Mengenal BMW Seri 3 dari Masa ke Masa

BMW Seri 3 merupakan salah satu mobil legendaris dunia yang bertahan hingga saat ini. Dengan sejarah dan perjalanan yang panjang, berikut BMW Seri 3 dari masa ke masa.

BMW Seri 3 dari masa ke masa

Berkelas, mewah, dan sporty adalah ciri utama yang ditonjolkan oleh BMW Seri 3 sejak pertama kali diproduksi pada 1975.

Tidak hanya itu, sebagai mobil legendaris dunia, BMW Seri 3 punya sejarah panjang berkat keunggulan teknologi yang diterapkan pada bagian mesinnya.

Bermula dari mesin hanya 4 silinder yang sederhana hingga pada 2008 BMW melengkapi jajaran Seri 3 ini dengan teknologi EfficientDynamics yang hingga kini terus berkembang.

BMW Seri 3 juga memiliki jajaran yang lengkap, mulai sedan, coupe, station wagon, convertible, hatchback, hingga M Sport.

Berikut perjalanan BMW Seri 3 dari masa ke masa.

Lahirnya BMW Seri 3

Seperti yang terbilang di atas, BMW Seri 3 pertama kali hadir pada tahun 1975 sebagai E21, sedan dua pintu dengan mesin bensin empat silinder berkapasitas 1.6L.

Sebagai informasi, huruf E pada BMW Seri 3 adalah kode yang berasal dari awalan kata “entwicklung” dari bahasa Jerman yang berarti pengembangan.

Maka tidak heran bila dua tahun kemudian, tepatnya pada tahun 1977, BMW Seri 3 dikenalkan dengan mesin baru, yakni mesin enam silinder berkapasitas 2.0L.

Pada tahun yang sama BMW juga mulai mengenalkan teknologi injeksi pada mesinnya.

E21 ini mengaspal mulai 1975 hingga 1983 dengan varian BMW 315, BMW 316, BMW 318, BMW 318i, BMW 320, BMW 320/6, BMW 320i, dan BMW 323i.

Model awal BMW Seri 3 ini adalah sedan kompak dengan dua pintu dan ada juga varian convertible yang atapnya bisa dibuka.

Bagian mukanya mudah dikenali dengan Kidney Grille BMW ukuran besar yang khas dan sepasang lampu utama yang membulat.

Dari varian BMW 320 ke atas, BMW mengenalkan tampilan baru yakni menggunakan dua pasang lampu bulat.

Pada masanya, BMW 320i, seri injeksi mesin empat silinder dari BMW 320, dikenal sebagai sedan yang memiliki tenaga yang besar, 125 daya kuda.

Selanjutnya disusul oleh BMW 323i yang memiliki tenaga hingga 143 daya kuda yang dihasilkan oleh mesin injeksi enam silinder.

Pertama di Indonesia

Secara resmi BMW Seri 3 generasi kedua sebagai E30 dikenalkan pada 1982 dan sukses mengaspal di dunia hingga 1994.

Jika pada generasi pertama hanya dua pintu, generasi kedua dengan varian BMW 316, BMW 316i, BMW 318i, BMW 318is, BMW 320i, BMW 320is, BMW 323i, BMW 325/e/es, BMW 325i/is/ix, BMW M3 Evo 1, BMW M3 Evo 2, dan BMW M3 Sport Evo ini memiliki model lengkap, seperti sedan dua dan empat pintu, coupe, convertible, touring atau station wagon, cabriolet, dan seri M3 dalam model coupe dan convertible.

Tampilannya tetap mempertahankan Kidney Grille BMW ukuran besar yang khas, generasi kedua juga tetap mempertahankankan dua pasang lampu bulat untuk penerangan utamanya.

Selain mengembangkan mesin bensin empat dan enam silinder injeksi, generasi BMW Seri 3 kedua ini pula dikenalkan mesin diesel injeksi enam silinder, yakni varian BMW 324d dan 324td.

Seri M3 sendiri mulai dikenalkan BMW pada 1986 dengan BMW M3 atau BMW M3 Evo 1. Dibekali mesin besin empat silinder berkapasitas 2.3L, mobil ini sanggup menghasilkan tenaga hingga 200 daya kuda.

Berbagai kejuaraan pun diikuti oleh BMW Seri M3 ini. Salah satunya sukses menjadi juara dalam World Rally Championship (WRC) Tour de Corse tahun 1987.

Generasi kedua merupakan BMW Seri 3 pertama yang resmi dijual di Indonesia dengan varian BMW 318i model sedan.

Kalau iseng boleh deh dicek berapa harga mobil bekasnya dengan kondisi yang super duper mulus. Dijamin bikin terkejut!

Teknologi VANOS

Di Indonesia, BMW Seri 3 generasi ketiga atau akrab dengan sebutan E36 merupakan mobil yang ikonik di era 90an.

E36 adalah perubahan revolusioner pada BMW Seri 3. Dari desain, banyak perubahan yang terjadi.

Selain dimensinya yang lebih besar, ada juga perubahan pada bentuk dasar, desain Kidney Grille BMW, serta lampu utama. Secara keceluruhan, E36 lebih dinamis.

Pada generasi ini pula BMW mengenalkan model terbarunya yakni, model hatchback atau disebut dengan compact.

Model ini melengkapi jajaran model lain seperti sedan, coupe, wagon, cabriolet, convertible, dan tentu saja Seri M3 dengan sedan, coupe, dan convertible.

Sementara variannya sendiri meliputi BMW 316i, BMW 318i, BMW 318is, BMW 320i, BMW 323i, BMW 325i, BMW 328i, dan BMW M3.

Masih sama dengan generasi sebelumnya, ada juga yang bermesin diesel yakni BMW 318tds, BMW 325td, dan BMW 325tds.

Mobil ini resmi dikenalkan pada tahun 1990 hingga tahun 2000. Selama satu dekade mengaspal, E36 juga membawa teknologi baru seperti VANOS (Variable Nockenwellen Steuerung) yang menambah efisiensi di ruang bakar pada segala putaran mesin.

Lalu, pada BMW 325td mengusung mesin baru enam silinder dengan turbocharger dan intercooler, yang sanggup menciptakan tenaga 143 daya kuda.

Dengan tenaganya, mobil ini dapat melesat dari 0 hingga mencapai kecepatan 100 kilometer per jam hanya dalam waktu 10,4 detik.

Pada tahun 1995, BMW juga mengenalkan material mesin baru, dari bahan baja menjadi almunium.

Tercatat, pada BMW 318i, tenaganya mencapai 193 daya kuda dan hanya membutuhkan 8,5 liter bahan bakar untuk menempuh jarak 100 kilometer.

Ikon 90-an

Bila generasi E36 menjadi ikon di era 90-an, maka generasi keempat BMW Seri 3 dengan E46 ini menjadi ikon 2000-an.

BMW E46 termasuk mobil yang dianggap sukses. Penjualan tertinggi E46 terjadi pada tahun 2002. Sebanyak 561.249 unit mobil ini terjual di seluruh dunia

Dari pendahulunya, pada bentuk cukup banyak perubahan yang dialami. Sebut saja teknologi lampu LED mulai disematkan pada mobil ini.

Ada juga fitur GPS, electronic brake-force distribution, dan sensor huja pada wiper.

Model yang dibawa digenerasi ini pun tetap sama, hanya saja minus cabriolet, yakni sedan 4 pintu, coupe 2 pintu, convetible 2 pintu, hatchback tiga pintu, dan wagon atau bahasa BMW-nya touring lima pintu.

Generasi keempat BMW Seri 3 yang hadir pada 1997-2006, ditandai dengan meluncurnya BMW 320d sebagai mobil diesel pertama yang dilengkapi teknologi direct fuel injection.

Mesin pada mobil ini menyemburkan tenaga hingga 136 daya kuda dan konsumsi bahan bakarnya hanya 5,7 liter untuk mencapai jarak 100 kilometer.

Tidak hanya itu, untuk kali pertama BMW menerapkan Common Rail Injection untuk mengoptimalkan distribusi tenaga dan menciptakan getaran lembut pada mesin diesel.

Sementara, inovasi BMW paling besar pada mesin bensin enam silinder ini adalah hadirnya Double VANOS yang berperan mendongkrak torsi.

Teknologi Valvetronic yang dikenalkan pada 2001 juga mulai dipasang pada BMW Seri 3 di generasi keempat ini.

Valvetronic adalah teknologi untuk sepenuhnya mengontrol variabel katup intake yang pada perkembangannya mampu meningkatkan performa mesin namun irit bahan bakar.

World Car of the Year

Generasi kelima BMW Seri 3 sering disebut dengan keluarga E9x. Pasalnya memang ada beberapa kode model.

Untuk sedan disebut dengan E90, wagon E91, coupe E92, dan convertible dengan sebutan E93. Baru di generasi ini BMW memisahkan kode produksi tersebut untuk jajaran BMW Seri 3.

Di era ini BMW menggunakan bahan campuran magnesium-aluminium untuk badan mesin, sehingga bobot mesin hanya 161 kilogram.

Teknologi baru juga dikenalkan di mobil yang mengaspal pada 2005 hingga 2013 ini. Sebut saja perpaduan antara Common Rail Injection generasi kedua generasi kedua dan turbocharger dengan variable turbine geometry pada mesin empat silinder di BMW 320d. Perpaduan ini menghasilkan tenaga hingga 163 tenaga kuda.

Tidak hanya itu, untuk mesin enam silinder pada BMW 335i kini dibekali dengan BMW TwinPower dan High Precision Injection Technology.

Teknologi yang lahir pada 2007 kelak digunakan untuk BMW Seri 3 lainnya. Rem regeneratif, serta auto start stop juga diperkenalkan.

Sedangkan untuk BMW Seri M3 kini menggendong mesin Natulary Aspirated berkonfigurasi V8 dengan penghargaan International Engine of the Year. Tenaganya sendiri diklaim dapat mencapai 414 daya kuda. Kencang!

Di sisi desain, E9x ini hadir dengan perubahan yang dapat dikenali dengan Kidney Grille BMW serta sepasang lampu ganda khas BMW di era modern.

Karena desain dan teknologi yang disematkan, hanya selang setahun setelah diluncurkan, E9x berhasil mendapat penghargaan sebagai World Car of the Year di New York, Amerika Serikat.

Hilangnya coupe dan Convertible

Bila lima generasi BMW Seri 3 menggunakan kode E, generasi keenam ini menggunakan kode F untuk pertama kalinya.

Sebab di generasi keenam ini, untuk model coupe dan convertible masuk dalam jajaran BMW Seri 4.

Sedangkan BMW Seri 3, saat ini hanya menyisakan model sedan F30, wagon F31, Gran Turismo F34, dan BMW Seri 3 long wheelbase F35. Untuk F35, BMW hanya menjualnya untuk pasar Tiongkok saja.

Generasi keenam terbaru BMW Seri 3 ini pertama kali diluncurkan tanggal 14 Oktober 2011 di Munich. Hingga kini masih resmi mengaspal di seluruh dunia walau, beberapa waktu yang lalu BMW sudah mengenalkan generasi ketujuh dari BMW Seri 3 ini.

Pada generasi ini pula, BMW mengubah banyak varian mesin. Mesin bensin enam silinder di generasi sebelumnya digantikan dengan mesin emppat silinder turbocharger.

Untuk pertama kali, BMW juga mengenalkan varian 330e iPerformance yang mengusung mesin hybrid dengan teknologi ActiveHybrid 3 yang ramah lingkungan.

Bahasa desain BMW Seri 3 generasi keenam pun dibalut kemewahan karena mengambil DNA dari BMW Seri 5.

Lalu, BMW juga mengenalkan trim-trim untuk tiap variannya. Selain keluarga M Sport yang lebih dikenal dengan BMW Seri M3, kini ada trim Modern Line, Sports Line, dan Luxury Line.

BMW Seri 3 masa depan

Walau generasi keenam dari BMW Seri 3 masih diproduksi dan resmi mengaspal di seluruh dunia, namun pada 2 Oktober 2018 BMW sudah mengenalkan generasi ketujuhnya.

Generasi ketujuh dari BMW Seri 3 ini resmi dikenalkan pada ajang Paris Motor Show dengan kode G20. Kode yang berbeda lagi dari generasi sebelumnya.

BMW sendiri baru akan memasarkan generasi ketujuh BMW Seri 3 ini pada pertengahan 2019 dengan BMW M340i. Sementara, pada 2020 baru akan memasarkan BMW 330e dengan mesin hybrid.

Tentu akan banyak teknologi baru yang dihadirkan. Bahkan disebut-sebut pada BMW 320d yang menggunakan mesin diesel akan diberikan teknologi xDrive dari BMW Seri X.

xDrive sendiri adalah teknologi dari BMW  dengan sistem penggerak empat roda. xDrive yang dimiliki BWM bisa membagi torsi bervariasi untuk menghasilkan traksi sempurna setiap saat, untuk keempat rodanya.

G20 hadir dengan trim Advantage, Sport Line, Luxury Line, dan M Sport. Trim-trim ini nantinya akan memudahkan pengguna setia BMW, khususnya BMW Seri 3 untuk memilih mobil mana yang sesuai dengan kebutuhannya.

Nantikan saja versi lengkap dari G20, generasi ketujuh BMW Seri 3 ini beberapa tahun ke depan. BMW bilang akan banyak kejutan.

Berikut adalah perbandingan BMW Seri 3 dari masa ke masa.