Apa Itu Sunroof, Moonroof, dan Panoramic Roof serta Perbedaannya?

24 May 2019

Walaupun memiliki fungsi yang sama, sunroof, moonroof, dan panoramic roof tetap memiliki perbedaan. Apa saja perbedaannya?

Selain melakukan modifikasi pada kaki-kaki dan interior mobil, para modifikator saat ini juga tertarik untuk menambahkan fitur sunroof, moonroof, atau panoramic roof di mobilnya. Dengan adanya fitur ini, mobil akan terlihat lebih elegan.

 

Ada perbedaan dari ketiga jenis jendela yang berada di atas atap mobil tersebut, apa saja?

 

Baik sunroof, moonroof, dan panoramic roof memang memiliki perbedaan dari cara kerjanya, namun tetap memiliki fungsi yang sama, yaitu melihat pemandangan yang ada di atas mobil.

 

Untuk lebih jelasnya, Anda dapat membacanya di bawah ini dan mungkin dapat membantu Anda memahami lebih jauh tentang sunroof, moonroof, dan panoramic roof.

 

Sunroof

Jenis kaca atap pertama adalah sunroof. Model ini merupakan jendela atau kaca di atap yang mampu membentuk sudut tertentu ketika dibuka. Biasanya, bagian belakang sunroof akan naik saat dibuka, persis seperti sistem yang digunakan pada ventilasi bus kota jaman dulu.

 

Selain untuk menikmati pemandangan yang berada di atas mobil, sunroof juga berguna untuk mengalirkan udara dari dalam mobil, sehingga sirkulasi udara semakin baik. Saat sunroof dibuka, kabin akan menerima udara serta sinar matahari langsung dari luar.

 

Situasi ini mungkin sangat didambakan oleh sebagian orang, terlebih berkendara saat cuaca cerah dan di daerah pegunungan, memiliki sunroof di mobil pastinya sangat berguna dan membuat perjalanan semakin seru. Ini merupakan salah satu keuntungan mobil dengan sunroof.

 

Saat ini, sudah terdapat banyak jasa pasang sunroof, seperti Garasi Sunroof, Aspec Roof Car Specialist, dan lain-lain. Bagi Anda yang ingin memasang sunroof, siapkan dana sekitar Rp 15 juta sampai dengan Rp 25 juta, tergantung dari jenis sunroof yang digunakan.

 

Moonroof

Jenis kaca atap selanjutnya adalah moonroof. Sebenarnya, moonroof dan sunroof tidak memiliki banyak perbedaan, hanya cara membukanya saja yang berbeda. Seperti yang dijelaskan tadi, sunroof dibuka dengan cara diangkat ke atas.

 

Sedangkan moonroof memiliki rel yang berfungsi untuk menggerakkan kaca. Moonroof akan masuk ke dalam kaca ketika dibuka sehingga pandangan semakin luas dan ruang sirkulasi udara juga semakin lega.

 

Tetapi, moonroof harus dirawat dengan baik. Seperti yang diketahui, moonroof digerakkan oleh rel, oleh karena itu jenis kaca atap yang satu ini rawan macet.

 

Moonroof biasanya digerakkan otomatis oleh tombol. Bila rel macet, moonroof dapat terjebak dan tidak bisa ditutup kembali. Hal ini tentu akan menyusahkan Anda, apalagi cuaca sedang terik atau malah hujan.

 

Untuk itu, diperlukan perawatan yang rutin agar selalu bisa digunakan dengan baik.

 

Panoramic roof

Terakhir adalah panoramic roof, yaitu jenis kaca atap yang berukuran cukup besar, malahan ada yang hampir sebesar atap mobil. Berbeda dengan sunroof dan moonroof, panoramic roof hanya sebuah kaca yang terbentang di atap mobil namun tidak dapat dibuka.

 

Panoramic roof juga tidak dapat bergerak seperti sunroof atau moonroof, yang bisa bergerak yaitu atap atau penutup yang berada di bawahnya.

 

Walaupun memiliki ukuran yang cukup besar, panoramic roof biasanya sudah dilengkapi dengan lapisan anti ultraviolet. Jadi, penumpang atau pengendara di dalam kabin akan terlindungi dari sinar matahari langsung.

 

Terkadang ada juga mobil yang sudah dilengkapi dengan teknologi panoramic sunroof, artinya kaca bisa dibuka sebagian.

 

Menggunakan sunroof, moonroof, serta panoramic roof saat berkendara di daerah yang cerah dan sejuk tentunya membuat perjalanan lebih menyenangkan. Tetapi jangan lupa untuk menutupnya jika cuaca tiba-tiba berubah mendung ya.

SHARE