Dunia Terancam Resesi, Ini Cara Berinvestasi Bagi Pemula

Ketahui cara berinvestasi bagi pemula, di tengah ancaman resesi dunia saat ini. Apa saja yang bisa dilakukan agar finansial aman?

cara berinvestasi

Mengetahui cara berinvestasi yang aman menjadi hal yang dibutuhkan, terutama bagi para pemula. Apalagi, saat ini dunia terancam resesi khususnya di kawasan Amerika Serikat dan Eropa yang terjadi karena adanya kebijakan menaikkan suku bunga.

Kebijakan tersebut memang banyak dilakukan oleh bank-bank sentral untuk mengatasi lonjakan inflasi. Padahal sebenarnya, kebijakan tersebut dianggap berlawanan dengan usaha dalam pemulihan ekonomi pasca adanya pandemi Covid-19.

Untuk menghadapi situasi tersebut, masyarakat sebaiknya jangan gegabah dalam mengambil keputusan. Termasuk dalam memilih instrumen investasi, sebaiknya lakukan cara-cara berikut bagi pemula: 

tujuan investasi

Mengetahui tujuan investasi

Cara berinvestasi yang perlu diketahui bagi pemula adalah dengan mengetahui tujuan dan jangka waktu yang dipilih. Dengan memiliki tujuan dan jangka waktu, kamu bisa lebih fokus dan terarah untuk memiliki portofolio yang dimiliki. 

Baca juga: Banyak Negara Terancam Resesi, Bagaimana Nasib Indonesia?

Dengan adanya investasi, kamu bisa membangun komitmen dalam mencapai keinginan. Jika tidak memiliki tujuan, kamu bisa menjadi kehilangan motivasi, tidak konsisten dalam melakukan investasi, serta tidak mengetahui tujuan dalam mengalokasi dana investasi. 

cara berinvestasi

Siapkan alokasi dana 

Jika sudah menentukan tujuan investasi, alokasikan dana investasi dan jangka waktu untuk mencapai tujuan yang kamu miliki. Pastikan berapa jumlah dana yang sudah ada saat ini, lalu bisa memperkirakan jangka waktu investasi yang akan dilakukan. 

Memiliki dana khusus memang harus dilakukan karena setiap investasi akan memiliki risikonya tersendiri. Apalagi bagi para pemula, yang memang masih belum terlalu paham mengenai jenis-jenis investasi. 

Baca juga: Harganya Naik-Turun, Kapan Waktu Investasi Emas yang Tepat?

Dana khusus ini sering juga disebut dengan “uang dingin” yang bisa digunakan untuk mencoba berbagai jenis investasi yang ada. “Uang dingin” ini sangat penting agar jika investasi gagal, tidak akan mengganggu alur keuangan yang ada. 

cara berinvestasi

Mengetahui profil risiko yang dimiliki

Hal selanjutnya yang perlu diketahui dalam cara berinvestasi bagi pemula adalah dengan mengetahui profil risiko yang dimiliki. Jangan langsung membeli produk investasi tanpa mengetahui profil risikonya. 

Profil risiko ini sangat penting untuk bisa menentukan bagaimana sikapmu dalam memilih produk yang sesuai dengan kemampuan mengelola keuangan. Sebagai informasi, profil risiko biasanya terbagi menjadi tiga yaitu risiko rendah, sedang, dan tinggi. 

investasi aman

Mengetahui jenis investasi yang aman

Untuk mengetahui investasi mana saja yang aman, kamu harus terus menggali informasi dan belajar cara berinvestasi yang paling cocok dengan tujuan dan profil risiko. Beberapa contohnya adalah deposito, reksadana, emas, Surat Berharga Negara (SBN), dan saham.

Baca juga: Dampak Kenaikan Harga BBM, Apa yang Dirasakan Masyarakat?

Dari jenis-jenis investasi tersebut, emas dan reksadana menjadi yang paling banyak dipilih karena dianggap paling aman dan memiliki risiko kerugian yang paling rendah dibandingkan jenis-jenis lainnya. 

Tidak hanya itu saja, modal awal yang dibutuhkan untuk memulai investasi emas dan reksadana juga terbilang rendah. Akan tetapi, keduanya bisa menghasilkan keuntungan yang lebih besar apalagi jika dibandingkan bunga dari deposito.

investasi rutin

Berinvestasi secara rutin

Buat kamu yang baru mulai melakukan investasi, tidak perlu terburu-buru ingin menjadi seorang ahli. Seiring dengan berjalannya waktu, kamu akan mengetahui cara berinvestasi yang tepat dan sesuai dengan kemampuan finansialmu. 

Baca juga: Indonesia Resesi, Benarkah Tidak Akan Terjadi?

Jika kamu memilih produk investasi yang berprospek cerah, maka keamanan finansial jelas bisa diwujudkan. Untuk itu, lakukan investasi secara rutin misalnya setiap bulan atau minimal dengan waktu berjangka hingga tujuan investasi pribadi bisa tercapai sepenuhnya. 

Nah, sudah tidak khawatir lagi kan menghadapi ancaman resesi yang mungkin suatu saat bisa terjadi? Agar tidak salah dalam melakukan investasi, sebaiknya kamu menerapkan cara-cara di atas ya!