Tips Agar Rem Tidak Blong Saat Terobos Banjir dan Genangan

By Arris Riehady - Februari 9, 2021

Curah hujan tinggi mulai terjadi di Jakarta. Lakukan tips ini agar rem tidak blong saat terobos banjir dan genangan air yang tinggi.

rem tidak blong

Dengan intensitas curah hujan yang tinggi, Jakarta sudah menjadi langganan banjir dan menjadi daerah dengan genangan air di beberapa ruas jalannya.

Sebagai pengguna kendaraan bermotor, khususnya mobil, seringkali dihadapkan dengan situasi tidak terduga tersebut.

Yap, menerobos jalanan yang banjir sangat beresiko untuk mobil. Selain mogok, yang paling parah adalah resiko terjadinya water hammer atau kondisi air masuk ke dalam ruang bakar mesin.

Akibatnya stang piston bengkok, ring piston rusak, dinding silinder lecet, dan yang paling parah adalah kepala silinder melengkung.

Baca juga: Beberapa Tempat Parkir Mobil yang Aman dari Banjir

Bahkan, bila banjir sampai merendam ruang mesin, masalah yang sering ditemui adalah rusaknya electronic control unit (ECU) yang merupakan perangkat terpenting dan menjadi “otak” dalam mobil.

Alat ini memiliki andil yang sangat penting, seperti mengatur pengapian dan menyuplai bahan bakar ke mesin.

Bukan itu saja, kinerja rem pun dapat terganggu. Ini tips agar rem tidak blong saat terobos banjir dan genangan air yang tinggi.

rem tidak blong

Mengocok rem

Setelah melewati genangan air yang cukup tinggi atau melewati banjir, kondisi rem akan berbeda dengan kondisi normal.

Baca juga: Kenapa Mobil Bisa Mengambang Saat Terseret Banjir?

Karena setelah masuk ke dalam genangan air menyebabkan kotoran-kotoran tersebut menyelinap ke dalam rem dan membuat rem kurang pakem.

Agar fungsi rem tidak blong dan fungsinya kembali normal, setelah menerobos banjir atau genangan air ada baiknya kocok dulu pedal rem.

Tujuannya adalah agar rem bisa panas, mencengkam, dan kembali normal.

Berita Terkait

Author

What (apa), Who (siapa), When (kapan), Where (dimana), Why (kenapa), dan How (bagaimana). Suka kecepatan dan ketinggian. I am @arristoocrazy!