang luar biasa.

Saran SEVA yaitu karpet dasar yang dikeluarkan, dibersihkan, sampai benar-benar kering hari itu. Bersihkan pakai vacuum cleaner disedot.

Ketika sudah benar-benar terpasang, itupun bau dari mobilnya masih ada selama tiga bulan. Jadi daripada itu terjadi, dan kalian tidak ngerti apa yang dikerjakan, sebaiknya serahkan ke orang yang ngerti mobil.

Nah kenapa sebenarnya, ketika mobil sudah terendam banjir, jangan kalian beresin sendiri mobilnya. Daripada ada yang rusak lebih parah.

Begitulah saran SEVA, kalau mobil kalian terlanjur terendam banjir, SEVA sudah jelaskan satu-satu, bagaimana caranya yah. Semoga berguna!