mengurus stnk hilang Razia

STNK Kendaraan yang Dibeli Ternyata Diblokir, Bagaimana Solusinya?

Jangan langsung panik apabila STNK kendaraan yang dibeli ternyata diblokir. Cukup ikuti langkah-langkah berikut.

Membeli kendaraan bekas atau second bukan hanya melihat dari penampilan interior dan eksteriornya saja, pembeli juga perlu mempertimbangkan keabsahan surat-surat kendaraan tersebut, termasuk Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).

Aliran SatSet

Biasanya, pembeli menginginkan kendaraan yang diboyongnya itu sempurna, dari penampilan sampai dengan STNK yang tidak bermasalah atau sudah diblokir.

Namun, jika sudah terlanjur jatuh cinta dengan kendaraan bekas yang STNK-nya sudah terblokir, pembeli mau tidak mau harus mengurusnya.

Cara mengurus STNK yang sudah terblokir tidak begitu rumit, pembeli hanya perlu melakukan proses balik nama kendaraan yang dibelinya. Untuk lebih jelasnya, dapat Anda simak di bawah ini.

Lengkapi dokumen pribadi yang dibutuhkan

Siapkan dokumen-dokumen yang dibutuhkan untuk mengurus proses balik nama kendaraan. Dokumen yang perlu dipersiapkan adalah sebagai berikut.

  1. STNK asli dan fotokopinya
  2. KTP pemilik baru (pembeli kendaraan) asli dan fotokopinya
  3. Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) asli dan fotokopinya
  4. Kuitansi pembelian kendaraan yang ditandatangani di atas materai 6.000

Datang ke Kantor Samsat

Setelah dokumen lengkap, saatnya datang ke Samsat untuk mengikuti syarat berikutnya. Langkah pertama adalah lakukan cek fisik kendaraan yang bertujuan untuk mengidentifikasi nomor rangka dan mesin kendaraan, apakah sesuai dengan yang tertera di STNK atau tidak.

Jika sudah selesai, masuk ke kantor Samsat untuk mengisi formulir balik nama yang bisa didapatkan pada loket pendaftaran balik nama.

Lalu, serahkan formulir yang telah diisi tersebut beserta dokumen-dokumen yang dibutuhkan kepada petugas untuk diproses.


Posted

in

,

by

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *